5 Tips Membedakan Ikan Berformalin dan Ikan Segar

Tasya Paramitha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ikan merupakan makanan sumber protein dan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh. Ikan mengandung 18 persen protein yang terdiri dari asam-asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan.

Kandungan lemaknya 1-20 persen lemak yang mudah dicerna serta langsung dapat digunakan oleh jaringan tubuh. Kandungan lemaknya sebagian besar adalah asam lemak tak jenuh, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan dapat menurunkan kolesterol darah.

Namun, kini kabar ikan berformalin sudah makin merajalela di mana-mana. Formalin merupakan sebuah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat amat menusuk.

Di dalam formalin terkandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air dan biasanya ditambahkan metanol hingga 15 persen sebagai pengawet.

Formalin juga dikenal luas sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri atau digunakan untuk mengawetkan sesuatu.

Ikan yang diberi formalin biasanya lebih bisa bertahan lama, namun bahaya yang terkandung juga bisa menyebabkan dampak negatif jangka panjang.

Lalu bagaimana cara mengenali ikan segar yang aman di konsumsi dan bebas dari formalin?

Melalui program Hidup Sehat di tvOne, Rabu, 10 Maret 2021, bersama Indra Bekti dan drg.Tengku Annisa Utami, berikut tips mengenali ikan yang segar aman dikonsumnsi dan juga ikan yang mengandung formalin.

1. Dikerubungi lalat

Seperti yang kita tahu, banyak sekali ikan yang dijual di pasar diletakkan begitu saja dengan kondisi terbuka, sehingga mengundang lalat untuk menghampiri atau mengerubungi ikan tersebut.

Ternyata mudah sekali membedakan mana ikan yang berformalin dan juga yang tidak mengandung formalin, hanya dilihat dari dikerubungi lalat atau tidak.

Jika ikan itu segar dan tidak mengandung formalin sama sekali, lalat justru senang sekali mengerubungi ikan tersebut karena bau amisnya yang alami. Sedangkan ikan berformalin tidak akan dikerubungi lalat dikarenakan ternyata zat formalin tersebut juga dapat membunuh lalat.

2. Daging ikan

Hal selanjutnya yang harus dicek dari kondisi ikan adalah kondisi dagingnya. Daging ikan yang menggunakan formalin cenderung lebih keras dan kaku ketika ditekan.

Sebaliknya, ikan segar dan bebas dari formalin akan lebih kenyal ketika ditekan. Sehingga mudah sekali membedakannya, hanya dengan ditekan saja untuk mengetahui keadaan daging ikan tersebut.

3. Mata ikan

Hal yang lebih mudah dilakukan lagi adalah pengecekan mata ikan. Mata Ikan yang cerah, hitam, dan juga pupil mata yang keluar menandakan ikan tersebut adalah ikan segar yang bebas formalin.

Sedangkan, ikan yang berformalin memiliki mata yang keruh, pupil mata yang masuk ke dalam dan juga terdapat sedikit lendir-lendir kuning.

4. Ikan yang lemas lunglai

Ikan yang terlihat lemas lunglai, kenyal dan masih bisa di gerak-gerakan artinya ikan tersebut bebas akan formalin. Namun, ketika ikan sangat kaku dan tidak bisa digerak-gerakan maka anda harus berhati-hati karena bisa jadi ikan tersebut mengandung formalin.

5. Tekstur kulit

Tekstur kulitnya yang keras dan mengeluarkan bau asam merupakan ciri bahwa ikan mengandung formalin. Anda bisa menekannya, buka insangnya, lalu jika warnanya putih pucat dan berbau kimia, sudah dipastikan mengandung formalin.

Sedangkan bagian dalam insang ikan yang segar akan terlihat berwarna coklat kemerahan, juga berbau amis ikan yang alami dan bukan berbau kimia.

Laporan: Aufa Prasya Namyra