10 Rekomendasi Buku Bagus dan Inspiratif untuk Perempuan Indonesia

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Selamat Hari Buku Nasional! Sudah baca buku apa hari ini? Kegiatan membaca buku memang ada baiknya sudah jadi bagian dari kebutuhan dan keseharian kita. Membaca buku pun bisa jadi kegiatan yang memperkaya jiwa dan menambah pengetahuan. Selain itu, pastinya membaca buku bisa menghadirkan inspirasi baru dalam hidup.

Kali ini Fimela akan membagikan lima rekomendasi buku bagus untuk perempuan Indonesia. Buku-buku ini bisa menambah semangat dan motivasi bagi perempuan untuk bisa lebih tegar dalam menjalani hidup yang lebih bermakna. Selengkapnya, langsung saja simak rekomendasinya berikut ini, ya.

TERKAIT: 7 Rekomendasi Buku Bagus untuk Mengisi Bulan Ramadan yang Lebih Bermakna

TERKAIT: Hari Puisi Nasional 28 April, 5 Buku Kumpulan Puisi Ini Bisa Mengubah Hidupmu

TERKAIT: 5 Rekomendasi Novel Bagus dari Penulis Korea Selatan

1. Neng Koala

Neng Koala./Copyright Endah
Neng Koala./Copyright Endah

Berawal dari sebuah project blog www.nengkoala.id, sejumlah perempuan Indonesia menuliskan kisahnya menjadi mahasiswi di Australia. Dan sebagian kisah itu kemudian dibukukan dalam buku berjudul sama, Neng Koala. Buku ini disusun menjadi tujuh bagian, antara lain Berburu Beasiswa, Kisah-Kisah Keluarga, Kehidupan Kampus, Keseharian di Australia, Tips Praktis, Pertukaran Pelajar Magang Short Course dan Volunteering, serta Kembali ke Indonesia.

2. Jurnal Ph.D Mama

Jurnal Ph.D Mama./Copyright Endah
Jurnal Ph.D Mama./Copyright Endah

Menjalani studi S3 dan diterpa ujian hidup yang begitu berat pastinya tak mudah. Dalam buku Jurnal Ph.D Mama, ada kisah beberapa perempuan yang harus berjuang mengatasi ujian terkait kondisi kesehatannya sendiri (bergulat dengan endometriosis hingga ada yang divonis mengidap kanker payudara saat harus menyelesaikan disertasinya), ujian kehilangan buah hati, menjalani peran sebagai ibu dari anak-anak yang spesial, dan pengalaman memboyong keluarga serta bertahan hidup bersama keluarga di perantauan sambil menjalankan berbagai usaha.

3. I'mperfect

I'mperfect./Copyright Endah
I'mperfect./Copyright Endah

Meira Anastasia dalam bukunya, I'mperfect membagikan kisah dan pengalamannya soal bahagia menjadi diri sendiri. Bisa menerima diri sendiri apa adanya. Tak meratapi kelemahan atau kekurangan. Tapi berusaha mengoptimalkan berbagai hal baik untuk kebahagiaan diri sendiri dan juga orang tercinta.

4. Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam

Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam./Copyright Endah
Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam./Copyright Endah

Membaca novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam membuat kita kembali merenungkan banyak hal. Tentang hak-hak perempuan, tentang betapa berlikunya perjuangan seorang korban pelecehan seksual, dan tentang memaknai tradisi atau budaya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

5. Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan

Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan./Copyright Endah
Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan./Copyright Endah

Buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan berisi esai-esai yang informatif, inspiratif, dan menggugah terkait dunia perempuan. Kita diajak untuk ikut mendiskusikan berbagai macam teori psikologi feminis, perkembangan penelitian tentang hal-hal yang berkaitan dengan perempuan, dan juga membuka wawasan kita lebih dalam lagi soal diri kita sebagai perempuan.

Semoga rekomendasi buku di atas bisa jadi referensi membaca Sahabat Fimela sekalian, ya. Sekali lagi Selamat Hari Buku Nasional!

Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982

Foto Buku Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 Credit: goodreads.com
Foto Buku Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 Credit: goodreads.com

Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 merupakan novel yang penting. Banyak isu terkait perempuan dalam novel ini yang akan terus jadi bahan diskusi menarik. Novel ini tak hanya membuka mata kita mengenai masalah-masalah yang masih ada dan nyata dihadapi oleh kaum perempuan, melainkan juga menggugah kita untuk mengambil sikap serta berupaya mencari solusi terbaik agar bisa menjalani hidup yang lebih bermakna sebagai perempuan.

Love for Imperfect Things

Foto Buku Love for Imperfect Things Credit: goodreads.com
Foto Buku Love for Imperfect Things Credit: goodreads.com

Buku Love for Imperfect Things bisa menjadi salah satu buku yang dapat digunakan untuk mencari sejumlah sudut pandang baru soal cinta. Serta yang tak kalah penting adalah kita akan kembali diingatkan dan kembali didorong untuk mencintai diri sendiri terlepas dari semua ketidaksempurnaan yang kita punya.

The Hen Who Dreamed She Could Fly

Foto Buku The Hen Who Dreamed She Could Fly Credit: goodreads.com
Foto Buku The Hen Who Dreamed She Could Fly Credit: goodreads.com

Novel The Hen Who Dreamed She Could Fly merupakan novel yang sangat terkenal di Korea Selatan. Bahkan sudah terjual lebih dari dua juta eksemplar. Sosok Daun mewakili watak sebagian besar manusia yang ingin memiliki kebebasan. Ingin keluar jeratan dan bisa menjalani hidup sesuai impian. Mewujudkan sebuah im

I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2

Foto Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2 Credit: goodreads.com
Foto Buku I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2 Credit: goodreads.com

Didiagnosis mengidap distima, Baek Se Hee memerlukan proses yang tidak sebentar untuk bisa memperbaiki banyak hal dalam hidupnya. Kecenderungannya untuk terus membandingkan hidup dengan orang lain, merasa lebih buruk dibandingkan orang lain, merasa membenci diri sendiri, hingga merasa hidup seakan tidak berarti membuat banyak kekhawatiran dalam dirinya.

Ketika memilih untuk resign dari pekerjaannya, ada dilema yang ia rasakan. Merasa terus dibayangi luka masa lalu dan trauma di masa lalu membuatnya seakan terjebak pada lubang hitam yang tak ada habisnya. Bahkan berdialog dan berbicara dengan diri sendiri kadang terasa penuh liku.

The Things You Can See Only When You Slow Down

Foto Buku The Things You Can See Only When You Slow Down Credit: goodreads.com
Foto Buku The Things You Can See Only When You Slow Down Credit: goodreads.com

Buku The Things You Can See Only When You Slow Down bisa menjadi salah satu buku yang tepat untuk menemanimu istirahat. Buku yang ditulis oleh Haenim Sunim yang merupakan seorang biksu Zen dan mantan dosen di perguruan tinggi liberal arts di Massachusetts ini memuat beberapa esai pendek dan kumpulan kalimat mutiara yang bisa menjadi refleksi diri kita di tengah dunia yang sangat sibuk. Dibuka dengan bab berjudul Istirahat, buku ini memberi pengalaman membaca yang menenangkan dan membuat hati nyaman.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel