5 Tim Potensi Kuda Hitam di Liga Champions 2022 / 2023: Bisa Kacaukan Persaingan Nih

Bola.com, Jakarta - Beberapa tim berpotensi menjadi kuda hitam di kompetisi Liga Champions 2022/2023 ini.

Kompetisi Liga Champions musim 2022/2023 akan segera dimulai. Pembagian grup pun sudah digelar oleh UEFA pada hari Kamis (25/8/2022).

Ada sejumlah tim yang disebut berpeluang jadi juara Liga Champions musim ini. Sebut saja sang juara bertahan Real Madrid, lalu Manchester City, Bayern Munchen, Liverpool, hingga PSG.

Namun tentu saja dalam tiap musim ada tim-tim yang berpotensi menjadi kuda hitam. Mereka bisa saja membuat kejutan dalam turnamen terelit di Eropa ini.

Atletico Madrid

Pemain depan Atletico Madrid  Joao Felix menantang kiper Villarreal Geronimo Rulli (kiri) pada lanjutan Liga Spanyol 2022/2023 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Senin (22/8/2022) dini hari WIB. Atletico Madrid menelan kekalahan kandang kala menjamu Villarreal dengan skor 0-2. (Photo by Thomas COEX / AFP)
Pemain depan Atletico Madrid Joao Felix menantang kiper Villarreal Geronimo Rulli (kiri) pada lanjutan Liga Spanyol 2022/2023 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Senin (22/8/2022) dini hari WIB. Atletico Madrid menelan kekalahan kandang kala menjamu Villarreal dengan skor 0-2. (Photo by Thomas COEX / AFP)

Atletico Madrid memang tim langganan bermain di Liga Champions. Namun mereka selalu kesulitan untuk bisa meraih gelar juara di kompetisi tersebut.

Namun demikian, mereka kerap membuat tim-tim besar kerepotan. Hal tersebut tentu saja tak lepas dari polesan tangan dingin Diego Simeone.

Atletico tim yang kompak dan ini membuat mereka memiliki pertahanan yang sulit ditembus. Selain itu mereka juga punya 'seni' tersendiri dalam memprovokasi lawan agar konsentrasinya buyar.

Atletico juga punya banyak pemain top. Mulai dari Jan Oblak, Axel Witsel, Joao Felix, hingga Antoine Griezmann.

AC Milan

Striker AC Milan, Olivier Giroud (AFP)
Striker AC Milan, Olivier Giroud (AFP)

Ya, AC Milan memang termasuk tim terbaik dalam sejarah Liga Champions. Mereka merupakan kolektor trofi UCL terbanyak kedua setelah Real Madrid.

Tapi jelas AC Milan dalam beberapa tahun terakhir kehilangan identitasnya sebagai raksasa Italia sekaligus Eropa. Rossoneri sekarang bisa dibilang harus memulai dari awal lagi.

Musim lalu mereka sudah berhasil masuk lagi ke UCL. Tapi mereka cuma bisa menempati posisi buncit di Grup B, yang merupakan grup neraka kala itu.

Musim ini harusnya Milan bisa tampil lebih baik. Sebab selain lebih kompak, mereka makin pede usai meraih Scudetto dan mendatangkan amunisi baru seperti Divock Origi dan Charles de Ketelaere.

Tottenham

Gol semata wayang. Ketangguhan kiper Wolverhampton Jose Sa akhirnya jebol oleh ketajaman striker tuan rumah Tottenham Hotspur Harry Kane pada menit ke-64. Satu-satunya gol dari Harry Kane dalam laga ini menjadi jumlah gol terkecil dalam satu laga di pekan ke-3 Liga Inggris 2022/2023. (AFP/Ian Kington)
Gol semata wayang. Ketangguhan kiper Wolverhampton Jose Sa akhirnya jebol oleh ketajaman striker tuan rumah Tottenham Hotspur Harry Kane pada menit ke-64. Satu-satunya gol dari Harry Kane dalam laga ini menjadi jumlah gol terkecil dalam satu laga di pekan ke-3 Liga Inggris 2022/2023. (AFP/Ian Kington)

Tottenham bukan tim yang punya tradisi juara. Mereka kesulitan bersaing jadi juara di Premier League, apalagi di Eropa.

Akan tetapi, musim ini bisa jadi musim yang berbeda bagi Tottenham. Sebab mereka kini ditangani oleh pelatih sekaliber Antonio Conte.

Pria asal Italia ini tak cuma jago dalam urusan taktik. Conte juga mampu menularkan mentalitas pemenang kepada anak-anak asuhnya.

Skuat Tottenham sendiri juga didukung pemain-pemain hebat. Sebut saja Harry Kane dan Son Heung-min.

Eintracht Frankfurt

Eintracht Frankfurt berhasil menjadi juara Liga Europa 2021/2022 usai berhasil mengalahkan Glasgow Rangers di partai final pada Kamis (19/5/2022) dini hari WIB. (AP/Manu Fernandez)
Eintracht Frankfurt berhasil menjadi juara Liga Europa 2021/2022 usai berhasil mengalahkan Glasgow Rangers di partai final pada Kamis (19/5/2022) dini hari WIB. (AP/Manu Fernandez)

Klub-klub Bundesliga biasanya tak bisa bicara banyak di Liga Champions. Kecuali klub itu bernama Bayern Munchen.

Namun musim ini ada kans Eintracht Frankfurt juga bisa melaju jauh di kompetisi tersebut. Penyebabnya bisa dilihat pada musim lalu.

Musim lalu Eintracht Frankfurt bisa jadi juara Liga Europa. Padahal sebelumnya mereka tak diunggulkan jadi juara. Dalam perjalanannya ke final mereka sempat menundukkan Barcelona dan West Ham.

Musim ini tentu saja Eintracht Frankfurt akan makin termotivasi untuk membuat kejutan seperti di Liga Europa musim lalu. Terlebih ada peluang mereka lolos dari Grup D.

Napoli

Pemain Napoli Hirving Lozano (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bologna pada pertandingan sepak bola Liga Italia di Stadion Renato Dall'Ara, Bolgona, Italia, 17 Januari 2022. Napoli menang 2-0. (Massimo Paolone/dpa via AP)
Pemain Napoli Hirving Lozano (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bologna pada pertandingan sepak bola Liga Italia di Stadion Renato Dall'Ara, Bolgona, Italia, 17 Januari 2022. Napoli menang 2-0. (Massimo Paolone/dpa via AP)

Napoli bukan tim langganan di Liga Champions. Mereka juga bukan tim yang rutin bisa bersaing meraih Scudetto.

Tapi dalam dua musim terakhir, Napoli tampak mengalami kenaikan performa yang signifikan. Hal tersebut tak lepas dari kehadiran sosok pelatih Luciano Spalletti.

Musim lalu ia membawa Napoli finis di peringkat tiga klasemen Serie A. Musim ini ia meneruskan kinerjanya yang apik.

Sekarang ini Napoli berada di pucuk klasemen Serie A. Mereka unggul selisih gol dari Inter Milan. Mereka juga punya pemain top seperti Victor Osimhen, Fabian Ruiz, Hirving Lozano, hingga Andre Zambo Anguissa.

Sumber asli: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, Published 26/08/2022)