5 Penyebab Cegukan dan Cara Mengatasinya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta cekugan biasa terjadi pada orang dewasa maupun bayi. cekugan biasanya disertai dengan suara chik, hal ini terjadi saat diafragma, atau membran otot yang dapat memisahkan rongga dada dan rongga perut sehingga dapat mengalami kontraksi. Selain itu kontraksi tersebut mengakibatkan pita suara tertutup sehingga dapat menghasilkan suara cegukan.

cekugan biasanya dapat terjadi selama beberapa detik maupun menit, walaupun hanya sementara namun cekugan ini cukup mengganggu. Nah perlu kita ketahui bahwa beberapa penyebab cekugan dan cara mengatasinya. Berikut penyebab cekugan dan cara mengatasinya.

Meskipun kita mengalami kondisi tersebut, namun hal ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu yang cepat, cegukan terus-menerus juga bisa jadi tanda kalau Anda mengalami masalah medis yang serius. Apa saja penyebab cekugan? Berikut penyebab cekugan dan cara mengatasinya.

TERKAIT: Fakta yang Jarang Diketahui Tentang Cegukan dan Cara Mudah Mengatasinya

TERKAIT: 5 Penyebab Bayi Cegukan Dalam Kandungan

TERKAIT: 4 Cara Menghentikan Cegukan pada Bayi

1. Makan terlalu banyak atau Cepat

Salmon kalengan menawarkan banyak manfaat yang berkaitan dengan kognisi dan perkembangan otak. Salmon juga salah satu ikan dengan konsentrasi asam lemak omega 3 tertinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan otak. Foto: unsplash.com.
Salmon kalengan menawarkan banyak manfaat yang berkaitan dengan kognisi dan perkembangan otak. Salmon juga salah satu ikan dengan konsentrasi asam lemak omega 3 tertinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan otak. Foto: unsplash.com.

Biasanya jika kita sedang memakan suatu yang terlihat lezat dapat membuat kita makan lebih cepat dari biasanya, akau kita sedang buru-buru melakukan sesuatu, sehingga membuat kita makan lebih cepat dari biasanya. Ternyata makan terlalu banyak dan terlalu cepat dapat terjadinya penyebab cegukan lho.

2. Minum Minuman Berkabonasi dan Bersoda

Minuman bersoda menjadi salah satu penyebab cegukan, karena minuman berkabonasi atau mengandung karbon dioksida mengandung sedikit garam dan memiliki pH 3-4 yang sedikit asam. Sednagkan minuman beroda mengandung karbon dioksida dengan campuran gula, pemanis buatan seperti sirup jagung fruktosa dan kandungan lainnya.

3. Makan terlalu Pedas

Ilustrasi makanan pedas. (Unsplash.com/Ting Tian).
Ilustrasi makanan pedas. (Unsplash.com/Ting Tian).

Siapa yang suka makanan pedas? Kamu sadar nggak sih, bahwa setelah makan yang pedas biasanya kita menbgalami cegukan. Nah ini diakibatkan ketika kita mengonsumi makanan yang pedas, karena saat menguyah tubuh kita memiliki respon yang kaget dengan makanan pedas sehingga dapat membuat kita merasa cegukan.

4. Stres atau Emosional

Penyebab cegukan selanjutnya yaitu stres atau emosional, tanpa disadari jika kita terlalu stres atau emosional dalam menangani suatu hal juga dapat menjadi penyebab terjadinya cegukan.

5. Minum Alkohol

Selain minum yang bersoda dan berkarbonasi, minuman yang mengandung alkohol juga dapat membuat terjadinya penyebab cegukan lho. Karena minuman beralkohol mengandung etanol, sedangkan etanol sendiri salah satu bahan psikoaktif yang dapat membuat penurunan kesadaran.

Walaupun cegukan hal yang wajar terjadi, perlu diketahui bahwa kita juga harus berhati-hati untuk mengonsumsi makanan atau minuman.

Cara mengatasi Cegukan

ilustrasi menahan napas untuk mengatasi cegukan/pexels
ilustrasi menahan napas untuk mengatasi cegukan/pexels

Untuk cegukan yang berlangsung sementara dapat dihilangkan sendiri, seperti di bawah ini :

  • Mengonsumsi air hangat dan madu

  • Berkumur

  • Menahan napas.

  • Mengambil napas lakukan inhale dan exhale

  • Bernapas menggunakan kantong kertas

  • Mengonsumsi Jahe segar

  • Mengisap potongan lemon

Perlu diingat bahwa cegukan adalah hal yang wajar dan biasa terjadi pada orang dewasa maupun bayi. Rasa tidak nyaman karena cegukan pun bisa diatasi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel