5 Perilaku Ini Bisa Picu Tindakan Rasis dalam Kehidupan Sehari-hari

Liputan6.com, Jakarta - Tanpa disadari, terkadang kita mengeluarkan kalimat atau perilaku yang berujung pada aksi rasis. Menyinggung perasaan orang yang melibatkan ras dan keturunan.

Namun, rasis buka hanya soal ras dan keturunan seseorang saja. Ada banyak hal yang mulanya kita maksud untuk bercanda namun berujung pada sikap rasis. Hal ini terkadang dilakukan tanpa sengaja. Namun, Anda perlu mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan tindakan rasis.

Sama halnya dengan isu yang baru-baru ini terjadi di Amerika Serikat. Seorang warga kulit hitam tewas akibat tindakan polisi. Kematiannya lantas menyulut api kekesalan masyarakat AS dan bahkan dunia.

Seperti dikutip dari laman National Association of Japanese Canadians, Selasa (2/6/2020) berikut 5 perilaku rasis dalam kehidupan sehari-hari:

 

1. Pelecehan

Ilustrasi kekerasan pada anak. Sumber: Istimewa

Mulai dari lelucon yang tidak pantas, penghinaan, pemanggilan nama yang diarahkan pada seseorang karena ras, warna kulit, jenis kelamin atau orientasi seksual dan lain-lain.

2. Diskriminasi Upah

Contohnya adalah ketika seorang majikan menawarkan upah yang lebih rendah untuk seorang wanita yang melakukan pekerjaan serupa dengan seorang pria.

Atau menawarkan upah yang lebih rendah kepada imigran baru yang memiliki pengalaman atau keterampilan yang sama seperti non-imigran.

 

3. Diskriminasi dalam Perekrutan

Ilustrasi dunia kerja (iStockPhoto)

Selama wawancara kerja, tindakan memicu rasis kerap berawal dari pertanyaan yang tidak pantas tentang pengaturan penitipan anak jika Anda orangtua atau apakah Anda berencana memiliki anak atau tidak.

Selain itu, pertanyaan tentang keterbatasan atau masalah kesehatan Anda; usia Anda, agama Anda atau karakteristik pribadi lainnya yang dilindungi oleh hak asasi manusia; dan tidak mendapatkan pekerjaan hanya berdasarkan jawaban Anda atas pertanyaan-pertanyaan ini dan bukan kualifikasi atau pengalaman Anda.

4. Dipecat Ketika Anda Hamil

Perilaku rasis juga terkait diskriminasi jenis kelamin, atau dengan alasan terluka Anda disebutkan perlu waktu istirahat untuk menyembuhkan (diskriminasi berdasarkan kecacatan dan kewajiban untuk mengakomodasi).

5. Diskriminasi dalam Perumahan

Dalam hal ketika mencari apartemen untuk disewakan, perhatikan pemicu tindakan rasis ini. Pemilik rumah biasanya memberi tahu Anda bahwa "anak kecil tak diizinkan" (diskriminasi berdasarkan status keluarga), atau mereka tidak akan menyewakan rumah kepada orang di bawah 25 tahun (diskriminasi usia). Alasannya karena mereka terlalu berisik dan tidak akan mampu membayar.