5 Strategi Membangun Bisnis di Tengah Pandemi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tahun 2020 menjadi tahun yang lebih rumit dari biasanya karena pandemi COVID-19. Namun, itu bukanlah krisis pertama yang semua orang hadapi dalam 20 tahun terakhir.

Banyak orang yang menghadapi masa ekonomi yang sulit, dan banyak juga yang mengundurkan diri. Krisis biasanya merupakan momen di mana Anda melakukan perubahan yang telah Anda tunda demi kenyamanan.

Lalu, bagaimana membuat Personal Business Plan Anda sendiri untuk bertahan dari krisis? Berikut 5 cara membuat rencana bisnis pribadi dilansir dari laman Entrepreneur.com, Kamis (29/10/2020).

1. Ambil Perspektif

Krisis biasanya merupakan momen di mana Anda membuat perubahan yang Anda tunda demi kenyamanan. Jadi peluang yang ditawarkan pandemi kepada kita ini penting untuk berani menetapkan tujuan baru.

Pada titik inilah Anda harus mulai menetapkan tujuan dan mulai menetapkan tenggat waktu yang realistis. Tujuan abadi tidak lebih dari niat baik.

2. Ringkasan Eksekutif

Cobalah untuk meletakkan di atas kertas di mana Anda saat ini "berdiri" dan apa yang benar-benar ingin Anda lakukan. Hidup Anda adalah perusahaan terpenting yang akan Anda bangun. Jika Anda melakukannya untuk bisnis lain, mengapa tidak untuk hidup Anda?.

Jelaskan tujuan karir Anda, masa depan yang Anda inginkan untuk karir Anda, dan apa yang benar-benar Anda sukai.

3. Misi dan Visi

Di mana nilai Anda bagi masyarakat? Apakah Anda melakukan apa yang Anda sukai? Mengapa atau mengapa tidak? Ini melakukan analisis di mana Anda berada dan apa yang Anda inginkan.

Serta ini juga berfungsi untuk mengidentifikasi warisan yang akan Anda tinggalkan, jika Anda bisa dan bagaimana Anda harus bertindak untuk mencapainya. Bagaimana cara melakukannya? Duduklah di depan buku catatan dan tulis dua rencana bisnis.

Satu tempat Anda menulis bagaimana dan di mana Anda ingin berada dalam 5 sampai 10 tahun.

Di tempat lain Anda menulis bagaimana dan di mana Anda ingin berada dalam 5 sampai 10 tahun dalam versi terbaik Anda, yaitu, jika Anda memiliki semua sumber daya yang Anda butuhkan.

Selanjutnya

Ilustrasi Grafik Perkembangan, Penjualan, dan atau Pencapaian Perusahaan dan Bisnis. Kredit: Freepik
Ilustrasi Grafik Perkembangan, Penjualan, dan atau Pencapaian Perusahaan dan Bisnis. Kredit: Freepik

4. Identifikasi SWOT Anda

Analisis SWOT atau SWOT merupakan ujian untuk mengetahui kekuatan, peluang, kelemahan dan ancaman. Untuk mengetahui lebih lanjut: Apa itu analisis SWOT atau SWOT?

Pikirkan tentang bagaimana Anda sebagai "produk", siapa Anda, apa karakteristik Anda, apa yang perlu ditingkatkan dan apa yang harus dipersiapkan.

5. Identifikasi Sumber Daya Utama

Apa tim yang Anda miliki untuk mencapai tujuan Anda? Mereka bisa menjadi teman, keluarga, kontak, mentor, singkatnya, siapa saja yang membantu Anda tumbuh.

Apa yang Anda butuhkan untuk mulai bekerja menuju tujuan Anda? Artinya, kenali pengeluaran terpenting yang harus Anda buat untuk mencapai tujuan Anda dan aset mana yang harus Anda mulai bergerak selama 90 hari ke depan.

Bagi Anda yang khawatir akan pandemi, ada kabar baik dan kabar buruk. Satu hal yang baik adalah tidak peduli berapa lama krisis ini, itu akan berakhir. Kabar buruknya adalah yang lain akan datang. Anda hanya bisa bersiap jika Anda tahu bagaimana mengambil perspektif. ReplyForward

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: