5 Pernyataan Jokowi saat Kunker ke Lampung, Minta Gencarkan Vaksinasi Covid-19

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pada Kamis 2 September 2021, Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Dalam kunker tersebut, Jokowi menyampaikan sejumlah hal, salah satunya berkaitan dengan vaksinasi Covid-19.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memerintahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbanyak stok vaksin Covid-19 di Provinsi Lampung.

Pasalnya, Jokowi menerima laporan bahwa stok vaksin Covid-19 di Lampung masih kurang.

"Vaksinnya cukup ndak? Lancar ndak?" tanya Jokowi kepada perwakilan Puskesmas Satelit seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis 2 September 2021.

Selain itu, Jokowi juga ingin para pelajar dapat segera memulai pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Berikut sederet pernyataan Jokowi saat melakukan kunker ke wilayah Bandar Lampung, Provinsi Lampung dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

1. Perbanyak Stok Vaksin Covid-19

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI)
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbanyak stok vaksin Covid-19 di Provinsi Lampung. Pasalnya, Jokowi menerima laporan bahwa stok vaksin Covid-19 di Lampung masih kurang.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis 2 September 2021.

Dalam kesempatan itu, dia berdialog dengan salah satu perwakilan dari Puskesmas Satelit Bandar Lampung melalui video conference.

"Vaksinnya cukup ndak? Lancar ndak?" tanya Jokowi kepada perwakilan Puskesmas Satelit seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden.

"Kadang-kadang agak kurang dikit, Pak," jawab perwakilan Puskesmas Satelit.

Kepada Jokowi, dia mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Provinsi Lampung sudah mencapai sekitar 62 persen. Jokowi pun menyebut akan segera menambah pasokan vaksin Covid-19 agar mempercepat vaksinasi di provinsi tersebut.

"Ini akan lebih cepat lagi kalau vaksin kita lancar, Pak, vaksinnya cukup," ucap perwakilan dari Puskesmas Satelit.

"Nanti saya perintahkan Kemenkes untuk vaksinnya untuk Provinsi Lampung diperbanyak ya," kata Jokowi.

2. Ingin Vaksinasi Covid-19 Digencarkan, Terutama untuk Anak-Anak

Presiden Jokowi memantau vaksinasi Covid-19 pelajar di Cirebon, Jawa Barat. (Foto: Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi memantau vaksinasi Covid-19 pelajar di Cirebon, Jawa Barat. (Foto: Sekretariat Presiden)

Jokowi meminta agar program vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung terus digencarkan. Khususnya, untuk siswa yang akan memulai pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

"Saya ingin vaksinasi di Provinsi Lampung ini terus digencarkan, sehingga segera bisa menghambat laju penyebaran Covid-19, dan kita berharap terutama untuk anak-anak, murid-murid, semuanya," kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, dia turut melakukan video conference dengan perwakilan RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Lampung yang tengah mengadakan vaksinasi Covid1-19. Jokowi memastikan bahwa stok vaksin untuk program vaksinasi cukup.

"Setiap hari Pak, Insyaallah kami melakukan kegiatan vaksinasi. Kemarin dilakukan juga, besok juga ada, Pak," kata perwakilan dari RSUD Ahmad Yani Metro.

3. Minta Stok Vaksin Dihabiskan

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden)

Dia melaporkan bahwa setidaknya ada 100 orang per hari yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSUD Ahmad Yani. Namun, Jokowi ingin agar capaian vaksinasi ditingkatkanya menjadi 1.000 orang per hari.

"Kenapa tiap hari enggak 1.000? Kenapa hanya 100?" tanya Jokowi.

"Insyaallah ditingkatkan lagi. Kemarin dapat infonya ditugaskan sejumlah 100 orang," ucap perwakilan dari RSUD Ahmad Yani.

Kemudian, Jokowi mendapat laporan bahwa stok vaksin Covid-19 di RSUD Ahmad Yani banyak. Dia pun meminta agar stok vaksin yang tersedia segera dihabiskan.

"Kalau banyak segera dihabiskan saja, kalau banyak segera dihabiskan. Minta lagi, dihabiskan segera," terang Jokowi.

4. Ingin Pelajar Bisa Segera Belajar Tatap Muka

Presiden Jokowi saat memimpin rapat sidang kabinet paripurna membahas RAPBN Tahun 2018 di Istana Negara, Senin (24/7). Pada RAPBN 2018, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,4 persen sampai 6,1 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Jokowi saat memimpin rapat sidang kabinet paripurna membahas RAPBN Tahun 2018 di Istana Negara, Senin (24/7). Pada RAPBN 2018, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,4 persen sampai 6,1 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jokowi kemudian ingin para pelajar dapat segera memulai pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Untuk itu, para pelajar diharapkan segera mengikuti vaksinasi Covid-19 agar terproteksi dari penularan virus Corona.

"Kita harapkan secepatnya para murid kita, pelajar kita bisa segera ikut dalam pembelajaran tatap muka dan memberikan perlindungan yang maksimal, kepada para murid," ujar Jokowi seperti dilihat di tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis.

"Sehingga bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah yang telah divaksinasi," sambungnya.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, wilayahnya memang membutuhkan percepatan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi pelajar. Menurut dia, Presiden Jokowi akan menambah stok vaksin untuk Kabupaten Pesawaran agar para pelajar bisa segera mulai mengikuti pembelajaran tatap muka.

"Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan alokasi vaksin dari Bapak Presiden dan seterusnya nanti ditambah oleh Bapak Presiden. Ini untuk memperlancar pembelajaran tatap muka yang selama ini sudah dinanti-nantikan oleh siswa-siswi kami," jelas dia.

5. Minta Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis (2/9/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis (2/9/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi mengingatkan, seluruh masyarakat agar mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah dan tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini agar masyarakat tak terpapar virus corona.

"Saya juga titip meskipun sudah divaksin tetap memakai masker, jaga jarak, dan juga hindari kerumunan. Jangan lupa sehabis kegiatan juga mencuci tangan," jelas Jokowi.

(Deni Koesnaedi)

Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet

Infografis Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejengkelan Jokowi dan Ancaman Reshuffle Kabinet. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel