5 Penyebab Kaki Pecah-Pecah dan Cara Mengatasinya

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Bagian tumit kaki sering kali mengalami pecah-pecah, yang pada umumnya disebabkan karena kulit kering, dan jarang melakukan perawatan kaki dengan benar. Kondisi kaki pecah-pecah ini sangat mengganggu penampilan.

Saat kaki pecah-pecah juga bisa membuat seseorang tidak nyaman beraktivitas, karena kaki terasa sakit saat berjalan. Sebagian orang menganggap kondisi ini bukanlah masalah yang serius. Namun jika tidak dirawat dengan benar, kaki pecah-pecah bisa menjadi jalan masuk untuk bakteri, jamur, dan virus, yang menyebabkan komplikasi penyakit berbahaya.

Kaki pecah-pecah ini dapat dirawat menggunakan cara alami, atau krim khusus untuk kaki. Jika kondisinya tidak segera membaik, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Berikut penyebab kaki pecah-pecah dan cara mengatasinya, yang dilansir dari beberapa sumber:

Penyebab Kaki Pecah-Pecah

ilustrasi kaki bengkak/Billie/unsplash
ilustrasi kaki bengkak/Billie/unsplash

1. Memiliki Kondisi Medis Tertentu

Penyebab kaki pecah-pecah yang pertama, adalah karena seseorang memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, hipotiroidisme dan malnutrisi. Penyakit ini bisa membuat kulit sangat kering dan kekurangan cairan, sehingga tumit kaki bisa terkena dampak dan teksturnya jadi pecah-pecah.

2. Sering Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Kaki pecah-pecah sering terjadi pada perempuan. Hal ini disebabkan karena perempuan sering menggunakan sepatu hak tinggi. Dengan menggunakan sepatu hak tinggi, bagian kaki akan mendapatkan tekanan penuh dari tubuh dan tumit menjadi pecah-pecah.

3. Perubahan Suhu Ekstrem

Mengalami perubahan suhu ekstrem juga bisa menjadi penyebab kaki pecah-pecah. Saat kondisi cuaca sangat dingin, suhu udara akan sangat rendah tetapi suhu tubuh hangat. Sedangkan dicuaca yang panas, kondisi sepatu dan tubuh akan ikut memanas, sehingga kaki akan mudah pecah-pecah.

4. Terlalu Sempit Ukuran Sepatu

Menggunakan sepatu yang tidak sesuai ukuran adalah penyebab paling umum, bagian telapak kaki mengalami pecah-pecah. Apalagi jika bagian belakang sepatu terbuka, dan ada bagian tumit yang tidak terkena sepatu, maka telapak kaki akan mengeras, menebal dan jaringan lemak menumpuk, kemudian berubah menjadi pecah-pecah.

5. Terlalu Sering Berdiri

Penyebab kaki pecah-pecah yang terakhir, yaitu terlalu sering berdiri. Hampir sama dengan sering menggunakan sepatu hak tinggi, sering berdiri memberikan tekanan berlebih pada kaki. Jika kondisi lantai kasar dan keras, tumit kaki akan lebih mudah kasar dan pecah-pecah.

Gejala Kaki Pecah-Pecah

ilustrasi kaki bengkak/Jan Romero/unsplash
ilustrasi kaki bengkak/Jan Romero/unsplash

Saat kaki mengalami pecah-pecah, gejala yang dirasakan adalah bagian tumit menjadi menebal, keras dan teksturnya menjadi kasar. Kalau bantalan tumit mengalami kondisi ini, bantalan tumit akan mengembang dan saat jalan menjadi pecah-pecah kulitnya.

Pada sebagian orang, kaki pecah-pecah bisa menyebabkan rasa gatal, perih, panas, dan nyeri saat digunakan untuk jalan. Biasanya kondisi ini disebabkan karena kaki pecah-pecah terinfeksi oleh jamur, bakteri, dan kuman.

Seiring bertambahnya usia, kelembapan kulit bagian kaki akan semakin menipis, sehingga kondisi ini agak susah untuk diatasi. Jika merasakan hal ini, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter.

Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah

ilustrasi foot spray/Andrey_Popov/shutterstock
ilustrasi foot spray/Andrey_Popov/shutterstock

1. Pakai Pelembap

Cara mengatasi kaki pecah-pecah yang pertama, yaitu gunakan pelembap yang mengandung emolien humektan, untuk mengembalikan kelembapan kulit kaki. Pelembap juga bisa mengunci cairan di lapisan kulit kaki, agar tetap terhidrasi dan terhindar dari kulit kering. Pelembap ini bisa digunakan setiap saat, untuk mendapatkan hasil yang optimal.

2. Gunakan Pelembap Oklusif

Berbeda dengan pelembap humektan. Pelembap oklusif berbasis minyak yang mengandung petroleum jelly, minyak mineral, lanolin, atau dimethicone. Pelembap ini berfungsi untuk mencegah penguapan cairan di lapisan kulit, yang bisa digunakan pada malam hari saat tidur.

3. Gosok dengan Batuan Apung

Cara mengatasi kaki pecah-pecah yang terakhir yaitu menggunakan batuan apung. Batuan apung bisa mengeksfoliasi dan mengangkat sel kulit mati, yang berada di tumit kaki dan menyebabkan tekstur kasar. Batuan apung juga bisa membantu mempercepat proses regenerasi kulit, agar tumit terasa halus, lembut dan terhindar dari pecah-pecah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel