5 Pemain yang Pernah Kegemukan: Bukan Bermaksud Body Shaming, Tapi Pelatih Sampai Murka

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola kecewa dan menyebut Kalvin Phillips kini mengalami masalah kelebihan berat badan. Hal tersebut dia ungkapkan menjelang laga lanjutan Premier League menghadapi Leeds United.

Masalah berat badan Kalvin Phillips ini dialami usai pulang bersama Timnas Inggris yang terhenti di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar. Pep menyebut Kalvin Phillips tidak dalam kondisi bugar yang membuatnya tidak akan menurunkan sang pemain.

"Dia tidak terluka. Dia kelebihan berat badan. Saya tidak tahu [mengapa]. Dia tidak datang dalam kondisi untuk sesi latihan maupun bermain," kata Pep kepada para wartawan.

"Ketika dia telah siap, dia akan bermain. Kami sangat membutuhkannya," sambung Pep.

Sebenarnya tidak hanya Kalvin Phillips, sejumlah pemain sepak bola juga pernah mengalami masalah kelebihan berat badan.

Berikut lima pemain yang pernah mengalami masalah kelebihan berat badan. Ini tentu saja membuat sang pelatih murka melihatnya.

1. Sergio Aguero

1. Sergio Aguero (Manchester City) - Bomber andalan City ini pernah membuat hattrick cepat dalam waktu 8 menit, tepatnya menit 42, 49 dan 50. Momen tersebut terjadi saat City menang 6-1 atas Newcastle United pada 3 Oktober 2015. (AFP/Oli Scarff)
1. Sergio Aguero (Manchester City) - Bomber andalan City ini pernah membuat hattrick cepat dalam waktu 8 menit, tepatnya menit 42, 49 dan 50. Momen tersebut terjadi saat City menang 6-1 atas Newcastle United pada 3 Oktober 2015. (AFP/Oli Scarff)

Sebelum Kalvin Phillips, Pep Guardiola juga menegur striker Manchester City, Sergio Aguero yang mengalami masalah kelebihan berat badan. Akan tetapi, perlakukannya ke Aguero berbeda dengan Phillips.

Pep yang baru semusim di City justru merahasiakan masalah kelebihan berat badan yang Aguero alami.

"Yah musim pertama kami berada di antara keempat dan ketiga dan dia berkata 'aku meninggalkanmu karena kamu menjadi gemuk minggu ini'," kata Aguero menirukan ucapan Pep.

 

2. Benni McCarthy

7. Benni McCarthy, pada musim pertamanya bersama Blackburn dirinya langsung mencetak 18 gol dari 36 penampilan. Tapi pada musim keduanya, striker asal Afsel itu hanya mencetak delapan gol dari 31 laga. (AFP/Paul Ellis)
7. Benni McCarthy, pada musim pertamanya bersama Blackburn dirinya langsung mencetak 18 gol dari 36 penampilan. Tapi pada musim keduanya, striker asal Afsel itu hanya mencetak delapan gol dari 31 laga. (AFP/Paul Ellis)

Mantan striker West Ham Benni McCarthy bahkan mengamuk saat jarang dimainkan karena masalah kelebihan berat badan. Dia memiliki berat badan lebih dari 95 kilogram hinga akhirnya dipecat di pertengahan musim 2010/11.

"Dia finishers yang sangat bagus tapi kami membutuhkan pemain yang cepat," kata manajer West Ham saat itu, Avram Grant.

Wakil Presiden West Ham, Karren Brady bahkan mengumpat ke McCarthy saat bertengkar. "Iblis dengan sialan. Dia lebih mengabdikan diri untuk mengisi perutnya daripada mengisi gol ke gawang lawan," katanya.

 

3. Luke Shaw

Meski rekor clean sheetnya tak bagus, Luke Shaw telah menjalankan tugas sebagai bek kiri MU dengan baik. Tak hanya sebagai pemain bertahan, ia juga sukses melesatkan tiga assist dalam 20 penampilannya di semua kompetisi musim ini. (AFP/Olis Scarff)
Meski rekor clean sheetnya tak bagus, Luke Shaw telah menjalankan tugas sebagai bek kiri MU dengan baik. Tak hanya sebagai pemain bertahan, ia juga sukses melesatkan tiga assist dalam 20 penampilannya di semua kompetisi musim ini. (AFP/Olis Scarff)

Saat Manajer asal Belanda, Louis Van Gaal membesut Manchester United, dia langsung menyingkirkan Luke Shaw. Pemain berposisi sebagai bek kiri ini diperintahkan untuk latihan secara terpisah.

"Saya pikir dia harus fit dan dia tidak terlalu fit, oleh karena itu dia tidak dapat melakukan apa yang saya inginkan," kata Van Gaal.

"Dia harus fit dulu dan berlatih secara individu," sambungnya.

4. Romelu Lukaku

Namun nyatanya Romelu Lukaku yang datang ke Piala Dunia 2022 Qatar masih dalam kondisi cedera sehingga tak lagi menjadi pilihan utama, tak mampu mencetak satu gol pun dalam 2 laga yang diikutinya. Belgia pun tersingkir di fase grup setelah hanya menempati posisi ketiga Grup F di bawah Maroko dan Kroasia. Tidak seperti tiga pemain di atas, Romelu Lukaku kemungkinan masih bisa bermain di Piala Dunia berikutnya karena saat ini masih berusia 29 tahun. (AP Photo/Francisco Seco)
Namun nyatanya Romelu Lukaku yang datang ke Piala Dunia 2022 Qatar masih dalam kondisi cedera sehingga tak lagi menjadi pilihan utama, tak mampu mencetak satu gol pun dalam 2 laga yang diikutinya. Belgia pun tersingkir di fase grup setelah hanya menempati posisi ketiga Grup F di bawah Maroko dan Kroasia. Tidak seperti tiga pemain di atas, Romelu Lukaku kemungkinan masih bisa bermain di Piala Dunia berikutnya karena saat ini masih berusia 29 tahun. (AP Photo/Francisco Seco)

Romelu Lukaku bahkan tidak sekali mengalami masalah kelebihan berat badan tetapi dua kali. Pertama, saat dia berada di Manchester United musim 2018/19 hingga akhirnya hijrah ke Inter Milan.

Di Inter Milan berat badannya kembali normal dan mampu tampil bagus yang membuat Chelsea tertarik meminangnya. Sayangnya, dia kembali gagal di Inggris dan dipinjamkan lagi ke Inter Milan dengan masalah kelebihan berat badan yang muncul.

 

5. Eden Hazard

Eden Hazard. Gelandang serang asal Belgia ini didatangkan Chelsea dari Lille pada awal musim 2012/2013. Total 7 musim, ia tampil dalam 352 laga dengan torehan 110 gol dan 92 assist. Pemain dengan dribble dan umpan mumpuni ini dilepas ke Real Madrid pada awal 2019/2020. (Foto: AFP/Kirill Kudryavtsev)
Eden Hazard. Gelandang serang asal Belgia ini didatangkan Chelsea dari Lille pada awal musim 2012/2013. Total 7 musim, ia tampil dalam 352 laga dengan torehan 110 gol dan 92 assist. Pemain dengan dribble dan umpan mumpuni ini dilepas ke Real Madrid pada awal 2019/2020. (Foto: AFP/Kirill Kudryavtsev)

Rekan senegara Lukaku di Belgia, Eden Hazard juga mengalami masalah kelebihan berat badan. Hal tersebut sebenarnya tidak menjadi masalah ketika Hazard berada di Chelsea selama tujuh tahun.

Namun hal tersebut menjadi masalah besar kala dia hijrah ke Real Madrid dengan permainannya yang terus dikritik. Hazard bahkan bertambah gemuk ketika memperkuat Belgia yang tersingkir cepat di Piala Dunia 2022.

Sumber: DailyStar