5 Rekan Setim Terbaik Lionel Messi Sepanjang Berkarier di Barcelona

Bola.com, Barcelona - Lionel Messi tak terbantahkan lagi menjadi pemain terbaik dan terhebat yang pernah memperkuat Barcelona. Sumbangsihnya untuk klub raksasa Catalan tersebut benar-benar mengesankan. 

Messi mengawali laga debut profesionalnya di Barcelona pada 2004 alias 15 tahun silam. Sejak itu, Lionel Messi telah menjelma menjadi megabintang Barca.  

Hampir semua rekor di Barcelona telah menjadi milik pemain Argentina tersebut. Bukti sahih peran besarnya di Barcelona berupa deretan piala, dari level domestik hingga Eropa, seperti 10 gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions. 

La Pulga, julukan Messi, juga telah merengkuh banyak gelar individu selama bersama Barcelona. Yang terbaru, Messi merengkuh penghargaan Ballon d'Or untuk kali keenam, Senin (2/12/2019).

Pencapaian tersebut membuat Messi menjadi pemain dengan koleksi Ballon D'Or terbanyak sepanjang sejarah.  

Namun, Messi tidak sendirian merengkuh berbagai prestasi prestisius di Barcelona tersebut. Dia mendapat bantuan dari pemain-pemain hebat selama di Camp Nou. 

Siapa saja rekan setim terbaik Lionel Messi selama lebih dari satu dekade memperkuat Barcelona? Berikut ini lima di antaranya, seperti dilansir Sportkeeda. 

 

5. Jordi Alba

Penyerang Barcelona, Lionel Messi berselebrasi dengan Jordi Alba setelah mencetak gol ke gawang Leganes pada pertandingan pekan ke-20 La Liga Spanyol, di Camp Nou, Senin (21/1). Barcelona kian kokoh di puncak klasemen usai menang 3-1 (AP/Manu Fernandez)

Jordi Alba menjadi bagian penting Barcelona sejak kedatangannya ke Camp Nou pada 2012. Dia pemain yang tangguh dalam bertahan dan juga brilian jika ikut menyerang. Tak heran, Jordi Alba konsisten menjadi bek yang diandalkan Barcelona. 

Messi dan Alba menikmati bermain bersama di lapangan, dan punya chemistry yang bagus. Ketika Alba maju ke depan, dia sepertinya sudah tahu di mana posisi Messi atau apa yang harus dilakukannya. 

Setelah kepergian beberapa legenda klub seperti Andres Iniesta, Alba kini menjadi salah satu pemain yang paling lama masih bermain di Barcelona. Koneksinya dengan Messi layak diapresiasi. 

 

4. Andres Iniesta

Lionel Messi (kiri) bersama rekannya Andres Iniesta melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, London (20/2). (AP Photo/Frank Augstein)

Andres Iniesta bukan hanya salah satu pemain terhebat Barcelona, tapi juga salah satu gelandang terbaik sepanjang masa. Dia kerap dianggap sebagai salah satu pemain yang punya skill alamiah. Dia bisa bermain dengan hebat tanpa perlu mengeluarkan banyak usaha. 

Iniesta melakoni laga debut di Barcelona dua tahun sebelum Messi. Setelah bermain bersama, kedua pemain menunjukkan kecocokan yang luar biasa di lapangan. 

Iniesta kerap menjadi fasilitator yang membuat rekan-rekannya mudah mencetak gol, termasuk Messi. Iniesta seperti seorang pesulap di lapangan, yang mampu mengubah permainan maupun menaikkan tempo dengan caranya sendiri. 

Messi dan Iniesta bermain bersama selama satu dekade di level klub. Gelar Liga Champions terakhir Messi di Barcelona diraih ketika Iniesta berada di puncak performanya. Tak diragukan lagi, Barcelona sangat merindukan servis brilian ala Iniesta. 

 

3. Dani Alves

Pesepak bola Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol bersama rekannya Dani Alves usai membobol gawang Athletic Bilboa pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Sabtu (30/5/2015). (AFP/Josep Lago)

Fans Barcelona tak diragukan sangat kecewa ketika Dani Alves memutuskan hengkang beberapa tahun lalu. Namun, salah satu sosok yang paling kehilangan Alves kemungkinan adalah Messi. 

Meskipun di level timnas memperkuat dua tim yang punya rivalitas sengit (Brasil dan Argentina), Alves dan Messi berteman baik di Barcelona. 

Jika Iniesta dikenal sebagai pencipta ruang dan pemberi umpan dalam menyerang, maka Alves merupakan salah satu pemain yang punya koneksi sangat baik dengan Messi. 

Kedua pemain bahkan terlihat seperti punya telepati, sehingga sangat apik saat bekerja sama di lapangan. Alves seperti partner Messi di wilayah sayap lapangan. 

 

2. Luis Suarez

Luis Suarez menyumbangkan gol kedua untuk Barcelona pada laga lanjutan La Liga yang berlangsung di stadion Camp Nou, Minggu (20/1). Barcelona menang 3-1 atas Leganes. (AFP/Josep Lago)

Lionel Messi bermain dengaan beberapa penyerang terbaik di generasinya. Ada Thierry Henry, Samuel Eto'o, David Villa, Ronaldinho, Neymar dan lain-lain Daftarnya panjang, tapi ada satu nama yang punya chemistry dan koneksi bagus dengan La Pulga, yaitu Luis Suarez.

Suarez sudah menjadi pemain fenomenal sejak di Liverpool. Dia dengan mudah mencatatkan torehan-torehan apik, dan dikenal punya penyelesaian akhir yang berbahaya dan juga cara bermain yang mengesankan. 

Saat di Barcelona, Suarez pernah menjadi bagian dari trio penyerang yang sangat fenomenal bersama Messi dan Neymar. Meskipun Neymar telah pergi dari Barcelona, Suarez tetap mempertahankan koneksi apiknya dengan Messi. 

Kedua pemain sempurna untuk satu sama lain. Mereka finisher yang mumpuni, punya dribel hebat, dan senang saling menciptakan peluang untuk rekannya. 

 

1. Xavi Hernandez

Lionel Messi (kiri) dan Xavi Hernandez merayakan gol pada partai lanjutan Grup H Liga Champions melawan AC Milan di San Siro, Milan, 23 November 2011. AFP PHOTO/GIUSEPPE CACACE

Jika bukan Messi, maka Xavi Hernandez sepertinya akan dinobatkan sebagai pemain terhebat dalam sejarah Barcelona. Namun, jika tanpa peran Xavi, Messi kemungkinan juga tak akan menjadi pemain seperti sekarang.  

Meskipun Messi punya chemistry lebih baik dengan Luis Suarez dan Dani Alves, tapi dari segi kualitas Messi tak pernah punya rekan setim sebaik Xavi. 

Pria berkebangsaan Spanyol itu merupakan salah satu gelandang tengah yang pernah ada di kancah sepak bola. Kemampuan Xavi membaca permain sulit ditandingi. 

Xavi merupakan salah sosok sentral di Barcelona ketika Messi datang. Mereka meraih berbagai prestasi hebat bersama-sama. Jika Xavi memberikan umpan, Messi dengan mudah menjebol gawang lawan.  Kerja sama di antaranya keduanya sangat simpel, tapi mematikan.