5 Penyebab Sering Sendawa dan Mual yang Perlu Kamu Waspadai

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bersendawa merupakan salah satu fungsi tubuh yang umum dan alami seperti mengeluarkan gas (kentut). Selain itu bersendawa yang berlebihan dapat disebabkan oleh rasa tidak nyaman atau kembung.

Tentunya hal ini akan mengganggu aktivitas kita sehari-hari dan biasanya tidak menunjukkan kondisi yang serius. Ternyata bersendawa juga dapat membantu meredakan sakit perut. Akan tetapi jika masalah ini kerap terjadi dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan.

Biasanya bersendawa akan disertai rasa mual, namun ternyata kondisi ini dapat mengarah pada sindrom dispepsia. Nah untuk itu berikut di bawah ini beberpa penjelasan tentang penyebab sering bersendawa dan mual yang perlu kamu tahu:

TERKAIT: Nggak Makan Apa-apa, Kenapa Kamu Sering Sendawa?

TERKAIT: Sendawa Tak Berhenti Sepanjang Hari? Ini 4 Penyebab Utamanya

TERKAIT: Hindari Makanan Ini Agar Terhindar Dari Sendawa

1. Menelan Udara (aerophagia)

Waspada, Sering Sendawa Bisa Jadi Pertanda Sakit Mag!
Waspada, Sering Sendawa Bisa Jadi Pertanda Sakit Mag!

Menelan udara, baik secara sengaja maupun tidak disebut dengan aerophagia. Udara ini akan masuk ke saluran pencernaan yang mengandung gas nitrogen dan oksigen. Selain itu akan mendorong ke atas lambung menjuju kerongkongan dan keluar dari mulut, yang disebut sendawa.

2. GERD

Biasnya disebut sebagai Acid Reflux, atau terjadi ketika asam di perut mengalir kembali ke kerongkongan dan menyebabkan mulas. Namun jika kamu mengalami sesekali dapat mengobatinya dengan obat-obatan. Akan tetapi bila memiliki masalah serius kamu dapat berkonsultasi dengan dokter.

3. Mengonsumsi Makanan atau Minuma Tertentu

Ilustrasi Mengonsumsi Makanan Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi Mengonsumsi Makanan Credit: pexels.com/Andrea

Bersendawa juga dapat disebabkan oleh mengonsumsi makanan atau minuaman tertentu, seperti brokolli, kol, bawang merah, kacang-kacangan, pisang, biji-bijian, serta beberapa minuman yang berkarbonasi atau soda.

4. Mengonsumsi Obat-Obatan

Tak hanya itu mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat berpengaruh terhadap rasa mual dan bersendawa. Seperti obat diabetes tipe 2, obat pencahar, dan obat pereda nyeri. Bahkan jika kamu megonsumsi obat pereda nyeri akan menyebabkan gastritis.

5. Stress dan Cemas

Ilustrasi Depresi atau Gangguan Cemas Credit: pexels.com/Ivan
Ilustrasi Depresi atau Gangguan Cemas Credit: pexels.com/Ivan

Dan yang terakhir jika kamu merasa cemas atau stress, hal ini akan membuatmu bernapas lebih cepat sehingga udara yang masuk ke dalam tubuh akan menjadi lebih banyak.

Kondisi yang mungkin kamu alami dapat mengarah ke sindrom dispepsia, yaitu kumpulan gejala pencernaan yang berupa rasa nyeri, kembung, sendawa, mual, muntah dan perut terasa penuh setelah makan. Adapaun penyebab timbulnya gejala-gejal di atas antara lain:

  • Penyakit reluks asam lambung (GERD)

  • Tukak lambung

  • Penyakit Empedu, seperti radang empedu atau batu empedu.

  • Terlalu banyak minum kopi maupun alcohol.

  • Depresi dan kecemasan.

Namun kamu jangan khawatir, karena dapat mengatasinya dengan:

  • Makan dengan teratur.

  • Mengonsumsi makanan kecil sebelum olahraga.

  • Makan dalam porsi sedikit tetapi frekuensinya sering.

  • Tidak langsung berbaring setelah makan.

  • Menghindari rokok, kopi, alkoho.

  • Mengurangi makanan asam, berlemak tinggi, serta pedas.

  • Mengatasi stress dan kecemasan.

Itulah beberapa informasi di atas yang mungkin kamu pelru tahu. Semoga dapat membantu kamu untuk mengetahui penyebab dan beberapa cara untuk mengatasinya. Jika terdapat gejala yang semakin berat kamu dapat berkonsultasi dengan dokter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel