5 Rekrutan MU yang Tergolong Gatot : Harus Belajar Nih ke Arsenal, Man City dan Liverpool

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU)merupakan klub impian semua pemain di seluruh dunia. Nama-nama beken seperti George Best, Roy Keane, Peter Schmeichel, David Beckham, Rio Ferdinand, sampai Park Ji-sung adalah sekian pemain bintang yang pernah mengenakan jersey The Red Devils.

Kesuksesan MU tak lepas dari sentuhan magis pelatih kenamaan mereka, Sir Alex Ferguson. Aki-aki yang kini berusia 80 tahun itu menukangi Setan Merah dari 1986 hingga 2013.

 

Bisa Terpeleset

Di bawah arahannya, MU memenangkan banyak trofi dan menjadikan skuadnya salah satu tim yang sangat disegani di Eropa. Namun, tak semua keputusan Ferguson berujung sukses.

Sebagai manusia biasa, dia juga tak luput dari kesalahan. Satu di antaranya adalah soal keputusannya merekrut pemain.

Bukannya memberikan kontribusi signifikan, pemain-pemain tersebut malah meninggalkan stigma dalam perjalanan kepelatihan Ferguson. Di bawah ini ada lima pemain yang bisa jadi, pendukung fanatik MU sendiri sudah melupakannya karena bisa disebut gatot alias gagal total.

 

Mark Bosnich

2. Mark Bosnich - Kehadiran Peter Schmeichel membuatnya angkat kaki dari Manchester United. Sempat pulang ke Australia, kemudian tampil memukau bersama Aston Villa, membuat Sir Alex Ferguson memanggilnya pulang. (www.footballstar.co)
2. Mark Bosnich - Kehadiran Peter Schmeichel membuatnya angkat kaki dari Manchester United. Sempat pulang ke Australia, kemudian tampil memukau bersama Aston Villa, membuat Sir Alex Ferguson memanggilnya pulang. (www.footballstar.co)

Awalnya, Bosnich diharapkan bisa menggantikan peran Peter Schmeichel. Maklum, sang kiper kenamaan asal Denmark itu memutuskan meninggalkan Old Trafford pada 1999.

Hanya saja, Bosnich yang direkrut dari Aston Villa gagal memenuhi ekspektasi. Ferguson lalu mencari kiper lain dan akhirnya mendapatkan si gundul Fabien Barthez.

Alhasil, Bosnich turun pangkat jadi kiper ketiga dan lebih sering duduk di bangku cadangan. Bosnich cabut dari MU pada 2001 tanpa kesan mendalam sedikit pun.

 

Michael Clegg

Gayanya sih oke. Tapi sayang nasibnya memble. Kasihan Clegg, Mimpinya mengenakan jersey kebangaan Setan Merah tak berlangsung lama.

Padahal, setelah merampungkan pendidikan di Akademi United (1993-1995), defender kelahiran 4 Juli 1977 berharap bisa mendapatkan satu tempat permanen di skuad utama. Sayang, dia kalah bersaing dan hanya mengemas sembilan kesempatan tampil di tim utama.

Selanjutnya, MU meminjamkan Clegg ke Ipswich Town dan Wigan Athletic sebelum akhirnya dilepas secara resmi ke Oldham Athletic pada 2002.

 

Roy Carroll

Sempat mencuri perhatian, eh... Carrol malah tenggelam bak ditelan bumi. Musim 2004/2005 adalah musim yang indah bagi penjaga gawang berpostur hampir dua meter ini.

Setelah itu kontraknya tak terpanjang dan dipersilahkan angkat koper dari Old Trafford. Sejak diboyong dari Wigan Athletic pada 2001, Carroll tampil angot-angotan yang membuat bos Ferguson gemas.

Walau akhirnya bisa tampil ciamik, tapi kesabaran Ferguson sudah habis.

 

Alan Smith

6. Alan Smith - Pemain asal Inggris ini pernah sesumbar tak akan pernah bermain untuk Manchester United. Nasib membawanya ke jalan berbeda, Leeds terdegradasi dan Ia pun merapat ke Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)
6. Alan Smith - Pemain asal Inggris ini pernah sesumbar tak akan pernah bermain untuk Manchester United. Nasib membawanya ke jalan berbeda, Leeds terdegradasi dan Ia pun merapat ke Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)

Sebagai striker, Smith memang bukan kaleng-kaleng. Tinggi tegap dengan sorotan mata tajam, Smith tak ubahnya monster di jantung pertahanan lawan.

Kedua kakinya kuat dan tendangannya keras. Sial, Smith yang dipinang dari Leeds United pada 2004 harus menepi lantaran dibekap cedera usai bentrok kontra Liverpool.

Lebih kurang tujuh bulan dia berurusan dengan tim medis. Akibatnya, pelan namun pasti performanya menurun dan gagal mencapai performa terbaiknya. Pada 2007 dia meninggalkan MU dan mengadu nasib ke Newcastle United.

 

David May

Legenda Manchester United David May (kiri) dan Denis Irwin menjawab pertanyaan jelang pemberian hadiah Chevrolet Fan Club 2017 di Jakarta, Jumat (17/3). Empat pemenang berhak hadiah perjalanan ke Stadion Old Trafford. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Legenda Manchester United David May (kiri) dan Denis Irwin menjawab pertanyaan jelang pemberian hadiah Chevrolet Fan Club 2017 di Jakarta, Jumat (17/3). Empat pemenang berhak hadiah perjalanan ke Stadion Old Trafford. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Selintas namanya mirip dengan gitaris grup legendaris Quenn, Brian May. Tapi keduanya tak ada hubungan darah dan tentunya juga beda nasib.

David May yang kini tambun dan berusia 52 tahun tercatat sebagai pemain MU dari 1994 hingga 2003. Bek tak banyak bicara itu diboyong Ferguson dari Blackburn Rovers.

Sembilan tahun di MU tak membuat David May mendapat banyak menit bermain. Dia jadi pemain magabut alias makan gaji buta. Tanpa keringat dan kerja keras, yang penting gaji tetap mengalir ke rekening.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel