5 Siasat Membangun Relasi Kerja meski dari Rumah

Liputan6.com, Jakarta Meskipun saat ini sedang diterapkan kebijakan jaga jarak, namun hal itu bukan berarti Anda tidak bisa membangun jaringan untuk meningkatkan karier kerja. Karena sangat penting membangun jaringan saat Anda aktif mencari pekerjaan.

"Jika Anda tidak berjejaring, mungkin ada sejumlah besar kemungkinan pekerjaan yang bahkan tidak akan Anda dengar," kata penulis "Entrepreneurial You” Dorie Clark, yang dilansir dari laman CNN Business, Rabu (13/5/2020).

Memang menyenangkan membangun relasi atau jaringan dengan mengobrol di kedai kopi, tapi saat ini hal tersebut terpaksa harus Anda hindari. Lalu bagaimana agar Anda masih bisa membangun relasi  dari rumah?

Berikut 5 cara yang bisa Anda terapkan supaya bisa membangun relasi secara professional:

1. Buat Resume yang Meyakinkan 

"Pekerjaan terbaik biasanya datang dari teman, kolega, dan kenalan," kata Clark. Jadi terus bina hubungan ini.

Orang-orang yang sudah mengetahui latar belakang dan kepercayaan kerja bisa menjadi sekutu terbaik Anda. Mereka dapat memberikan wawasan tentang perusahaan, meneruskan resume atau menghubungkan Anda dengan seseorang di dalam perusahaan yang diminati.

Misalnya, jika Anda mencoba masuk ke industri baru, tanyakan apakah mereka mengenal seseorang di bidang yang dapat menghubungkan dengan atau membagikan daftar perusahaan yang Anda tertarik bekerja untuk melihat apakah mereka memiliki saran untuk ditambahkan.

2. Bangkitkan kembali hubungan yang tidak aktif

Kita semua memiliki hubungan yang telah kita lupakan. Apakah mereka mantan kolega, teman sekamar kuliah atau tetangga sebelumnya yang bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Mungkin saat bertemu kembali dengan rekan lama akan membuat Anda canggung saat mengobrol. Oleh karena itu, Anda bisa membangkitkan kembali hubungan yang sebelumnya dingin menjadi hangat.

Kuncinya cukup beri tahu orang tersebut bahwa Anda memikirkannya dan tanyakan bagaimana keadaannya.Jika Anda mendapat respons, itu membuka pintu bagi untuk memberikan pembaruan pada situasi Anda.

Clark menyarankan untuk mengatakan sesuatu seperti: Saya baik-baik saja, tetapi sayangnya diberhentikan baru-baru ini dan jika Anda memiliki petunjuk atau saran tentang posisi yang cocok, bilanglah bahwa Anda akan berterima kasih.

 

3. Hadiri acara jejaring virtual

Ilustrasi relasi. (dok. Pixabay.com/SCY/Putu Elmira)

Banyak acara jejaring tatap muka telah berpindah secara online, jadi lihatlah kalender organisasi yang berlaku, asosiasi alumni sekolah Anda dan jelajahi situs web jaringan seperti LinkedIn atau MeetUp untuk pertemuan virtual.

Aturan yang sama berlaku untuk acara tatap muka, seperti melakukan pembicaraan singkat tentang diri Anda untuk kenalan baru, persiapkan permulaan percakapan dan dapatkan informasi kontak dan tindak lanjut setelah acara berakhir.

4. Manfaatkan momen

Waktu makan malam bisa menjadi cara yang bagus untuk bertemu orang baru, tetapi juga membutuhkan banyak pekerjaan. Jauh lebih mudah sekarang ketika semua orang menyediakan minuman dan makanan mereka sendiri di rumah masing-masing.

Maka dari itui siapkan jam obrolan virtual dengan beberapa kenalan yang memiliki pekerjaan dan minta mereka memperpanjang undangan ke satu atau dua orang baru.

Namun, Anda tidak dapat menghindari semua tugas hosting: Pastikan perkenalan dibuat dan memiliki beberapa pertanyaan terencana untuk membantu orang berbicara.

"Kami menyebutnya 'pertanyaan meja. Semua orang berkeliling, dan menjawab satu pertanyaan spesifik dan kami mencoba membuatnya menarik dan cukup terbuka sehingga pada akhirnya orang merasa seperti mereka telah mengetahui siapa orang itu,” kata Clark.

Menurut Clark pertanyaan yang bagus adalah apa yang telah Anda pelajari tentang diri sendiri sejak pandemi ini dimulai?

Selain itu Clark mengaku, baru-baru ini berpartisipasi dalam pesta koktail online di mana salah satu tamu berbagi bahwa startup-nya kemungkinan akan ditutup dan bahwa peserta lain sedang mencari kepala petugas teknologi. Keduanya terhubung setelahnya.

5. Tingkatkan visibilitas 

Mulai buat konten di bidang keahlian Anda untuk mendapatkan lebih banyak pemaparan. Hal itu bisa berarti blogging, memposting video informasi dan aktif di LinkedIn dan media sosial lainnya.

Semakin banyak Anda menunjukkan keahlian dan pengalaman, semakin banyak dapat menarik perhatian orang lain di bidang Anda.

Maka hal ini bisa menjadi peluang bagus untuk menyempurnakan dan memperbarui kualitas pribadi Anda.