5 Superstar yang Selangkah Lagi Gabung Klub Raksasa Liga Inggris tapi Zonk, MU Paling Sering Merana

Bola.com, Jakarta - Banyak pesepak bola papan atas dunia meraup kesuksesan saat berkarier di Liga Inggris. Mereka mampu meraup ketenaran hingga gaji fantastis saat mentas di kompetisi negeri Ratu Elizabeth.

Liga Inggris menjadi daya tarik bagi para pesepakbola dari berbagai penjuru dunia, karena menjanjikan gemerlap dan persaingan yang berbeda dibanding liga-liga lainnya.

Para suporter Liga Inggris biasanya sangat senang jika ada rumor klub yang mereka dukung mendatangkan pemain berstatus superstar. Namun, mereka kemudian menjadi kecewa karena sang superstar ogah tampil di Liga Inggris.

Ada sejumlah alasan para superstar ini batal pindah ke Liga Inggris. Misalnya proses negosiasi yang gagal mencapai kesepakatan karena keinginan pemain yang tidak terkabul hingga mengalami cedera.

Berikut 5 pemain superstar yang gagal pindah ke Liga Inggris. Padahal para suporter sangat berharap sang pemain bermain untuk klubnya.

 

1. Mario Gomez

6. Mario Gomez - Bomber timnas Jerman punya ritual unik sebelum merumput. Penyerang yang pernah membela Bayern Munchen tersebut akan selalu menggunakan toilet paling kiri, baik itu di toilet kandang maupun tandang. (AFP/Christif Stache)
6. Mario Gomez - Bomber timnas Jerman punya ritual unik sebelum merumput. Penyerang yang pernah membela Bayern Munchen tersebut akan selalu menggunakan toilet paling kiri, baik itu di toilet kandang maupun tandang. (AFP/Christif Stache)

Mario Gomez menjadi striker paling mematikan di zamannya. Dia mampu tampil baik saat memperkuat Stuttgart hingga Timnas Jerman.

Pada 2009, Chelsea sangat ngebet mendatangkannya. Namun, sang pemain lebih memilih untuk hijrah ke Bayern Munchen dan mencetak 113 gol dalam empat musim.

Saat meninggalkan Bayern pada 2013, Gomez kembali menjadi sasaran beberapa tim Premier League seperti Manchester United dan West Ham. Dia akhirnya memutuskan untuk pindah ke Fiorentina dan kemudian pensiun di Stuttgart pada 2020.

 

2. Ronaldinho

Ronaldinho (Bandana) - Mantan bintang Barcelona ini kerap menggunakan bandana saat berlaga di lapangan hijau. Asesoris tersebut digunakan agar tidak menggangu penglihatan karena rambut yang panjang. (Foto:AFP/Andrew Yates)
Ronaldinho (Bandana) - Mantan bintang Barcelona ini kerap menggunakan bandana saat berlaga di lapangan hijau. Asesoris tersebut digunakan agar tidak menggangu penglihatan karena rambut yang panjang. (Foto:AFP/Andrew Yates)

Pada musim panas 2003, berita masa depan bintang Brasil Ronaldinho mendominasi berita utama saat dikabarkan diminati Manchester United, Chelsea, dan Barcelona. Penyerang PSG itu memiliki banyak pilihan tetapi hanya ada satu tujuan dalam pikirannya.

"Itu (Man United) hampir terjadi. Itu adalah masalah 48 jam tetapi Sandro Rosell telah mengatakan kepada saya jauh sebelum saya mendapat tawaran: 'jika saya menjadi presiden Barca, apakah Anda akan datang?' Aku bilang ya. Saya mengatakan kepada Inggris bahwa saya telah memilih Barca. Itu adalah pilihan yang tepat," kata Ronaldinho.

Superstar Brasil itu menghabiskan lima tahun yang sukses di Catalunya, menjadi salah satu pesepak bola paling dihormati di dunia. Ronaldinho lalu bergabung ke raksasa Serie A AC Milan dengan status bebas transfer hingga akhirnya kembali ke Amerika Selatan.

 

3. Franck Ribery

Franck Ribery gagal meraih penghargaan Ballon d'Or edisi 2013 akibat perubahan sistem voting. Awalnya, voting hanya dilakukan oleh jurnalis, sedangkan sistem terbaru ditambahkan suara dari kapten timnas dan pelatih. Jika menggunakan sistem lama, Ribery unggul daripada Ronaldo. (AFP/Christof Stache)
Franck Ribery gagal meraih penghargaan Ballon d'Or edisi 2013 akibat perubahan sistem voting. Awalnya, voting hanya dilakukan oleh jurnalis, sedangkan sistem terbaru ditambahkan suara dari kapten timnas dan pelatih. Jika menggunakan sistem lama, Ribery unggul daripada Ronaldo. (AFP/Christof Stache)

Seorang pemain sayap cepat dan cerdik, Franck Ribery seharusnya memenangkan Ballon d'or setidaknya sekali dalam kariernya. Para suporter Liga Inggris gagal melihat penampilan Ribery di luar Liga Champions.

Pemain Prancis berbakat itu menjadi target Chelsea pada 2009 dan klub London Barat itu gagal dengan tawaran 60 juta euro plus Jose Bosingwa untuk memancingnya ke London. Namun, penggemar Chelsea harus kecewa karena Ribery ogah pindah.

Ribery setia dengan klub Liga Jerman, Bayern Munchen, selama 12 tahun. Ribery kemudian bergabung dengan Fiorentina pada 2019 setelah selesai kontraknya dengan Bayern dan masih bermain di usia 39 tahun dengan seragam Salernitana.

 

4. Wesley Sneijder

2. Wesley Sneijder – Pria 34 tahun ini memulai karier profesional pada musim 2002/03 bersama Ajax Amsterdam. Mantan bintang Inter Milan ini dinilai sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah diproduksi akademi Ajax. (AFP/Vincenzo Pinto)
2. Wesley Sneijder – Pria 34 tahun ini memulai karier profesional pada musim 2002/03 bersama Ajax Amsterdam. Mantan bintang Inter Milan ini dinilai sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah diproduksi akademi Ajax. (AFP/Vincenzo Pinto)

Manchester United pernah kehilangan tanda tangan Wesley Sneijder ketika semuanya sudah terasa dekat. Setelah meninggalkan Real Madrid dan Inter Milan, Sneijder sangat Setan Merah buru.

Namun, MU gagal mendatangkannya. Manager MU saat itu Sir Alex Ferguson bahkan berdalih dia tidak menginginkan Sneijder lagi untuk menutupi kegagalan timnya memboyong pemain Belanda ini.

Setelah dari Inter Milan, Sneijder masih mentas di Liga Champions bersama Galatasaray. Sneijder mengakhiri kariernya pada 2019 setelah bermain untuk OGC Nice dan Al-Gharafa.

 

5. David Villa

5. David Villa (Barcelona) - Kekacauan keuangan yang dialami Valencia memaksa klub tersebut harus menjual pemain bintangnya ini. Mahar sebeasar 34 juta pounds dari Barcelona akhirnya diterima Los Che untuk menyelamatkan klub. (EPA/Andreu Dalmau)
5. David Villa (Barcelona) - Kekacauan keuangan yang dialami Valencia memaksa klub tersebut harus menjual pemain bintangnya ini. Mahar sebeasar 34 juta pounds dari Barcelona akhirnya diterima Los Che untuk menyelamatkan klub. (EPA/Andreu Dalmau)

David Villa menjadi buruan para klub raksasa Liga Inggris. Mulai dari Liverpool, Chelsea hingga Manchester United sama-sama ingin memiliki striker berpaspor Spanyol ini.

Namun impian para klub Liga Inggris untuk meminangnya gagal. Villa lebih tertarik bergabung bersama Pep Guardiola dan Lionel Messi di Barcelona.

Pada 2013, Villa kembali menjadi kaitan dengan klub Liga Inggris, Arsenal usai kontraknya bersama Barcelona berakhir. Namun Villa lebih tertarik untuk bertahan di Spanyol bersama Atletico Madrid dan memupus impian Arsene Wenger.

Sumber: Planet Football

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel