5 Tips Efektif untuk Atasi Bekas Jerawat Menghitam pada Wajah

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Kulit berjerawat memang merupakan masalah kulit yang sangat umum. Namun, masalah ini dapat membuat kita kehilangan kepercayaan diri serta menimbulkan rasa frustasi. Tidak hanya itu, masalah kulit ini dapat menimbulkan masalah lain, seperti bekas jerawat.

Menurut David Avram seorang dermatologi dari Heights Dermatology and Laser, dikutip dari nymag.com, menyatakan bahwa jika jerawat timbul pada wajah kita, pasti akan menimbulkan bekas. Karena kulit kita melewati proses penyembuhan natural, yang akan secara alami meninggalkan bekas di daerah yang terkena luka.

Menyelesaikan masalah ini pun tidak dapat dituntaskan hanya dalam semalam atau sekejap. Butuh kesabaran dan ketelatenan dalam mengatasi bekas jerawat. Terutama, bekas jerawat akibat hiperpigmentasi yang meninggalkan bekas kehitaman atau kecoklatan pada wajah.

Namun, tak perlu khawatir, dengan merawat wajah kita dan menerapkan sikap hidup sehat, kita dapat mengurangi bekas jerawat yang menghitam pada wajah. Selain menyehatkan kondisi kulit, 5 tips ini juga dapat mengembalikan rasa kepercayaan diri yang hilang akibat tampilan bekas jerawat yang berlebih.

TERKAIT: 5 Kandungan Serum Mampu Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya Cocok untuk Pria dan Perempuan

TERKAIT: Cara Menangkal Jerawat dengan Memadukan Cica dan Tea Tree pada Kulit Berminyak

TERKAIT: 7 Panduan Double Cleansing agar Pori-Pori Bersih Bebas Jerawat

Menjaga kebersihan kulit

Menjaga kebersihan kulit wajah dapat membantu kita terhindar dari masalah kulit (pexels.com/ronlach).
Menjaga kebersihan kulit wajah dapat membantu kita terhindar dari masalah kulit (pexels.com/ronlach).

Menjaga kebersihan kulit menjadi kunci penting untuk merawat kondisi kulit secara baik. Hal ini dilakukan untuk menghindari wajah dari kotoran, debu, polusi dan bakteri yang dapat menyebar dari lingkungan sekitar. Bakteri yang menumpuk pada wajah akan menimbulkan masalah jerawat.

Dikutip dari doconline.com, membersihkan wajah dua kali dalam sehari setiap hari menjadi kewajiban. Hal ini akan membantu membasmi bakteri dan kotoran pada wajah. Bersihkan wajah dengan sabun yang lembut dan memiliki sifat antibakteri untuk membersihkan wajah dari keringat dan minyak yang berlebih.

Tangan dan jari-jari kita menjadi sumber pembawa bakteri paling tinggi. Maka dari itu dianjurkan untuk tidak memegang wajah berkali-kali. Sebelum memegang wajah, pastikan tangan dan jari-jari dalam keadaan bersih serta higienis.

Selain itu, rambut dapat menjadi sumber pembawa kotoran dan bakteri. Maka dari itu, cucilah rambut secara rutin, untuk memastikan kebersihannya. Jauhi rambut dari area wajah ketika sedang beraktivitas.

Hindari riasan wajah yang berlebih

Riasan wajah yang berlebih dapat memperparah keadaan bekas jerawat (unsplash.com/x)
Riasan wajah yang berlebih dapat memperparah keadaan bekas jerawat (unsplash.com/x)

Untuk menghindari tampilan bekas jerawat yang berlebih, riasan wajah pun kerap menjadi pilihan para kaum perempuan. Hal ini memang mengurangi visibilitas bekas jerawat pada wajah. Namun, riasan wajah yang berlebih dapat menimbulkan masalah yang lebih parah lagi pada wajah.

Riasan wajah yang berlebih dapat menimbulkan masalah iritasi dan memperparah keadaan bekas jerawat. Maka dari itu, hindari menggunakan riasan wajah dengan ingredients atau sifat yang full coverage. Gunakan riasan wajah yang oil-free dan non-comedogenic, untuk menghindari penumpukan riasan wajah di pori-pori.

Gunakan sunscreen

Sunscreen menjadi bagian dari rangkaian perawatan wajah yang wajib digunakan (pexels.com/sorashimazaki).
Sunscreen menjadi bagian dari rangkaian perawatan wajah yang wajib digunakan (pexels.com/sorashimazaki).

Kandungan dalam produk perawatan wajah khusus kulit berjerawat akan meningkatkan kesensitivitasan kulit pada sinar UV. Penggunaan sunscreen pun menjadi penting untuk mengatasi bekas jerawat. Gunakan sunscreen yang bersifat oil-free untuk menghindari penumpukan produk pada pori-pori.

Dikutip dari thehealthy.com, radiasi dan paparan dari sinar UV akan membuat bekas atau warna kulit yang berbeda pada wajah semakin parah. Hal ini akan membuat penyembuhan wajah dari bekas memakan waktu yang lama. Selain itu tanpa penggunaan sunscreen, kulit kita akan cepat menua sehingga menimbulkan bercak-bercak pada wajah, keriput dan garis halus.

Pintar dalam menggunakan bahan-bahan aktif

Bahan aktif seperti niacinamide dan vitamin C dapat membantu mengurangi tampilan bekas jerawat (unsplash.com/Mathilde Paulynn)
Bahan aktif seperti niacinamide dan vitamin C dapat membantu mengurangi tampilan bekas jerawat (unsplash.com/Mathilde Paulynn)

Untuk mengatasi bekas jerawat, terdapat bahan-bahan aktif yang dapat digunakan pada wajah kita. Melalui produk-produk khusus kulit berjerawat, kandungan ini pun mudah ditemukan.

Gunakan bahan-bahan aktif seperti niacinamide, vitamin C dan kolagen yang dapat mencerahkan wajah. Selain itu gunakan bahan aktif yang dapat mengeksfoliasi kulit secara halus, sehingga mengurangi visibilitas bekas jerawat, seperti retinol, salicylic acid. Perhatikan hal yang boleh atau tidak dilakukan dengan bahan aktif tersebut agar tidak salah atau keliru dalam penggunaannya.

Gunakan bahan-bahan alami untuk merawat wajah

Gunakan bahan-bahan alami untuk bantu kurangi bekas jerawat kehitaman (pexels.com/cottonbro).
Gunakan bahan-bahan alami untuk bantu kurangi bekas jerawat kehitaman (pexels.com/cottonbro).

Tak hanya bahan aktif, bahan-bahan alami dapat menjadi alternatif untuk mengurangi tampilan bekas jerawat pada wajah. Selain mudah didapatkan, bahan alami dapat memberi manfaat baik bagi kesehatan dan kecantikan.

Dikutip dari kamaayuverda.com, bahan alami seperti kunyit, tomat, teh hijau, saffron dan lidah buaya telah terbukti dapat mengurangi hiperpigmentasi pada wajah. Bahan alami ini pun dapat ditambahkan ke dalam rangkaian perawatan wajahmu, seperti menggunakan masker dari bahan alami.

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel