5 Perubahan Pada Tubuh yang Menjadi Tanda Anda Mengalami Masalah Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tubuh kita adalah sistem yang sangat kompleks, di mana semuanya terhubung dalam beberapa cara. Dan itulah mengapa ketika sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya, ia mengirim pesan ke bagian lain dari tubuh sebagai tanda peringatan.

Nah, penting bagi kita untuk mengetahui tanda-tanda yang diberikan pada tubuh sebagai sinyal bahwa Anda mengalami masalah kesehatan.

Berikut beberapa tanda pada tubuh yang menunjukkan Anda mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti melansir dari Bright Side, Kamis (11/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Sariawan di mulut dan lidah

Ilustrasi Penyebab Sariawan Credit: pexels.com/Paula
Ilustrasi Penyebab Sariawan Credit: pexels.com/Paula

Alasan paling umum munculnya sariawan karena merokok, alergi, lidah tergigit secara tidak sengaja dan peradangan. Namun, jika tidak ada hal itu yang memicu sariawan, berarti Anda kekurangan vitamin B12, zat besi, atau folat.

Kekurangan ini tidak berkembang dalam semalam, tapi berkembang secara progresif dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa tanda peringatan lainnya bisa karena kelelahan, pusing, detak jantung tidak teratur dan kelemahan otot. Jika Anda mengalami semua ini, Anda harus membuat beberapa perubahan drastis pada dietmu dan mulai mengonsumsi suplemen yang diperlukan.

2. Kuku terkelupas, kutikula dan bintik-bintik putih pada kukumu

Ilustrasi gigit kuku (Pixabay)
Ilustrasi gigit kuku (Pixabay)

Jika Anda mengalami masalah pada kuku seperti kuku terkelupas, kutikula dan bintik-bintik putih pada kukumu berarti Anda kekurangan zat besi dan dehidrasi.

Jika Anda kekurangan zat besi dan tidak diobati tepat waktu, itu bisa menyebabkan anemia, yang juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri dada.

Alasan lain untuk masalah kukumu bisa jadi karena tiroid Anda yang kurang aktif, penyakit paru-paru atau bahkan penyakit ginjal. Jadi, cara terbaik untuk merawat kukumu yakni dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi dan menjaga kelembapan kuku.

Nah, jika Anda melihat bintik-bintik putih pada kukumu, ada kemungkinan Anda alergi, infeksi jamur, cedera atau kekurangan mineral.

Namun, Anda perlu lebih memperhatikan masalah yang terakhir karen seng dan kalsium adalah penyebab paling umum untuk kekurangan ini. Anda juga perlu segera melakukan tes darah.

3. Tumit pecah-pecah

Ilustrasi Kaki yang Mulus dan Halus Credit: pexels.com/Buenosia
Ilustrasi Kaki yang Mulus dan Halus Credit: pexels.com/Buenosia

Tumit pecah-pecah bisa disebabkan oleh kulit kering, cuaca dingin atau Anda terlalu banyak berdiri berjam-jam setiap hari. Namun, itu bisa menjadi masalah yang lebih seperti eksim, hipotiroidisme dan diabetes.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda bisa merawat tumit dengan merendamnya dalam air sabun selama 20 menit dan menggosoknya dengan batu apung. Kemudian Ada oleskan pelembab yang mengandung asam laktat, minyak jojoba atau shea butter.

Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika perawatan yang Anda lakukan di rumah tidak memperbaikinya.

4. Mata bengkak

Ilustrasi Iritasi dan Alergi Pada Mata Credit: freepik.com
Ilustrasi Iritasi dan Alergi Pada Mata Credit: freepik.com

Jika Anda tidak memiliki infeksi atau alergi terhadap apa pun dan mata Anda masih bengkak, maka penyebabnya yakni mengonsumsi garam yang berlebihan.

Konsumsi garam secara berlebihan menyebabkan lebih banyak air terperangkap di tubuh dan wajahmu, termasuk area bawah mata.

Beberapa penyebab lain bisa berupa penyakit Grave, saluran air mata yang tersumbat, merokok dan kurang tidur.

Setelah Anda mengetahui sumber masalahmu, Anda harus segera mengobatinya. Anda bisa mencoba mengompresnya dengan air dingin atau kantung teh. Namun, jika pembengkakan tidak hilang, Anda perlu segera menemui dokter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel