5 Penyebab Bayi Muntah dari Hidung dan Cara Mencegahnya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab bayi muntah dari hidung perlu dikenali setiap orang tua. Hal ini bisa berkaitan dengan muntah yang tidak normal yang cukup sering terjadi pada bayi. Muntah tidak normal ini terjadi berhubungan dengan kondisi kesehatan bayi. 

Muntah pada bayi menjadi salah satu masalah kesehatan yang seringkali dikhawatirkan orang tua. Ada dua jenis muntah pada bayi, yaitu muntah yang normal dan muntah yang tidak normal. Muntah yang normal merupakan hal yang wajar terjadi, sedangkan muntah yang tidak normal harus segera diperiksakan ke dokter.

Penyebab bayi muntah dari hidung berkaitan dengan kondisi kesehatannya. Bayi muntah dari hidung bisa menunjukkan tanda adanya masalah kesehatan pada bayi, namun bisa juga tidak. Karena itu, periksakan bayi secara rutin pada dokter untuk menjaga kesehatannya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2020) tentang penyebab bayi muntah dari hidung

Muntah Normal dan Tidak Normal pada Bayi

Ilustrasi ibu dan bayi (foto: shutterstock).

Sebelum mengetahui penyebab bayi muntah dari hidung, kamu perlu tahu terlebih dahulu tentang pembagian muntah pada bayi. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada dua jenis muntah yang bisa dialami bayi, yaitu muntah normal dan muntah yang tidak normal.

Muntah yang normal merupakan kembalinya makanan/cairan keluar. Biasanya cairan yang keluar tidak terlalu banyak, seperti mengalir dan tidak menyembur, serta biasanya terjadi dalam waktu tidak terlalu lama setelah bayi menyusui.

Muntah ini merupakan hal yang wajar terjadi pada bayi baru lahir dikarenakan belum sempurnanya fungsi katup atau cincin otot antara kerongkongan dan lambung. Selain itu, ukuran lambung bayi yang masih kecil atau banyaknya gas/udara yang ikut tertelan pada saat bayi menyusui, menangis atau batuk juga dapat menjadi penyebabnya

Sedangkan muntah yang tidak normal biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan bayi. Muntah yang tidak normal biasanya ditandai dengan keluarnya cairan yang banyak, terkadang menyembur, membuat bayi terlihat sangat kesakitan serta menangis dan rewel.

Pada beberapa kasus dapat terjadi keluarnya cairan/muntah bahkan dari hidung bayi. Sebelum muntah, bayi biasanya dapat terlihat kesakitan dan mukanya tampak memerah karena adanya peningkatan tekanan dari dalam akibat cairan yang akan dimuntahkan keluar.

Penyebab Bayi Muntah dari Hidung

Penyebab Bayi Muntah dari Hidung

Penyebab bayi muntah dari hidung memang bisa menjadi suatu masalah kesehatan. Kelainan yang paling sering menyebabkan muntah pada bayi adalah refluks gastroesofagus (RGE), yaitu kembalinya isi lambung ke kerongkongan dan keluar lewat mulut menjadi muntah. Kandungan lambung tersebut dapat berupa air liur, minuman atau makanan yang tertelan, sekresi (pengeluaran) pankreas dan cairan empedu. Kadang-kadang hal ini dapat menjadi penyebab bayi muntah dari hidung. Sebenarnya, RGE masih merupakan hal yang normal, asalkan bayi tidak menolak makan atau  minum dan berat badannya tetap naik.

Penyebab bayi muntah dari hidung atau muntah yang tidak normal pada bayi antara lain:

- Refluks akibat peningkatan asam lambung

- Alergi misalnya terhadap susu. Dilansir dari American Academy of Pediatrics, sebenarnya hanya 2-3 persen bayi yang menunjukkan reaksi alergi saat menyusui. 

- Keracunan makanan

- Infeksi virus, bakteri atau parasit

- Stenosis pilorus yaitu kelainan bawaan pada bayi dimana terdapat penebalan cincin otot antara lambung dan usus yang menyebabkan makanan tidak bisa lewat

Selain itu, orang tua juga harus menyadari bahwa penyebab bayi muntah juga bisa terjadi saat ia terlalu kekenyangan saat diberikan makanan. Untuk mengatasi kondisi ini, porsi makan yang diberikan wajib dalam porsi yang sesuai mengingat sistem pencernaannya masih belum berfungsi secara optimal. 

Untuk mengetahui penyebab bayi muntah dari hidung ini, orang tua perlu membawa anak untuk diperiksa dan berkonsultasi dengan dokter ahlinya. Dokter akan melakukan pencatatan lebih seksama mengenai gambaran lengkap riwayat keluhan bayi, mendata kemungkinan faktor penyebabnya, melakukan pemeriksaan fisik pada bayi, serta jika dirasakan perlu dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan lanjutan, misalnya dengan melakukan pemeriksaan USG pada daerah perut sang bayi.

Cara Mengurangi Terjadinya Muntah

Ilustrasi bayi/copyright shutterstock

Dengan mengenali penyebab bayi muntah dari hidung, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya muntah pada bayi, yaitu:

- Bisa dicoba membiasakan bayi menyusui dalam porsi sedikit namun sering, agar cairan yang masuk tidak melebihi kapasitas/kemampuan lambung menerimanya.

- Setelah bayi menyusui, usahakan untuk tidak langsung membaringkannya. Sebaiknya bayi digendong selama sekitar 30 menit untuk memberikan waktu agar cairan dapat turun dengan sempurna.

- Usahakan agar bayi dapat bersendawa, sehingga udara yang masuk bersama cairan dapat keluar. Hal ini dapat dilakukan dengan menepuk-nepuk lembut punggung bayi saat menggendong bayi tegak.

- Jangan memakaikan bayi celana atau popok yang terlalu ketat karena dapat menekan lambung dan merangsang terjadinya muntah

Itulah beberapa penyebab bayi muntah dari hidung dan cara mencegahnya yang bisa dilakukan dengan mudah. Selalu jaga kesehatan bayi dengan rutin memeriksakannya kepada dokter.