5 Pernyataan Jokowi Saat Resmikan Tol Kayu Agung-Palembang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali melakukan kunjungan kerja pada hari ini, Selasa (26/1/2021).

Jokowi terbang ke Kota Palembang, Sumatera Selatan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Dia bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 08.25 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setibanya di sana, Jokowi meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang.

"Alhamdulillah jalan Tol Kayu Agung-Palembang panjang 42,5 km sudah selesai, sudah rampung dan siap untuk digunakan pada hari ini," ujar Jokowi dalam sambutannya, Selasa (26/1/2021).

Kemudian, dia menyampaikan, Tol Kayu Agung-Palembang merupakan poros terpenting dari Tol Trans Sumatera. Pasalnya, jalan bebas hambatan ini menghubungkan Pelabuhan Bakauheni Lampung dan Kota Palembang.

"Jalan tersebut memangkas waktu perjalanan dari Bakauheni ke Palembang yang biasanya ditempuh 12 jam menjadi 3 jam," ucap Jokowi.

Dengan begitu, dia berharap hal tersebut dapat meningkatkan daya saing masyarakat.

Berikut deretan pernyataan Jokowi saat meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang dihimpun Liputan6.com:

Siap Digunakan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang. (Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang. (Youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Tol Kayu Agung-Palembang, Selasa (26/1/2021).

Jokowi menyampaikan, tol sepanjang 42,5 kilometer ini sudah bisa digunakan mulai hari ini.

"Alhamdulillah, jalan Tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 42,5 km sudah selesai, sudah rampung, dan siap untuk digunakan pada hari ini," ujar Jokowi saat peresmian seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (26/1/2021).

Pangkas Waktu Perjalanan, Tol Jadi Poros Penting

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan saat meresmikan empat ruas tol di Provinsi Jawa Timur, Kamis (20/12). Empat ruas tol sepanjang 59 km ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan saat meresmikan empat ruas tol di Provinsi Jawa Timur, Kamis (20/12). Empat ruas tol sepanjang 59 km ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menurut Jokowi, Tol Kayu Agung-Palembang merupakan poros terpenting dari tol Trans Sumatera. Pasalnya, tol ini menghubungkan Pelabuhan Bakauheni Lampung dan Kota Palembang.

Bukan hanya itu, Jokowi mengatakan, Tol Kayu Agung-Palembang dapat memangkas waktu perjalanan darat dari Pelabuhan Bakauheni-Palembang. Biasanya, perjalanan dari kawasan Pelabuhan Bakauheni ke Palembang membutuhkan waktu 12 jam.

"Dengan selesai dan beroperasinya jalan tol ini, jarak tempuh dari Bakauheni ke Palembang yang berjarak 373 km yang biasanya ditempuh, ini saya mendengar, biasanya ditempuh 12 jam perjalanan darat. Sekarang hanya perlu waktu 3-3,5 jam," papar dia.

Menurut dia, keberadaan tol sepanjang 42,5 kilometer ini merupakan lompatan besar, karena dapat menghemat waktu tempuh via darat hingga 75 persen. Jokowi menuturkan efisiensi ini dapat menurunkan biaya logistik.

"Ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan competitiveness daya saing yang besar bagi Palembang, bagi Lampung," terang dia.

Tol Bisa Buka Peluang Bisnis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang, Ogan Ilir, Palembang, Selasa (26/1/2021).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang, Ogan Ilir, Palembang, Selasa (26/1/2021).

Jokowi mengatakan, Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Ruas Kayu Agung-Palembang (Kramasan) di Kota Palembang sangat berpotensi untuk menumbuhkan ekonomi baru.

"Saya melihat jalan tol ini akan membuka banyak peluang yang menguntungkan, lokasinya dekat dengan pulau Jawa. Lahan masih sangat luas masih kompetitif harganya," ucap dia.

Selain itu, tenaga kerja yang tersedia di sini juga sangat besar sehingga aktivitas bisnis bisa dilakukan dengan biaya yang bersaing.

Tentu saja, Jokowi menilai hal ini akan membuat produk-produk dari daerah ini bisa bersaing dengan negara lain.

Bantu Buka Lapangan Pekerjaan di Daerah

Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020). (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020). (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)

Kemudian Jokowi mengatakan keberadaan Tol Kayu Agung-Palembang untuk membuka lapangan pekerjaan, khususnya di daerah. Dia menilai, tol sepanjang 42,5 kilometer ini akan membuka peluang-peluang yang menguntungkan.

"Ini adalah untuk pemerataan pembangunan dan pembukaan lapangan pekerjaan di daerah yang sebanyak-banyaknya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap dia.

Dia mengatakan, tol tersebut tak hanya menghubungkan antarwilayah dan daerah, namun juga untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan.

Untuk itu, Jokowi meminta kepada kepala daerah agar menyambungkan Tol Kayu Agung-Palembang ke sentra ekonomi, pariwisata, industri, hingga pertanian.

"Sambungkan, berikan akses penghubung ke sana. Manfaat ekonominya akan bisa maksimal. Ini adalah tugas pemerintah provinsi, tugas pemda," kata dia.

Peluang Tarik Investor

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) dari atas jembatan Pakauman yang dilintasi Sungai Martapura, Kabupaten Banjar. (Dok Setpres)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) dari atas jembatan Pakauman yang dilintasi Sungai Martapura, Kabupaten Banjar. (Dok Setpres)

Menurut Jokowi, keberadaan tol ini akan membuka banyak peluang yang menguntungkan. Pasalnya, lokasi Tol Kayu Agung-Palembang dekat dengan Pulau Jawa, memiliki lahan yang sangat luas dengan harga yang kompetitif, serta tenaga kerja yang tersedia juga sangat besar.

"Sehingga aktivitas bisnis bisa dilakukan dengan biaya yang bersaing dengan provinsi yang lain, bersaing dengan negara yang lain," tutur dia.

Dia pun meminta pemerintah daerah, provinsi, kabupaten/kota untuk lebih agresif menawarkan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing dan menjadikan tol ini sebagai keunggulan.

Jokowi berharap Tol Kayu Agung-Palembang dapat menarik para investor.

"Mningkatkan daya tarik dan daya tawar pada para investor agar mengembangkan investasi di Provinsi Sumatera Selatan," jelas Jokowi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: