5 Pesepak Bola Paling Bergelimang Gelar: Lionel Messi Selangkah Lagi Kudeta Sang Penguasa Puncak

Bola.com, Jakarta - Bintang Manchester United (MU), Cristiano Ronaldo, terpaksa gigit jari jika melihat daftar 5 pemain sepak bola profesional peraih trofi terbanyak di dunia. Bahkan Cristiano Ronaldo tidak memberikan gelar apapun untuk Setan Merah musim lalu.

Jumlah trofi juara memangtidak bisa menjadi tolak ukur kesuksesan pemain sepak bola. Bagaimana pun sepak bola merupakan permainan tim.

Jika pun sebuah tim memiliki pemain yang tangguh di setiap posisi, belum tentu mereka dapat memenangi gelar. Tim tersebut juga harus memiliki sosok pelatih yang cerdas meracik strategi dan mengetahui pasti kelebihan dan kelemahan setiap pemainnya.

Akan tetapi, jumlah trofi yang didapat para pemain sepak bola profesional akan menjadi nilai plus bagi CV mereka di mata dunia.

Berikut 5 pemain profesional dengan koleksi trofi terbanyak. Jumlah trofi yang mereka dapatkan ini hingga awal Agustus 2022.

 

5. Maxwell - 37 Trofi

Maxwell - Bek kiri berkebangsaan Brasil ini memang bukanlah golongan pemain berlabel bintang. Namun faktanya dia merupakan sosok yang berhasil mengangkat banyak trofi bersama klub-klub besar Eropa.
Gantung sepatu pada pada 2017 lalu, Maxwell telah mengoleksi 37 trofi. (AFP/Denis Charlet)
Maxwell - Bek kiri berkebangsaan Brasil ini memang bukanlah golongan pemain berlabel bintang. Namun faktanya dia merupakan sosok yang berhasil mengangkat banyak trofi bersama klub-klub besar Eropa. Gantung sepatu pada pada 2017 lalu, Maxwell telah mengoleksi 37 trofi. (AFP/Denis Charlet)

Mantan bek kiri Paris Saint-Germain dan Barcelona Maxwell menikmati karier sepak bola yang sangat sukses. Semuanya dimulai dengan kemenangan Copa do Brasil bersama Cruzeiro pada 2000.

Pemain Brasil itu langsung mendapat double winners di musim pertamanya saat hijrah ke Ajax Amsterdam. Maxwell kemudian bergabung dengan Inter Milan dan berada di klub selama tiga tahun serta memenangkan lima trofi.

Satu-satunya gelar Liga Champions Maxwell datang saat bersama Barcelona. Dia kemudian bergabung dengan Paris Saint-Germain dan memenangi 15 trofi bersama PSG hingga akhirnya memutuskan pensiun.

 

4. Hossam Ashour - 39 Trofi

Hossam Ashour (KHALED DESOUKI / AFP)
Hossam Ashour (KHALED DESOUKI / AFP)

Hossam Ashour mungkin nama yang paling tidak dikenali dalam daftar ini untuk sebagian besar penggemar sepak bola. Ashour tidak pernah bermain di Eropa dan hanya membukukan 14 penampilan untuk Timnas Mesir dalam karier internasional.

Dia menghabiskan 17 tahun di klub Mesir Al Ahly dan saat ini bermain untuk Al Ittihad. Gelandang bertahan ini telah memenangkan 39 trofi di kompetisi domestik dan kontinental bersama Al Ahly.

 

3. Andres Iniesta - 39 Piala

Aksi gelandang Spanyol Andres Iniesta dalam partai ujicoba jelang PD 2010 melawan Saudi Arabia di Tyrolian Innsbruck, 29 Mei 2010. AFP PHOTO/JOE KLAMAR
Aksi gelandang Spanyol Andres Iniesta dalam partai ujicoba jelang PD 2010 melawan Saudi Arabia di Tyrolian Innsbruck, 29 Mei 2010. AFP PHOTO/JOE KLAMAR

Andres Iniesta dianggap sebagai salah satu gelandang terbesar sepanjang masa. Pemain Spanyol, yang memenangi Piala Dunia 2010 ini, tak terbendung di masa jayanya saat bermain untuk lini tengah Spanyol dan Barcelona.

Dia adalah man of the match di final Piala Dunia 2010, dengan mencetak gol kemenangan di perpanjangan waktu. Iniesta juga menerima penghargaan man of the match di final Euro 2012.

Iniesta telah menikmati karier yang cemerlang dan saat ini bermain untuk klub Jepang Vissel Kobe. Gelandang legendaris Spanyol ini telah memenangkan 39 trofi, 31 di antaranya dia raih bersama Barcelona.

 

2. Lionel Messi - 41 Piala

Para pemain Argentina melakukan selebrasi dengan Lionel Messi (atas) setelah memenangkan pertandingan sepak bola Finalissima antara Italia dan Argentina di Stadion Wembley, London, Inggris, 1 Juni 2022. Argentina menang 3-0. (AP Photo/Matt Dunham)
Para pemain Argentina melakukan selebrasi dengan Lionel Messi (atas) setelah memenangkan pertandingan sepak bola Finalissima antara Italia dan Argentina di Stadion Wembley, London, Inggris, 1 Juni 2022. Argentina menang 3-0. (AP Photo/Matt Dunham)

Lionel Messi bisa dibilang salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. Dia telah memenangi Ballon d'Or, penghargaan individu sepak bola paling bergengsi, sebanyak tujuh kali.

Meski sudah berusia 35 tahun, kapten Argentina ini masih haus gelar juara. Dia juga baru saja mencetak gol pembuka saat Paris Saint-Germain menang telak 4-0 dari Nantes di Piala Super Prancis, akhir Juli 2022.

Kemenangan PSG di Piala Super Prancis ini membuat koleksi trofi Messi menjadi 41 dalam kariernya. Dia bisa saja semakin menambah banyak trofinya dengan PSG maupun Argentina.

 

1. Dani Alves - 43 Piala

Dani Alves - Kondisi Barcelona yang sedang terpuruk membuat bek tangguh asal Brasil ini terpanggil hatinya untuk kembali ke Camp Nou. Pemain yang berstatus sebagai pesepak bola tersukses dengan koleksi 45 gelar ini dikabarkan hanya menerima upah 1 euro atau Rp 16 ribu per pekan. (AFP/Pau Barrena)
Dani Alves - Kondisi Barcelona yang sedang terpuruk membuat bek tangguh asal Brasil ini terpanggil hatinya untuk kembali ke Camp Nou. Pemain yang berstatus sebagai pesepak bola tersukses dengan koleksi 45 gelar ini dikabarkan hanya menerima upah 1 euro atau Rp 16 ribu per pekan. (AFP/Pau Barrena)

Bek kanan Brasil Dani Alves adalah pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola. Mantan pemain Barcelona itu adalah salah satu bek sayap terbaik yang bumi ini miliki.

Kemampuan teknisnya yang luar biasa dan pengambilan keputusan yang cepat telah membuatnya menjadi pemain yang menonjol di tingkat klub dan level internasional. Alves telah memenangkan 43 trofi dalam karir sepakbola seniornya.

Dia telah menikmati kesuksesan hampir di mana pun dia berada. Trofi utama Alves termasuk dua Copa America, enam gelar La Liga, tiga gelar Liga Champions, satu gelar Serie A dan dua gelar Ligue 1.

Sumber: Sportkeeda 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel