5 Rahasia Sukses Berbisnis dan Karier bagi Wanita

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Menjadi wirausahawan tidak selalu mudah, terutama bagi seorang wanita. Akan tetapi, jerih payah yang didapat pun bisa menjadi suatu hal yang membanggakan di kemudian hari. Meskipun memang perlu melewati kesulitan hingga beragam tantangan terlebih dahulu.

Seiring hal itu, seorang pendiri sekaligus CEO Global Woman Club Mirela Sula membuat aksi nyata sebagai bentuk dukungan kepada para wanita bahwa mereka juga bisa menjadi pengusaha sukses.

Akhirnya Sula membentuk sebuah komunitas dan platform yang bisa dijadikan sebagai media pembelajaran, utamanya para perempuan, yang bertekad menjadi pengusaha. Tentu tujuannya untuk mencapai kesuksesan besar.

Dari beragam pengalamannya tersebut, akhirnya Sula pun membagikan tips yang bisa dilakukan para perempuan hingga mampu menjadi sukses dan berkembang dalam bisnis dan kariernya. Melansir laman Forbes, Minggu (25/12/2021), berikut ini tips-tips darinya.

Selalu Berpikir Positif

ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Polina Zimmerman from Pexels
ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Polina Zimmerman from Pexels

Pola pikir tidak hanya memengaruhi cara berpikir, tetapi juga cara bertindak. “Pikiran Anda menjadi kata-kata, kata-kata menjadi perilaku, kemudian kata-kata itu menjadi kebiasaan,” jelasnya.

Mengingat pentingnya pola pikir, Anda bisa memengaruhinya dengan mengubah pikiran-pikiran negatif menjadi positif. Misalnya, katakan pada diri sendiri bahwa Anda yakin dapat mencapai kesuksesan. Jika Anda berpikir positif seperti itu, tidak menutup kemungkinan Anda pun akan menjadi seseorang yang sukses.

Kemudian sebaliknya, jangan justru menghabiskan seluruh waktu hanya untuk meragukan diri sendiri dan. kemampuan. Jadi, lebih baik hentikan pikiran negatif tersebut dan lebih baik pertahankan pola pikir positif. Tetaplah lakukan Sekalipun saat menghadapi kesulitan.

Jangan Takut Berbicara

Mencari ruang untuk diri sendiri agar bisa dikenal di antara banyak orang itu sangat penting. Ketika bertemu orang baru misalnya, jangan pernah takut untuk mengungkapkan atau membagikan segala hal tentang Anda. Dari situlah Anda akan mulai mengenal satu sama lain dengan rekan.

“Jika ingin memberdayakan seorang wanita, berikan dia ruang untuk berbicara di depan yang lainnya,” kata Sula.

Kemudian mulailah berbicara tentang diri, tujuan, atau mungkin bakat yang Anda miliki. Dari situlah Anda bisa mulai menarik perhatian orang-orang yang tertarik untuk bekerja dengan Anda.

Sula menyarankan, “Berdirilah dengan tegas, ambil mikrofon, dan berbicaralah dengan suara yang lantang tentang diri Anda sendiri.”

Bantu Memberikan Solusi

Dalam hal ini, misalnya perusahaan di tempat Anda bekerja menawarkan produk atau layanan. Tentunya produk tersebut harus memiliki manfaat ketika ingin dijual ke para konsumen. Jadi, cobalah memberikan solusi atas masalah tersebut.

“Anda perlu memahami kebutuhan, keinginan, atau aspirasi masyarakat. Ajukan pertanyaan untuk mengidentifikasi apa masalah mereka, seperti apa yang mereka inginkan? Apa rasa sakit mereka? Apa perjuangan mereka?” saran Sula.

Oleh karena itu, Anda mungkin bisa meliangkan waktu untuk menentukan apa solusi tersebut. Selain itu, Anda juga harus benar-benar mengenal target atau pelanggan yang bisa dilakukan melalui riset pasar, jajak pendapat, dan survei. Dari hal itu kemudian Anda bisa membuat analisis data secara menyeluruh. Pada akhirnya Anda mampu memastikan solusi yang akan diajukan dengan mempertimbangkan manfaat para konsumen.

Memperhatikan Cara Berpakaian

Ilustrasi perempuan bekerja. (dok. Unsplash.com/@chuklanov)
Ilustrasi perempuan bekerja. (dok. Unsplash.com/@chuklanov)

Terkadang seseorang menganggap ada hubungan antara cara berpakaian dengan perasaan Anda. Bahkan pakaian yang Anda gunakan pun dapat berdampak positif pada kepercayaan diri Anda.

Gunakanlah pakaian yang rapi saat ke kantor. Sebab, terkadang hal itu bisa membuat Anda memiliki pola pikir yang berbeda dan membantu meningkatkan produktivitas.

Miliki tujuan yang besar dan berani

Sula menyarankan, cobalah berpikir bagaimana target hasil akhir yang kira-kira akan diraih. Selanjutnya, mulailah secara mundur tahap demi tahap.

“Anggap saja seperti ini, kamu belum memulai dan kamu tahu di mana tujuannya, tetapi kamu tidak tahu di mana titik awalnya,” kata Sula.

Semakin besar dan ambisius tujuan, itu akan semakin baik. Ketika memulai dengan tujuan besar dalam pikiran, Anda akan lebih termotivasi.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel