5 Pengalaman Cinta yang Mendewasakanmu sebagai Perempuan di Usia 20an

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Berada di usia 20an kita akan dihadapkan pada berbagai pengalaman baru. Salah satunya adalah pengalaman yang berkaitan dengan cinta dan asmara. Tidak semua hal yang berkaitan dengan cinta akan diwarnai dengan hal-hal indah. Namun, banyak pengalaman yang pada akhirnya membuatmu lebih dewasa dalam menjalani hidup.

Ada pengalaman cinta yang bertepuk sebelah tangan. Perpisahan yang terjadi di saat sedang sayang-sayangnya. Serta, masih banyak lagi. Di antara kita pun pasti pernah mengalami hal-hal seperti di bawah ini. Meski ada yang meninggalkan luka tapi semuanya memberi pelajaran berharga yang membuatmu jadi perempuan yang lebih tangguh.

1. Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan Membuatmu Lebih Menyayangi Diri Sendiri

Pernah pada suatu periode hidupmu, kamu mengorbankan banyak hal untuk seseorang. Berbagai hal sudah kamu lakukan demi dirinya. Namun, seiring waktu berjalan, kamu malah diabaikan. Seakan kamu yang berjuang sendiri dan harus dihadapkan pada situasi yang berakhir sia-sia. Tidak semua niat baik dan perjuangan akan disambut dengan baik pula. Dari sini kamu paham bahwa orang pertama yang perlu kamu cintai adalah dirimu sendiri.

2. Diabaikan oleh Seseorang Bukanlah Akhir Dunia

Demi bisa mendapatkan perhatian seseorang, kamu rela mengubah dirimu demi dirinya. Mencoba untuk memenuhi standar-standarnya untuk bisa disukai. Tapi pada akhirnya kamu menyadari bahwa menjadi diri sendiri itu jauh lebih penting daripada sekadar pura-pura jadi orang lain demi membuat seseorang terkesan. Diabaikan oleh seseorang bukanlah akhir dunia. Kamu tetaplah berharga dan yakinlah ada banyak hal baik yang akan terjadi selama kamu masih terus melangkah ke depan.

3. Perkara Hati dan Perasaan Tak Bisa Dipaksakan

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chingyunsong
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chingyunsong

Cinta sepihak atau cinta bertepuk sebelah tangan masih akan dialami di usia 20an. Kadang sekeras apa pun kamu berusaha membuat seseorang jatuh cinta, tapi kalau hatinya tak pernah terpaut padamu maka kamu harus rela menerima kenyataan yang ada. Begitu juga ketika ada seseorang yang mengaku sangat mencintaimu, tapi kalau kamu sendiri tak memiliki perasaan khusus untuknya, ya kamu tak bisa memaksakan diri. Namun, dari ini kamu akan memahami bahwa urusan hati dan perasaan memang tak bisa dipaksakan.

4. Perpisahan Memang Menyakitkan tapi Itu Bisa Menjadi Jalan Keluar Terbaik untuk Masalah yang Ada

Tidak semua hal berjalan sesuai dengan keinginan dan rencana. Termasuk soal hubungan yang tadinya berawal indah. Hubungan yang tadinya tampak indah bisa berakhir dengan perpisahan yang tak pernah diduga sebelumnya. Perpisahan bisa menjadi hal yang tak bisa dihindari demi kebaikan bersama daripada terus memberi luka. Kadang satu pintu harus ditutup agar bisa menemukan pintu baru yang menghadirkan jalan yang lebih mudah untuk dilalui.

5. Tiap Orang Punya Waktunya Sendiri dalam Menemukan Cinta Sejati

Sebagai contoh, saat teman-teman sebayamu sudah menikah dan kamu masih melajang, kamu mungkin akan merasa disudutkan. Saat teman-temanmu sudah punya pasangan dan kamu baru saja putus cinta, ada saja yang mencibir dan menyalahkanmu. Pengalaman cintamu dibanding-bandingkan dengan pengalaman orang lain. Bagaimana pun, perjalanan hidup tiap orang tak pernah sama. Masing-masing dari kita punya waktu sendiri dalam menemukan cinta sejati.

Semoga semua pengalaman yang kamu alami di usia 20an bisa menghadirkan perubahan yang membuatmu jadi perempuan yang lebih dewasa dan tegar, ya. Yakin saja bahwa kamu pasti akan selalu menemukan kekuatan baru di setiap langkah hidupmu.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel