5 Stadion Paling Berisik di Dunia: Suporter Liverpool Gahar Banget, Kandang Galatasaray bak Neraka

Bola.com, Jakarta - Menonton sepak bola langsung di stadion bisa menjadi pengalaman magis bagi suporter. Coba saja tanya ke suporter klub-klub top seperti Manchester United, Liverpool, Real Madrid, Barcelona, AC Milan, Juventus, dan masih banyak lagi.

Suporter dianggap sebagai pemain ke-12 bagi tim saat bermain di kandang. Mereka kerap memberikan dukungan yang membuat semangat pemain naik berlipat-lipat.

Selain itu, aksi intimidasi kepada tim lawan membuat tim tamu bisa kena mental saat berlaga. Tentu para suporter ini harus militan dan memberikan dukungan selama 90 menit.

Bak seorang pemain yang tengah bertarung di lapangan, para suporter tersebut juga tidak kenal lelah memberikan dukungannya. Meski timnya tertinggal, mereka tetap berteriak lantang memberi dukungan.

Dari ratusan suporter yang lantang berteriak ini, ada sejumlah stadion yang paling berisik di dunia. Stadion ini selalu ramai ketika timnya berlaga dan para suporter ini selalu berisik saat memberikan dukungan.

Berikut 5 stadion paling berisik di dunia, salah satunya milik Liverpool. Mari langsung kita simak.

 

5. Anfield (Liverpool)

<p>Pemain berdebat dengan wasit selama pertandingan lanjutan Liga Inggris antara Liverpool dan Everton di stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Minggu (24/4/2022). Tambahan tiga poin membuat Liverpool tetap di posisi kedua dengan 79 poin dari 33 laga, selisih satu angka dari Man City di posisi pertama. (AP Photo/Jon Super)</p>

Pemain berdebat dengan wasit selama pertandingan lanjutan Liga Inggris antara Liverpool dan Everton di stadion Anfield di Liverpool, Inggris, Minggu (24/4/2022). Tambahan tiga poin membuat Liverpool tetap di posisi kedua dengan 79 poin dari 33 laga, selisih satu angka dari Man City di posisi pertama. (AP Photo/Jon Super)

Selama bertahun-tahun, Anfield tetap menjadi salah satu stadion terbaik di dunia dalam kategori jumlah kehadiran penonton, popularitas, dan status. Terutama untuk tribune yang bernama stand Kop.

Kop merupakan stand tingkat tunggal terbesar di dunia. Tribune ini menampung ribuan pendukung tuan rumah yang paling vokal dan bersemangat yang biasa dikenal publik sebagai Kopites.

Dalam survei 2011 oleh Fan Chants, terungkap bahwa kebisingan pendukung Liverpool mencapai level 97 desibel. Angka ini lebih unggul dari rival mereka yakni Manchester United yakni 94 desibel.

 

4. Stadion San Paolo (Napoli)

Pemain Napoli Lorenzo Insigne melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Inter Milan lewat tendangan penalti pada pertandingan sepak bola Liga Italia di Stadion Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italia, 12 Februari 2022. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Pemain Napoli Lorenzo Insigne melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Inter Milan lewat tendangan penalti pada pertandingan sepak bola Liga Italia di Stadion Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italia, 12 Februari 2022. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Dengan kapasitas 60.240, Stadio San Paolo adalah stadion sepak bola terbesar ketiga di Italia, hanya kalah dari San Siro dan Stadio Olimpico. Jadi tidak mengherankan penggemar Napoli adalah salah satu yang paling berisik  di dunia.

Pengunjung ke kota Naples biasanya berkomentar bagaimana seluruh kota tampaknya bergetar ketika ada pertandingan berlangsung di Stadion San Paolo. Napoli begitu ditakuti ketika lawan harus bermain di kandang mereka.

Para Ultras Napoli tidak berhenti bernyanyi saat tim kebanggaannya berlaga. Kini, Stadion San Paolo berganti nama menjadi Stadion Diego Armando Maradona setelah kematian legenda Napoli dan Argentina itu.

 

3. Westfalen Stadion (Borussia Dortmund)

Gelandang Dortmund, Mahmoud Dahoud, melewat gelandang Bayern Munchen, Arturo Vidal, pada laga Piala Super Jerman di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Sabtu (5/8/2017). Bayern Munchen menang adu penalti 5-4 atas Dortmund. (AFP/Patrik Stollarz)
Gelandang Dortmund, Mahmoud Dahoud, melewat gelandang Bayern Munchen, Arturo Vidal, pada laga Piala Super Jerman di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Sabtu (5/8/2017). Bayern Munchen menang adu penalti 5-4 atas Dortmund. (AFP/Patrik Stollarz)

Klub Bundesliga, Borussia Dortmund, tidak hanya merupakan tim raksasa dengan segudang prestasi. Mereka juga mesuk ke jajaran klub yang memiliki jumlah suporter terbanyak di dunia.

Kebisingan juga terus terjadi saat Borussia Dortmund berlaga di Westfalen Stadion atau dikenal dengan nama Signa Iduna Park. Asal suara bising ini berawal dari South Bank yang merupakan satu sisi dari empat tribune di dalam stadion.

South Bank memiliki kapasitas 24.454 penonton dan selalu terisi penuh meski mereka harus berdiri. Suporter Dortmund juga memenuhi stadion lawan meski saat itu timnya berlaga di kandang lawan.

 

2. Stadion Inonu (Besiktas)

Stadion Inonu di Istanbul hanya memiliki kapasitas 32.145. Jumlah tersebut memang sangat kecil dibandingkan dengan stadion kandang klub-klub besar Eropa.

Meski kecil, namun para suporter selalu memenuhi stadion saat Besiktas berlaga di Liga Turki maupun Liga Champions. Bahkan kebisingan mereka paling tinggi mencapai 132 desibel saat Besiktas melawan Liverpool, yang tentu lebih keras dari suara pesawat terbang.

Kenyaringan di Stadion Inonu juga membuat kiper Manchester United Ben Foster ketakutan saat menghadapi Besiktas. Penyebabnya, karena instruksi darinya maupun rekan setim hingga pelatih tidak terdengar.

 

1. Turk Telecom Arena (Galatasaray)

Aksi individual Cristiano Ronaldo melewati barisan pertahanan Galatasaray pada babak penyisihan Grup B Liga Champions antara Galatasaray vs Real Madrid di Stadion Turk Telecom Arena, Istanbul (17/09/2013). (AFP/
Aksi individual Cristiano Ronaldo melewati barisan pertahanan Galatasaray pada babak penyisihan Grup B Liga Champions antara Galatasaray vs Real Madrid di Stadion Turk Telecom Arena, Istanbul (17/09/2013). (AFP/

Tidak hanya saat big match, kebisingan selalu terjadi setiap Galatasaray berlaga di Turk Telecom Arena. Kebisingan yang mencapai 132 desibel di stadion ini juga tercatat di Guinness World Records.

Pemain Manchester United selalu mengalami mimpi buruk saat harus bermain ke kandang ke Galatasaray. Para penggemar menyambut mereka dengan spanduk "selamat datang di neraka" dan "Hei Man United, ini adalah 48 jam terakhir Anda".

Begitulah permusuhan di lapangan sehingga petugas polisi dengan perlengkapan anti huru hara dikerahkan untuk melindungi para pemain dari kerumunan. Jika Anda berkunjung ke stadion ini saat laga Galatasaray, maka Anda harus siap menjaga kesehatan gelendang telinga.

Sumber: Sportkeeda 

 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel