5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin dan Cara Mengatasinya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Apakah Anda mengalami kerontokan rambut yang parah atau penglihatan buruk di malam hari? Bisa jadi Anda mengalami kekurangan vitamin. Dalam menjaga kesehatan tubuh, setiap individu tentunya membutuhkan vitamin dan mineral.

Bila Anda kekurangan vitamin dan mineral biasanya akan terlihat beberapa gejala dari tubuh Anda. Berikut beberapa tanda paling umum dari kekurangan vitamin dan mineral serta cara mengatasinya, seperti melansir dari Healthline, Rabu (15/9/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Rambut dan kuku mudah rapuh

Ilustrasi kutikula kuku. (boldsky.com)
Ilustrasi kutikula kuku. (boldsky.com)

Salah satu gejala ini menunjukkan bahwa Anda kekurangan biotin atau biasa dikenal sebagai vitamin B7. Biasanya vitamin ini membantu mengubah makanan menjadi energi.

Orang yang kekurangan vitamin B7 sangat jarang terjadi. Namun bila Anda termasuk salah satunya, Anda akan mengalami gejala rambut dan kuku yang rapuh atau menipis.

Selain itu, juga terdapat gejala lain dari kekurangan biotin seperti kelelahan yang parah, nyeri otot, kram dan sering kesemutan di tangan dan kaki. Beberapa hal juga dapat menyebabkan Anda kekurangan biotin atau vitamin B7.

Bila Anda mengalami hal tersebut, Anda dapat mengkonsumsi makanan yang kaya akan biotin seperti kuning telur, ikan, daging, susu, kacang-kacangan, brokoli, ubi jalar dan pisang.

2. Rambut rontok

Ilustrasi Rambut Rontok Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Rambut Rontok Credit: pexels.com/pixabay

Rambut rontok memang lumrah dialami setiap individu. Namun kerontokan rambut yang normal hanya 100 helai rambut per hari. Bila ada mengalami kerontokan yang parah, ini bisa jadi pertanda bahwa mungkin Anda kekurangan kadar zat besi.

Bila Anda mengalami gejala ini, Anda dapat mengkonsumsi daging, ikan, telur, sayuran serta kacang-kacangan yang mengandung sumber zat besi yang baik untuk tubuh Anda. Makanan ini juga mengandung biotin seperti yang ditemukan pada kuning telur.

3. Sariawan

Ilustrasi sariawan (sumber: iStockphoto)
Ilustrasi sariawan (sumber: iStockphoto)

Bila Anda cukup sering mengalami sariawan, ini bisa jadi pertanda bahwa Anda kurang asupan vitamin atau mineral. Sariawan adalah akibat dari kekurangan zat besi atau vitamin B.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 28 persen pasien yang mengalami sariawan diakibatkan oleh kurangnya vitamin B1, B2 dan B6. Biasanya mereka juga mengalami sudut mulut dan bibir yang pecah-pecah atau berdarah karena air liur yang berlebih atau dehidrasi.

Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1, B2 dan B6 seperti daging, ikan, telur, susu, sayuran bertepung dan kacang-kacangan. Makanan ini dapat membantu Anda mengurangi gejala tersebut.

4. Gusi berdarah

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

Terkadang saat kita menyikat gigi terlalu kasar dapat menyebabkan gusi berdarah. Nyatanya tidak hanya itu saja, tetapi kekurangan vitamin C juga menjadi salah satu penyebabnya.

Kekurangan vitamin C dapat terjadi bila Anda mengkonsumsi buah dan sayuran dengan jumlah yang kurang. Bila Anda mengkonsumsi vitamin C dengan jumlah sedikit, dapat membuat gusi berdarah bahkan kehilangan gizi.

Selain itu, juga dapat membuat otot dan tulang Anda melemah, mudah merasa lelah dan lesu, serta kurangnya sistem kekebalan tubuh Anda.

Anda dapat mengatasinya dengan mengkonsumsi vitamin C setiap hari dan makan buah serta sayur tiga sampai empat porsi setiap hari.

5. Merasa lebih rabun jika malam hari

Ilustrasi Mata Credit: pexels.com/Arina
Ilustrasi Mata Credit: pexels.com/Arina

Bila Anda melakukan diet nutrisi, terkadang akan menyebabkan masalah pada penglihatan Anda. Contohnya kurangnya vitamin A, yang kerap dikaitkan dengan rabun senja yang mengurangi kemampuan orang untuk melihat dalam kegelapan.

Jika tidak diatasi, rabun senja bisa semakin berkembang dan merusak kornea sehingga bisa menyebabkan kebutaan. Anda dapat mengatasinya dengan mengonsumsi vitamin A, sayuran yang berwarna kuning-orange, telur, ikan dan susu.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel