5 Pemain yang Wajib Tampil Ciamik di Premier League untuk Bungkam Kritikan: Duo MU Harus Buktikan Kualitas

Bola.com, Jakarta - Premier League 2022/2023 akan dimulai kurang dari satu pekan lagi. Kini para pemain dari 20 klub peserta kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris itu siap untuk membuktikan kemampuan.

Sementara beberapa tim di antaranya tengah melanjutkan proses pembangunan skuad yang sudah mereka lakukan sejak musim lalu, beberapa lainnya akan berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat beberapa tahun terakhir.

Sejumlah pemain juga tidak memperlihatkan performa terbaiknya saat musim lalu dan tampak terbebani dengan banderol harga yang mereka miliki atau suasana di sekeliling mereka.

Namun, akan ada sejumlah perubahan di musim 2022/2023, di mana para pemain berusaha untuk mencapai puncak performa dan kembali membuktikan kekuatannya.

Berdasarkan catatan tersebut, seperti dilansir dari Sportskeeda, berikut lima pemain Premier League dengan pembukan menuju musim baru:

5. Gabriel Jesus - Arsenal

<p>Striker Arsenal, Gabriel Jesus. (Rob Carr/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP)&nbsp;</p>

Striker Arsenal, Gabriel Jesus. (Rob Carr/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP)

 

Gabriel Jesus adalah satu di antara beberapa pemain di Premier League yang memiliki bakat luar biasa. Namun, sejauh ini ia tak dapat memperlihatkan potensi penuhnya ketika bersama Man City.

Pemain asal Brasil itu, yang bergabung bersama Man City pada 2017, tidak pernah bisa mendorong dirinya sendiri untuk bisa lebih hebat di bawah asuhan Pep Guardiola.

Keputusannya pindah ke Arsenal pada musim panas ini, pasti akan memperlihatkan sesuatu kepada semua orang, terutama di tim yang akan dibangun di sekelilingnya.

Kemmapuan Gabriel Jesus, seperti kecepatan berlari, kekuatan untuk menahan bola, dan kemampuan penyelesaian akhir yang efektif meyakinkan The Gunners untuk menggelontorkan 45 juta untuk membawanya ke Emirates Stadium.

4. Jack Grealish - Man City

<p>Jack Grealish dari Manchester City, kedua dari kiri, berebut bola dengan Fabinho dari Liverpool, kiri, dan Roberto Firmino dari Liverpool selama pertandingan sepak bola FA Community Shield antara Liverpool dan Manchester City di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Sabtu, 30 Juli 2022 (Foto AP/Frank Augstein)</p>

Jack Grealish dari Manchester City, kedua dari kiri, berebut bola dengan Fabinho dari Liverpool, kiri, dan Roberto Firmino dari Liverpool selama pertandingan sepak bola FA Community Shield antara Liverpool dan Manchester City di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Sabtu, 30 Juli 2022 (Foto AP/Frank Augstein)

 

Meski jendela bursa transfer musim panas 2022 belum berakhir, Jack Grealish tetap menjadi rekrutan termahal di sepak bola Inggris.

Mantan bintang Aston Villa itu bergabung bersama Man City pada musim panas tahun lalu dengan nilai 100 juta pound, di mana Pep Guardiola memutuskan untuk mendatangkan bintang Timnas Inggris itu ke Etihad.

Namun, mengingat jumlah skuad, ada begitu banyak kompetisi yang digelar. Sementara itu, Grealish tidak bisa sepenuhnya keluar dari persoalan pada musim lalu.

Faktanya, Jack Grealish hanya bisa mencetak tiga gol dan tiga assist dalam 26 pertandingan di Premier League, yang merupakan hasil buruk untuk seorang pria dengan label harganya.

Namun, setelah kepergian Raheem Sterling dan Gabriel Jesus pada musim panas ini, hanya ada sedikit persaingan di sisi sayap.

Sementara Erling Haaland dan Julian Alvarez telah bergabung bersama The Citizens dan keduanya merupakan penyerang tengah yang luar biasa dan hanya ada satu posisi yang mereka perebutkan.

Hal ini membuat Grealish aktif berusaha untuk memainkan kedua sisi sayap dan membuktikan kepada Guardiola tentang kemahirannya dalam mencetak gol dan menciptakan banyak peluang dalam sebuah laga.

Setelah bermain dengan konsisten, Jack Grealish akan menarik untuk tampil bagus dan membenarkan transfer 100 juta pound pada musim 2022/2023.

3. Marcus Rashford - MU

Marcus Rashford - Penyerang muda ini sepertinya layak dicadangkan Ole saat melawan Manchester City. Rashford terlihat masih kesulitan tampil klop dengan Cristiano Ronaldo. Jadi Solskjaer sebaiknya memasangkan CR7 dengan Edinson Cavani di lini depan MU. (AFP/Paul Ellis)
Marcus Rashford - Penyerang muda ini sepertinya layak dicadangkan Ole saat melawan Manchester City. Rashford terlihat masih kesulitan tampil klop dengan Cristiano Ronaldo. Jadi Solskjaer sebaiknya memasangkan CR7 dengan Edinson Cavani di lini depan MU. (AFP/Paul Ellis)

 

Pada musim lalu, Marcus Rashford berhasil menjalani musim yang paling mengejutkan di Manchester United (MU) dan pemain Inggris itu ingin melupakannya sesegera mungkin.

Setelah kembali dari cedera bahu pada musim panas 2021, Rashford masuk kembali ke dalam skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Namun, beban di pundaknya cukup besar karena setiap penyerang lain, seperti Cristiano Ronaldo, tampil sangat buruk.

Segalanya berjalan kurang baik ketika MU mengganti manajernya menjadi Ralf Rangnick karena sejumlah pemain kurang memahami taktik manajer asal Jerman itu.

Namun, itu bukan hanya ketidakmampuan untuk memahami banyak hal, karena Marcus Rashford juga tampak kehilangan sedikit tipu daya dan kecepatannya pada musim lalu.

Tidak mengejutkan jika ia hanya bisa menyulap empat gol dan dua assist dalam 25 penampilan di Premier League musim lalu. Untuk menempatkan hal-hal ke dalam konteks, ia berhasil mencatatkan 11 gol dan 11 assist dalam 37 pertandingan Premier League.

 

2. Kai Havertz - Chelsea

Kai Havertz. (AFP/Justin Tallis)
Kai Havertz. (AFP/Justin Tallis)

 

Sudah hampir dua tahun sejak Chelsea mengeluarkan biaya transfer yang menjadi rekor sebesar 75 jua pound untuk mengontrak Kai Havertz dari Bayer Leverkusen.

Sejak saat itu, sang pemain telah memenangkan banyak trofi di level klub. Ia juga telah menjadi pemain besar karena dia telah mencetak gol di final Liga Champions dan final Piala Dunia antarklub.

Dalam dua tahun terakhir, Kai Havertz hanya mencetak 12 gol dan memberikan enam assist dalam 56 pertandingan untuk Chelsea.

Meski baru berusia 23 tahun pada awal 2022, sudah saatnya Havertz mendapatkan tempat di starting XI Chelsea berdasarkan prestasi daripada menjadi opsi yang paling buruk.

Ada harapan tinggi darinya dan The Blues yang membutuhkannya untuk berkontribusi lebih dari 20 gol di Premier League 2021/2022. Kesabaran Tuchel dengan skuad saat ini menipis, dan Havertz sekarang perlu membayar kembali kepercayaan yang diberi pelatih selama 18 bulan.

 

 

1. Harry Maguire - MU

Harry Maguire. (Foto: AFP/Lindsey Parnaby)
Harry Maguire. (Foto: AFP/Lindsey Parnaby)

Bek tengah Manchester United (MU) ini dikenal sebagai pemain yang kerap jadi sasaran ejekan di sepak bola Inggris dalam beberapa pekan terakhir musim lalu.

Tidak seperti Virgil van Dijk, dia tidak mampu memimpin timnya menuju kenyataan dengan menjadi bek yang cerdik secara taktik atau pemimpin yang hebat. Ban kapten juga telah merusak kepercayaan diri selama 18 bulan terakhir.

Maguire sejauh ini tampak nyaman dengan performa MU di momen pramusim. Sangat penting dia membuktikan kepada orang yang telah meragukannya bahwa ia memiliki kualitas di level tertinggi.

Sumber: Sportskeeda

Siap Bersaing di Premier League?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel