5 Pernyataan Jokowi Terkait Perkembangan Vaksinasi Covid-19 Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyampaikan perkembangan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya menurut Jokowi, vaksin Covid-19 Sinovac sudah boleh diberikan untuk anak usia 12 hingga 17 tahun.

Dia mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12 tahun telah direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kita bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman untuk anak-anak usia 12-17 tahun," kata Jokowi dalam keterangan daring, Senin, 28 Juni 2021.

Selain itu, dia mengapresiasi atas capaian 1,3 juta vaksinasi Covid-19 per hari pada 26 Juni 2021. Dia berharap capaian itu dapat dipertahankan hingga akhir Juli 2021.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi, menyampaikan penghargaan yang tinggi atas capaian 1,3 juta vaksinasi pada hari Sabtu, 26 Juni 2021 yang lalu, sehingga lebih cepat dari target satu juta vaksinasi per hari yang ditetapkan mulai Juli 2021," kata Jokowi.

Berikut 5 pernyataan terkini Presiden Jokowi terkait vaksinasi Covid-19 di Indonesia dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

BPOM Keluarkan Izin Vaksin Covid-19 Untuk Anak Usia 12 hingga 17 Tahun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa vaksin Sinovac sudah boleh diberikan untuk anak usia 12 hingga 17 tahun.

Jokowi menyebut pemberian vaksin untuk anak usia 12 tahun telah direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kita bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman untuk anak-anak usia 12-17 tahun," kata Jokowi dalam keterangan daring, Senin, 28 Juni 2021.

Sebut Vaksinasi Anak Usia 12 hingga 17 Tahun Bisa Segera Dimulai

Presiden Joko Widodo berjalan bersiap menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Vaksin CoronaVac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo berjalan bersiap menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021). Vaksin CoronaVac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi menyatakan pelaksanaan vaksinasi untuk anak bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Sehingga vaksinasi untuk anak usia tersebut bisa segera dimulai," terang mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Beri Apresiasi Capaian 1,3 Juta Vaksinasi Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi juga menyampaikan menyampaikan apresiasi atas capaian 1,3 juta vaksinasi Covid-19 per hari pada 26 Juni 2021. Dia berharap capaian itu dapat dipertahankan hingga akhir Juli 2021.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi, menyampaikan penghargaan yang tinggi atas capaian 1,3 juta vaksinasi pada hari Sabtu, 26 Juni 2021 yang lalu, sehingga lebih cepat dari target satu juta vaksinasi per hari yang ditetapkan mulai Juli 2021," terang dia.

Targetkan 2 Juta Vaksin per Hari pada Agustus 2021

Nicholas Saputra lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Jokowi. (Instagram/@kemdikbud.ri)
Nicholas Saputra lakukan vaksinasi Covid-19 yang ditinjau langsung oleh Jokowi. (Instagram/@kemdikbud.ri)

Kemudian, Jokowi meminta semua pihak tetap bekerja keras agar target selanjutnya, yakni dua juta dosis vaksin per hari dapat dicapai mulai Agustus.

"Saya mengingatkan bahwa seluruh pihak tetap harus bekerja keras agar target satu juta per hari vaksinasi terjaga sampai akhir Juli dan dapat kita tingkatkan dua kali lipat pada Agustus 2021, yaitu mencapai 2 juta dosis per hari," ujarnya.

Capaian target vaksinasi tersebut, menurut Jokowi, atas kerja keras semua pihak dari kementerian hingga masyarakat.

"Hal ini tercapai berkat kerja keras berkat gotong royong semua pihak, terutama Kementerian Kesehatan, TNI Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut membantu serta masyarakat yang bersedia divaksin," kata dia.

Minta Seluruh Masyarakat Tetap di Rumah dan Jalani Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak negara-negara anggota D-8 terus mendorong akses yang adil terhadap vaksin Covid-19.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak negara-negara anggota D-8 terus mendorong akses yang adil terhadap vaksin Covid-19.

Jokowi juga menekankan, untuk meredam laju penyebaran Covid-19, harus dilakukan semua pihak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

"Dalam menekan covid-19 ini hanya dapat dilakukan dengan upaya bersama. Saya mohon kita semua untuk tidak ragu divaksinasi dan tetap berdisiplin jalankan protokoler kesehatan. Sekali lagi saya ingatkan tinggal lah di rumah selama tidak ada kebutuhan mendesak," pungkas Jokowi.

Mini Lockdown ala Jokowi

Infografis Mini Lockdown ala Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Mini Lockdown ala Jokowi. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel