5 Penyebab Banyak Klub Kompak Empaskan Cristiano Ronaldo: Gajinya Kemahalan sampai Suporter Menolak

Bola.com, Jakarta - Bintang Manchester United (MU), Cristiano Ronaldo, ngebet meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2022 demi bermain di Liga Champions. Namun, ambisinya tidak mudah terwujud.

Cristiano Ronaldo mulai kehilangan daya pikatnya di usianya yang sudah 37 tahun. Mega bintang MU itu kesulitan mencari klub baru karena terus mendapat penolakan.

Sebelumnya, pemain timnas Portugal ini sudah menyatakan ingin hengkang dari Old Trafford pada awal bulan Juli lalu. Semenjak itu, sejumlah kabar berseliweran soal siapa yang mau memakai jasanya.

Tidak tanggung-tanggung, klub-klub top Eropa sempat berada dalam radar klub baru Ronaldo. Mulai dari Chelsea, Napoli, Bayern Munchen, Atletico Madrid, Barcelona, bahkan sampai Sporting Lisbon.

Akan tetapi, semuanya klub itu menolak Cristiano Ronaldo dengan beragam alasan. Apa saja alasannya? Simak selengkapnya ya!

 

1. Gaji Mahal

<p>Striker Manchesters United Cristiano Ronaldo dalam pertandingan persahabatan melawan Rayo Vallecano di Old Trafford, Manchester, Minggu (31/7/2022). MU dan Rayo Vallecano bermain imbang 0-0. (Nigel Roddis / AFP)</p>

Striker Manchesters United Cristiano Ronaldo dalam pertandingan persahabatan melawan Rayo Vallecano di Old Trafford, Manchester, Minggu (31/7/2022). MU dan Rayo Vallecano bermain imbang 0-0. (Nigel Roddis / AFP)

Cristiano Ronaldo bergaji paling mahal di Liga Inggris dengan 515 ribu pounds (Rp9,3 miliar) per pekannya! Jumlah itu lebih tinggi 100 ribu dari Kevin de Bruyne dan 125 ribu dari Erling Haaland.

Dengan gajinya yang tinggi itu, banyak klub enggan mengontraknya. Permintaannya terlalu fantastis untuk dimasukkan ke dalam anggaran gaji pemain.

Faktor ini yang sempat mencegah Atletico Madrid untuk bisa melancarkan tawaran resmi. Presiden Atletico Enrique Cerezo dengan jelas bahwa timnya tidak bisa mendatangkan Ronaldo karena alasan praktis, yaitu gaji.

Begitu pula dengan Napoli yang berminat mendatangkan pemain tersebut kembali ke Italia. Napoli saja urung mendapatkan Paulo Dybala yang gajinya hampir setengah lebih rendah daripada Ronaldo itu.

 

2. Tidak Sesuai Filosofi

<p>Cristiano Ronaldo dikabarkan akan melewatkan laga pembuka Manchester United di Liga Inggris 2022/2022. MU akan menghadapi&nbsp;Brighton &amp; Hove Albion di Old Trafford, 7 Agustu 2022. (foto: Glyn KIRK / AFP)</p>

Cristiano Ronaldo dikabarkan akan melewatkan laga pembuka Manchester United di Liga Inggris 2022/2022. MU akan menghadapi Brighton & Hove Albion di Old Trafford, 7 Agustu 2022. (foto: Glyn KIRK / AFP)

Penolakan berkelas disampaikan oleh Bayern Munchen yang sejak awal dikaitkan dengan Ronaldo. Dari sisi finansial, raksasa Bundesliga ini tidak ada masalah untuk mendatangkan Ronaldo.

CEO Bayern Munchen Oliver Kahn bahkan mengaku sempat ada pembicaraan secara internal untuk mendatangkan sang pemain. Tetapi, hasil dari pembicaraan tersebut adalah tidak jadi merekrut Ronaldo.

"Kemudian kami sampai pada kesimpulan bahwa, terlepas dari rasa hormat kami untuk Ronaldo, dia tidak akan cocok dengan filosofi kami dalam situasi saat ini," katanya.

 

3. Kalah Prioritas

Barcelona juga sempat muncul dalam kabar transfer Ronaldo. Rival berat Real Madrid itu tidak menampik bahwa sempat ada ketertarikan mendatangkan Ronaldo ke Spotify Camp Nou.

Meski begitu, presiden Barcelona Joan Laporta menjelaskan transfer tersebut tidak terjadi karena pihaknya memprioritaskan perekrutan Robert Lewandowski.

"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Jorge Mendes. Tapi dalam hal ini, kami memutuskan untuk memilih Lewandowski dan tahu dia sangat penting untuk kesuksesan kami," ucapnya.

Chelsea yang sedang ketiban rezeki dengan masuknya Todd Boehly punya alasan yang kurang lebih sama dengan Barcelona. Keinginan memboyong Ronaldo ada, tetapi kalah prioritas untuk pemain-pemain lain yang lebih dibutuhkan, seperti di sektor pertahanan.

 

4. Tidak Cocok ke Skema Pelatih

Alasan lain penolakan Chelsea adalah keengganan Thomas Tuchel merekrutnya. Tuchel yang terbiasa dengan formasi tiga bek itu merasa tidak akan bisa mengakomodasi Ronaldo dalam sistem permainannya.

Ronaldo selama ini dikenal sebagai penyerang sayap dalam formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3. Ronaldo sempat berganti peran menjadi penyerang tengah saat musim lalu di Manchester United.

Namun, ia diyakini tidak akan cocok dalam hal apapun ketika harus bermain di formasi tiga bek. Itu belum ditambah dengan usianya yang terlampau tua jadi tidak mungkin lagi untuk adaptasi atau belajar hal baru.

 

5. Penolakan Suporter

Megabintang asal Portugal ini juga ternyata mengalami penurunan banderol yakni sebesar 5 juta euro. Mulanya, banderol CR7 ditaksir sebesar 35 juta euro. Namun, dengan penurunan tersebut, Cristiano Ronaldo ditaksir sebesar 30 juta euro.(AFP/Glyn Kirk)
Megabintang asal Portugal ini juga ternyata mengalami penurunan banderol yakni sebesar 5 juta euro. Mulanya, banderol CR7 ditaksir sebesar 35 juta euro. Namun, dengan penurunan tersebut, Cristiano Ronaldo ditaksir sebesar 30 juta euro.(AFP/Glyn Kirk)

Salah satu alasan keren dan unik lain soal Ronaldo adalah ditolak oleh barisan pendukung setia Atletico Madrid. Saat itu, Los Rojiblancos santer dikabarkan tertarik mendatangkan mantan pemain bintang dari tim rival sekota, Real Madrid.

Ketegasan suporter Atletico Madrid itu tidak main-main. Mereka pun membentangkan sebuah spanduk bertuliskan, 'CR7 Not Welcome' di tribun dalam laga uji coba pramusim versus Numancia.

Sumber: berbagai sumber 

Disadur dari: Bola.net (Penulis Abdi Rafi Akmal, published 5/8/2022)

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel