5 Perkembangan Terbaru Usai Insiden Lift Jatuh di Mal Margo City Depok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Usai kejadian runtuhnya bangunan Mal Margo City pada Sabtu 21 Agustus 2021 sore, aparat Polres Metro Depok memberikan perkembangan terbaru.

Menurut Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar, dari 11 korban luka terdapat satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan rumah sakit.

"Satu orang meninggal dunia, sebelumnya di rawat di RS UI," ujar Imran, Minggu (22/8/2021).

Selain itu, dia mengatakan, terdapat dua orang yang sudah diperbolehkan pulang dan empat orang mengalami luka bakar. Luka bakar yang dialami korban berada di bagian kepala dan lengan.

Dia mengatakan, saat ini Polres metro Depok bersama Puslabfor Polri sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab runtuhnya Mall Matgo City.

Berikut 5 perkembangan terbaru usai kejadian runtuhnya bangunan Mal Margo City dihimpun Liputan6.com:

1 Korban Meninggal Dunia

Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)
Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)

Polres Metro Depok memberikan perkembangan terbaru terkait runtuhnya bangunan Mal Margo City. Dari 11 korban, satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, korban meninggal dunia itu setelah mendapatkan penanganan rumah sakit.

"Satu orang meninggal dunia, sebelumnya di rawat di RS UI," ujar Imran, Minggu (22/8/2021).

Korban Meninggal Karyawan Mal

Mal Margo City Depok dipasang garis polisi usai ledakan keras akibat lift barang dan plafon jatuh. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Mal Margo City Depok dipasang garis polisi usai ledakan keras akibat lift barang dan plafon jatuh. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Imran menjelaskan, korban yang meninggal berinisial M merupakan karyawan di Mall tersebut.

Dia mengatakan, korban dinyatakan meninggal pada 03.30 WIB karena mengalami luka dibagian kepala.

"Iya meninggal yang sebelumnya di rawat di UI," ungkap Imran.

Ada Korban yang Sudah Diizinkan Pulang

Korban runtuhan Mal Margo City bertambah menjadi 11 orang.
Korban runtuhan Mal Margo City bertambah menjadi 11 orang.

Selain itu, lanjut Imran, terdapat dua orang yang sudah di perbolehkan pulang dan empat orang mengalami luka bakar.

Luka bakar yang dialami korban berada di bagian kepala dan lengan.

"Nanti kami informasikan perkembangan selanjutnya," terang Imran.

Terungkap Lift Jatuh karena Kebocoran Pipa Gas

Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)
Penampakan gedung Margo City Depok usai ledakan. (Istimewa)

Polres Metro Depok bersama Puslabfor Polri menemukan titik terang baru mengenai penyelidikan penyebab lift yang jatuh dan tembok yang runtuh di Mal Margo City, Kota Depok. Terkuak, jatuhnya lift diakibatkan kebocoran gas di mal tersebut.

Imran mengatakan, hasil penyelidikan sementara Polres Metro Depok bersama Puslabfor Polri menemukan titik terang baru penyebab lift barang jatuh.

"Hasil sementara diduga ada kebocoran pipa gas," ujar Imran.

Penyebab Kebocoran Gas Masih Diselidiki

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan hingga malam ini polisi masih terus menyelidiki penyebab jatuhnya lift di Margo City Depok.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan hingga malam ini polisi masih terus menyelidiki penyebab jatuhnya lift di Margo City Depok.

Akibat kebocoran tersebut, lanjut Imran, menyebabkan kerusakan lanjutan sehingga membuat lift barang terjatuh. Gas yang bocor memenuhi ruangan sehingga menjadi padat.

"Nah ini yang belum ditemukan penyebab bocornya gas," ungkap Imran.

Hingga saat ini, Polres Metro Depok bersama Puslabfor Polri masih melakukan penyelidikan lebih dalam. Nantinya, Polres Metro Depok akan memberikan perkembangan terbaru hasil dari penyilidikan

"Masih kami selidiki, bisa jadi gas bocor menyebabkan luka bakar, tapi tidak ada api," pungkas Imran.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel