5 Pemain yang Andal Menjalankan Peran False Nine dan Siap Buat Gebrakan di Liga 1

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Sepak bola Indonesia belakangan ini mulai berkembang dengan kehadiran-kehadiran pemain multifungsi. Hal itu dilihat dari racikan berani dari para pelatih dalam memainkan pemain bukan pada posisi utamanya di ajang Liga 1.

Satu di antara skenario yang diadaptasi sepak bola Indonesia adalah peran false nine. Skenario ini merupakan skema di mana tidak ada pemain yang benar-benar memiliki peran utama sebagai penyerang.

Dalam hal tersebut, tugas untuk menyerang dan mencetak gol akan dibebani kepada pemain yang biasanya seorang gelandang serang. Pemain yang dipilih menjalankan peran false nine biasanya merupakan gelandang dengan visi, daya jelajah tinggi, punya teknik individu yang baik, dan kreatif dalam melancarkan serangan.

Bakat itulah yang membuat biasanya pemain dengan peran false nine tak hanya dibebani urusan mencetak gol. Pemain tersebut juga harus mampu membuka ruang untuknya maupun rekan setim.

Dengan tugas banyak inilah membuat tak sembarangan pemain mampu menjalankan peran false nine. Situasi itu membuat peran ini hanya akan berlangsung efektif bila dimainkan oleh pemain yang sudah andal.

Bola.com mencatat, ada sejumlah nama pemain yang akrab memainkan peran false nine di sepak bola Indonesia. Lantas, siapa saja lima pemain yang punya kemampuan langka tersebut dan berpotensi buat gebrakan pada ajang Liga 1 nanti? Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya.

1. Stefano Lilipaly (Bali United)

Striker Bali United, Stefano Lilipaly saat melawan Persita Tangerang dalam laga matchday ke-3 Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). Bali United bermain imbang 1-1 dengan Persita. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Striker Bali United, Stefano Lilipaly saat melawan Persita Tangerang dalam laga matchday ke-3 Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021). Bali United bermain imbang 1-1 dengan Persita. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Stefano Lilipaly sejatinya bermain sebagai gelandang serang dan sayap kanan. Namun, belakangan Lilipaly sering dimainkan sebagai penyerang bayangan.

Lilipaly andal dalam melakukan tusukan hingga mencetak gol. Namun, skema ini hanya akan dimainkan Lilipaly jika penyerang utama Bali United tidak bermain.

Bila penyerang Bali United bermain, maka Lilipaly bakal kembali ke posisinya sebagai gelandang serang. Posisi tersebut membuat performa Lilipaly bisa keluar secara maksimal di lini tengah dan tentunya jadi ancaman untuk semua lawan di Liga 1.

2. Osvaldo Haay (Persija)

Osvaldo Haay juga selalu tampil dalam setiap pertandingan Persija Jakarta. Catatan statistiknya pun lumayan, dirinya berkontribusi terhadap tiga gol Macan Kemayoran. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Osvaldo Haay juga selalu tampil dalam setiap pertandingan Persija Jakarta. Catatan statistiknya pun lumayan, dirinya berkontribusi terhadap tiga gol Macan Kemayoran. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bicara soal kualitas, Osvaldo Haay tak perlu diragukan lagi. Osvaldo dikenal sebagai pemain lincah dan andal dalam mencetak gol.

Sejatinya, Osvaldo Haay bermain di posisi sayap kiri. Namun, Osvaldo sesekali memainkan peran sebagai false nine sehingga mampu menjelma menjadi penyerang bayangan.

Peran itu sejauh ini terbukti berhasil dilaksanakannya. Osvaldo Haay kerap mencetak gol di saat dibutuhkan oleh Persija Jakarta hingga Timnas Indonesia.

3. Septian David Maulana (PSIS)

Gelandang andalan PSIS, Septian David Maulana. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Gelandang andalan PSIS, Septian David Maulana. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Septian David Maulana merupakan gelandang multifungsi. Pemain PSIS Semarang itu bermain di lini tengah sebagai gelandang serang hingga mampu menjadi sayap kiri dan kanan.

Septian David dikenal sebagai pemain yang visioner. Septian pernah memainkan peran false nine di bawah asuhan Luis Milla di Timnas Indonesia U-22.

Performa Septian terangkat berkat penampilan gemilang dan torehan gol. Peran tersebut sesekali pernah dimainkan Septian David di PSIS bila penyerang utama dalam timnya absen dalam bermain.

4. Braif Fatari (Persija)

Pemain muda dari Persija Jakarta, Braif Fatari (kanan) mengukuhkan gol cepatnya diawal pertandingan usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Persib Bandung. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain muda dari Persija Jakarta, Braif Fatari (kanan) mengukuhkan gol cepatnya diawal pertandingan usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Persib Bandung. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Braif Fatari merupakan pemain yang punya peran sebagai gelandang serang. Namun, di Timnas Indonesia U-19 Braif Fatari pernah diberikan peran sebagai penyerang bayangan oleh pelatih Shin Tae-yong.

Peran tersebut berhasil dimaksimalkan Braif Fatari dengan penampilan gemilang. Tak banyak gelandang yang bisa memainkan peran seperti Braif Fatari.

Tak hanya mampu membangun serangan dari sektor tengah, Braif Fatari juga andal dalam mencetak gol. Menarik untuk menyaksikan penampilan Braif Fatari di luar peran utamanya.

5. Kushedya Hari Yudo (Arema)

Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, melakukan selebrasi seperti Singa usai membobol gawang Tira Persikabo pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, melakukan selebrasi seperti Singa usai membobol gawang Tira Persikabo pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kushedya Hari Yudo merupakan pemain yang punya spesialisasi di sayap kiri. Namun, Kushedya Hari Yudo juga bisa dimainkan sebagai sayap kanan hingga penyerang.

Pada Liga 1 2020, Kushedya Hari Yudo pernah memainkan peran sebagai penyerang bayangan di Arema FC. Peran itu sukses dimaksimalkan dengan sumbangan tiga gol.

Kushedya Hari Yudo dikenal sebagai pemain dengan naluri mencetak gol yang tajam. Pemain berusia 27 tahun itu juga memiliki kemampuan dalam hal kecepatan dan kelincahan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel