5 Tanda Terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang Perlu Anda Ketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Musim hujan telah tiba. Curah hujan yang tinggi berpotensi terciptanya banyak genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk.

Anda bisa mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk dengan mengintensifkan fogging atau pengasapan. Selain itu, menggunakan obat anti nyamuk yang bisa mencegah gigitan dan rutin membersihkan rumah.

Di tengah kondisi ini, sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan, satu di antaranya mencegah penyakit demam berdarah dengeu (DBD). Musim hujan penyakit ini sering bermunculan yang disebabkan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk ini. Begitu tubuh seseorang digigit nyamuk yang membawa virus dengue, dampaknya pada tubuh pasien DBD bisa beragam.

Terkadang gejala DBD tidak menunjukkan tanda-tanda, banyak orang yang tidak segera berobat karena tidak menyadari terinfeksi virus dengue.

Untuk menghindari dampak buruk, sebaiknya diri sendiri maupun keluarga perlu mengetahui perbedaan tanda atau gejala yang muncul sehingga tak mengabaikannya.

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti bisa menyerang siapa saja, mulai anak-anak hingga dewasa.

Berikut ini beberapa tanda umum dari penyakit demam berdarah dengeu (DBD) yang perlu diketahui, dikutip dari Mayoclinic, Kamis (14/1/2021).

Tanda-Tanda Demam Berdarah Dengue

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti, DBD. (Photo on Pixabay)
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti, DBD. (Photo on Pixabay)

Gejala demam berdarah biasanya berlangsung terus-menerus selama 2-7 hari. Suhu badan mendadak tinggi hingga 40 derajat Celcius.

Kemudian turun dengan cepat dan biasanya diikuti gejala lain, seperti:

1. Sakit kepala

Setelah mengalami demam, beberapa jam kemudian pengidap akan merasakan sakit kepala parah. Biasanya rasa sakit terjadi di sekitar dahi.

Sakit kepala parah juga disertai dengan sakit pada bagian belakang mata.

2. Nyeri pada otot

Pengidap akan merasakan nyeri pada bagian otot dan sendi. Gejala ini disertai dengan tubuh menggigil dan berkeringat.

3. Mual dan Muntah

Pada beberapa orang, masalah pencernaan juga bisa terjadi, seperti mual dan muntah. Bagian perut atau punggung terasa tidak nyaman. Gejala DBD yang satu ini bisa terjadi selama dua sampai empat hari.

Tanda-Tanda Demam Berdarah Dengue

Ilustrasi ruam atau bintik-bintik merah, DBD. (Photo on Freepik)
Ilustrasi ruam atau bintik-bintik merah, DBD. (Photo on Freepik)

4. Dehidrasi

Gejala satu ini perlu Anda perhatikan karena cukup rentan terjadi. Pengidap akan kehilangan terlalu banyak cairan akibat demam tinggi dan sering muntah.

Dehidrasi akibat DBD biasanya lebih sering ditemukan pada pasien anak-anak dibanding dengan orang dewasa. Anda harus perhatikan keseimbangan cairan dalam tubuh selama masa pemulihan pasca demam berdarah.

Tak hanya air putih, Anda juga dapat mengonsumsi atau memberikan cairan lain yang mengandung nutrisi seperti vitamin C dan elektrolit.

5. Ruam atau Bintik-Bintik Merah

Munculnya ruam atau bintik-bintik merah merupakan gejala khas dari penyakit DBD. Biasanya dapat muncul di area wajah, leher, dan dada dalam waktu 24-48 jam sejak gejala pertama muncul. Selanjutnya, bintik-bintik merah yang disebut dengan petechiae akan terlihat 3-5 hari kemudian.

Ruam pada DBD biasanya disebabkan oleh pelebaran pembuluh kapiler yang berada tepat di bawah kulit, sedangkan bintik-bintik merah diduga merupakan respons sistem imun tubuh dalam melawan virus dengue.

  • Dua gejala di atas merupakan gejala utama dari demam berdarah dengue. Dalam beberapa kasus, kebanyakan orang pulih dalam seminggu atau lebih. Namun, sebagian lainnya memburuk dan bisa mengancam jiwa. Ini disebut dengue parah, demam berdarah dengue atau sindrom syok dengue. Demam berdarah parah terjadi ketika pembuluh darah Anda rusak dan bocor. Jumlah sel pembentuk gumpalan (trombosit) dalam aliran darah Anda turun.

Tanda-Tanda Demam Berdarah Dengue Parah

Ilustrasi penyakit DBD. (Photo on Freepik)
Ilustrasi penyakit DBD. (Photo on Freepik)

Pada fase ini, Anda harus waspada dan merupakan keadaan darurat yang mengancam jiwa.

Tanda peringatan biasanya dimulai satu atau dua hari pertama setelah demam Anda hilang, dan mungkin termasuk:

  • Sakit perut yang parah

  • Muntah terus menerus

  • Pendarahan dari gusi atau hidung Anda

  • Darah dalam urine, tinja, atau muntahan Anda

  • Pendarahan di bawah kulit, yang mungkin terlihat seperti memar

  • Napas yang sulit atau cepat

  • Kelelahan

  • Lekas ​​marah atau gelisah

Sumber: Mayoclinic

Dapatkan kumpulan artikel tanda-tanda lainnya dengan mengeklik tautan ini.