5 Produk UMKM Indonesia yang Bakal Banjiri Arab Saudi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, terdapat 5 item produk yang akan disuplai oleh UMKM Indonesia untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji dan umrah Indonesia di Arab Saudi.

“Sebagai permulaan terdapat 5 item produk yang akan disuplai oleh UMKM Indonesia yaitu sambal, kecap, kopi, teh dan gula,” kata Teten, Rabu (13/1/2021).

Adapun Kementerian Koperasi dan UKM telah melakukan penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Agama dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) tentang Optimalisasi Peran Usaha Kecil dan Menengah Dalam Memenuhi Kebutuhan Haji dan Umrah.

“Pertama-tama kami mengapresiasi langkah konkret Kerjasama antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Kementerian Agama, saya kira satu bentuk keberpihakan kita semua untuk pengembangan ekspor produk UMKM ke Timur Tengah,” ujarnya.

Menurutnya kerjasama ini wujud optimisme di awal tahun 2021 yang menunjukkan bahwa UMKM tetap bertahan di tengah pandemi covid-19 yang belum usai.

Partisipasi

Jemaah haji memilih tasbih di sebuah toko di kota suci Makkah, Arab Saudi pada Selasa (6/8/2019). Puncak Ibadah haji masih beberapa hari lagi, namun jemaah sudah memborong aneka barang antara lain tasbih, baju, teko emas, kurma, sajadah, minyak wangi, pacar kuku, dan lainnya. (FETHI BELAID/AFP)
Jemaah haji memilih tasbih di sebuah toko di kota suci Makkah, Arab Saudi pada Selasa (6/8/2019). Puncak Ibadah haji masih beberapa hari lagi, namun jemaah sudah memborong aneka barang antara lain tasbih, baju, teko emas, kurma, sajadah, minyak wangi, pacar kuku, dan lainnya. (FETHI BELAID/AFP)

Kementerian Koperasi dan UKM telah mendorong partisipasi UKM dalam memenuhi kebutuhan Jemaah haji dan umrah, sebagai bagian upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional dimana UMKM mendapatkan pasar yang lebih luas.

“Ini adalah bagian dari kolaborasi yang dilakukan antara lain dari dukungan pembiayaan, pelatihan, standarisasi dan sertifikasi, kurasi dan juga promosi termasuk akses terhadap pasar sebagaimana diatur dalam undang-undang Cipta Kerja,” jelasnya.

Demikian kata MenkopUKM, langkah kolaborasi ini merupakan kunci sukses untuk UMKM Indonesia. Untuk itu MenkopUKM berharap kolaborasi antara Kementerian Lembaga bersama KADIN, UMKM Indonesia akan terus mengalami kemajuan UMKM.

Saksikan video pilihan berikut ini: