5 Pemain Timnas Indonesia dengan Nilai Pasar Termahal: Ada yang Tembus Rp7 Miliar

Bola.com, Jakarta - Nilai pasar menjadi acuan dari kualitas seorang pesepak bola. Tak terkecuali dengan pemain yang saat ini membela Timnas Indonesia senior.

Penampilan dan kualitas seorang pemain akan berbanding lurus dengan nilai pasar yang dimilikinya. Makin bagus seorang pemain, makin penting perannya dalam klub dan Timnas Indonesia, maka akan mengerek nilai pasarnya.

Nilai pasar juga menjadi acuan klub untuk merekrut pemain tersebut. Inilah yang menjadi modal sang pemain untuk menentukan besaran gaji dan nilai kontrak yang diinginkannya.

Meski demikian, nilai yang tercantum cenderung fluktuatif. Tidak ada acuan dasar yang pasti untuk menentukan harga seorang pemain dalam bursa transfer.

Lantas, siapa saja pemain Timnas Indonesia senior dengan nilai pasar tertinggi saat ini? Berikut ini daftar lima teratas yang diambil mengacu kepada data Transfermarkt.

5. Dihuni 4 Pemain

Patut dinantikan kiprah dari kiper asal Kediri tersebut. Mampukah Nadeo mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar pertama di ajang Piala AFF? (affsuzukicup)
Patut dinantikan kiprah dari kiper asal Kediri tersebut. Mampukah Nadeo mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar pertama di ajang Piala AFF? (affsuzukicup)

Empat pemain berada di urutan kelima dengan nilai pasar tertinggi di Timnas Indonesia. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Saddil Ramdani, Rachmat Irianto, dan Irfan Jaya.

Keempatnya memiliki nilai pasar 300 ribu euro (Rp4,69 miliar). Namun, hanya Saddil Ramdani yang tercatat mengalami peningkatan.

Saddil Ramdani mengalami peningkatan nilai pasar menjadi 300 ribu euro per Mei 2022. Adapun nilai pasar yang dimiliki Nadeo, Irianto, dan Irfan Jaya merupakan jumlah per Desember 2021.

 

4. Pratama Arhan

Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 4-1 atas Timor Leste usai tertinggal 0-1 terlebih dahulu dalam pertemuan pertama laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (27/1/2022). (Bola.com/Maheswara Putra)
Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 4-1 atas Timor Leste usai tertinggal 0-1 terlebih dahulu dalam pertemuan pertama laga uji coba FIFA Matchday di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (27/1/2022). (Bola.com/Maheswara Putra)

Pratama Arhan menghuni posisi keempat pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar tertinggi. Pratama Arhan saat ini memiliki nilaipasar 325 ribu euro (Rp5,08 miliar).

Nilai tersebut belum diperbarui dan merupakan harga saat masih membela PSIS Semarang per Desember 2021. Pratama Arhan saat ini bermain untuk klub Jepang, Tokyo Verdy.

Namun, harga pasarnya tak mengalami perubahan karena belum mendapatkan kesempatan debut. Menarik untuk menantikan debut Arhan di Jepang.

3. Asnawi Mangkualam

<p>Timnas Garuda Muda gagal menambah gol hingga babak pertama usai. Asnawi Mangkualam dkk terlihat kurang tenang dan tidak efektif dalam penyelesaian akhir. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Timnas Garuda Muda gagal menambah gol hingga babak pertama usai. Asnawi Mangkualam dkk terlihat kurang tenang dan tidak efektif dalam penyelesaian akhir. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Asnawi Mangkualam sebenarnya memiliki nilai pasar yang sama dengan Pratama Arhan. Pemain Ansan Greeners FC itu memiliki nilai pasar 325 ribu euro (Rp5,08 miliar).

Jumlah tersebut mengalami penurunan. Asnawi Mangkualam pernah mencatatkan nilai pasar 375 ribu euro pada akhir 2021.

Penurunan nilai pasar Asnawi Mangkualam diyakini terjadi karena menurunnya performa di klub. Asnawi sejauh ini belum banyak mendapatkan kesempatan bermain di Ansan Greeners FC.

2. Stefano Lilipaly

Timnas Indonesia berusaha kembali menggebrak pada awal babak kedua. Shin Tae-yong juga melakukan rotasi kepada pemainnya seperti Stefano Lilipaly yang digantikan oleh Muhammad Rafli dan Irfan Jaya yang digantikan oleh Witan Sulaeman. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia berusaha kembali menggebrak pada awal babak kedua. Shin Tae-yong juga melakukan rotasi kepada pemainnya seperti Stefano Lilipaly yang digantikan oleh Muhammad Rafli dan Irfan Jaya yang digantikan oleh Witan Sulaeman. (Dok. PSSI)

Stefano Lilipaly menghuni peringkat kedua pemain Timnas Indonesia dengan nilai pasar tinggi. Pemain Borneo FC itu memiliki nilai pasar 350 ribu euro (Rp5,4 miliar).

Stefano Lilipaly sebenarnya pernah memiliki nilai pasar paling tinggi dalam kariernya pada 2018. Ketika itu, Stefano Lilipaly masih membela Bali United dan nilai pasarnya menembus 450 ribu euro.

Kepercayaan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia berpeluang meningkatkan nilai pasar Stefano Lilipaly. Namun, itu juga harus didukung penampilan Lilipaly bersama klubnya, Borneo FC.

1. Marc Klok

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Predikat pemain dengan nilai pasar termahal di Timnas Indonesia senior saat ini dimiliki Marc Klok. Pemain naturalisasi itu diketahui punya nilai pasar sebesar 450 ribu euro (Rp7 miliar).

Jumlah tersebut sebenarnya mengalami penurunan. Klok pernah mencatatkan nilai pasar 475 ribu euro saat masih membela Persija Jakarta pada 2021.

Nilai pasar yang dimiliki Klok sebanding dengan performanya di lapangan. Penampilan Klok semakin hari terus berkembang dan menjadi andalan baik di klub dan Timnas Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel