5 Tipe Perempuan Sulung yang Hidupnya adalah Anugerah meski Merasa Tak Sempurna

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pembahasan soal perempuan sulung memang tak ada habisnya. Terlahir sebagai anak pertama tentu saja menjadi sebuah anugerah. Ada banyak hal yang bisa kita syukuri terlahir sebagai anak sulung.

Masing-masing dari kita pun punya pengalaman beragam dan berbeda-beda terkait tumbuh besar sebagai perempuan sulung. Ada yang sering dituntut menjadi panutan, diminta lebih dewasa dengan cepat, hingga menyimpan berbagai persoalan seorang diri karena tak mau membebani orang lain. Meski kadang kita merasa tak sempurna, bisa jadi kita sebenarnya punya jiwa yang sangat tegar.

TERKAIT: 5 Cara Sederhana agar Hidup Lebih Bahagia saat Melajang

TERKAIT: Walau Masih Sendiri, Hidup Tak Semestinya Terus Diratapi

TERKAIT: 4 Alasan Perempuan Perlu Sesekali Menghabiskan Waktu Sendirian

1. Menerima Kesedihan sebagai Bagian dari Proses Pendewasaan

"Even a happy life cannot be without a measure of darkness, and the word happy would lose its meaning if it were not balanced by sadness. It is far better to take things as they come along with patience and equanimity." - Carl Jung

Walau kadang tidak mudah, dalam perjalanan hidupmu kamu mulai lebih jujur dengan semua emosi dan perasaanmu. Kamu menerima kesedihan dan hal-hal yang tak nyaman sebagai proses dari pendewasaan diri. Berbagai kesulitan dan tekanan yang berhasil kamu atasi menjadi batu loncatan untuk menjadi perempuan yang lebih kuat.

2. Tidak Melekat pada Hal-Hal yang di Luar Kendali Diri

"We can have peace if we let go of wanting to change the past and wanting to control the future." - Lester Levinson

Kamu memang merasa tak sempurna, tapi kamu selalu mengusahakan segala hal yang terbaik dalam hidupmu. Kamu menyadari ada hal-hal yang masih ada dalam kendali atau kontrol diri, tapi ada juga yang tak bisa kamu ubah sekuat apa pun kamu berusaha. Ketika kamu sudah tidak lagi terobsesi atau melekat pada hal-hal yang di luar kendali diri, maka hatimu akan tumbuh jadi lebih kuat.

3. Mensyukuri Semua yang Ada

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/teerapat+tongraar
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/teerapat+tongraar

"Gratitude unlocks the fullness of life. It turns what we have into enough, and more. It turns denial into acceptance, chaos to order, confusion to clarity. It can turn a meal into a feast, a house into a home, a stranger into a friend. Gratitude makes sense of our past, brings peace for today, and creates a vision for tomorrow." - Melody Beattie

Atas semua hal yang sudah ada saat ini, kamu mensyukuri semuanya dengan kesadaran penuh. Atas semua hal yang masih bisa kamu miliki dan lihat, kamu tak henti-hentinya berterima kasih pada Sang Pencipta. Kamu tipe perempuan yang selalu bersyukur, dan ini membuatmu jadi lebih tegar hadapi berbagai keadaan ke depannya.

4. Menyayangi Diri Sendiri

"Happiness is the experience of loving life. Being happy is being in love with that momentary experience. And love is looking at someone or even something and seeing the absolute best in him/her or it. Love is happiness with what you see. So love and happiness really are the same thing...just expressed differently." - Robert McPhillips

Bukan berarti kamu egois, tapi kamu menyadari bahwa untuk bisa memberi lebih banyak cinta dan kasih kepada orang lain, kamu perlu menyayangi dirimu sendiri lebih dahulu. Kamu sadar bahwa dirimu sama penting dan berharganya dengan orang lain. Menjadi perempuan sulung tidak selalu mudah, tapi selama kamu bisa mengenal diri dengan baik dan senantiasa menyayangi diri seutuhnya, selalu ada kekuatan baru yang bisa didapat untuk terus melangkah ke depan.

5. Menjalani Hidup dengan Tujuan Mulia

"Look at everything as though you were seeing it either for the first or last time. Then your time on earth will be filled with glory." - Betty Smith

Ada makna hidup yang selalu kamu bawa dan genggam. Kamu menjalani hidup dengan tujuan mulia. Terbiasa melakukan banyak hal sendiri bahkan menjadi contoh atau panutan untuk adik-adik, kamu menyadari bahwa untuk bisa lebih bahagia kamu perlu membahagiakan orang lain juga. Dengan begini, hatimu jadi lebih kuat dan tidak mudah menyerah saat dihadapkan pada cobaan atau ujian hidup.

Untuk semua perempuan sulung, terima kasih sudah melakukan yang terbaik hingga saat ini. Terima kasih sudah bertahan di masa-masa sulitmu. Yakinlah akan selalu ada kekuatan baru yang bisa didapat dari setiap ujian atau cobaan berat yang berhasil dilalui.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel