5 Tips Mengatasi Anak Susah Menelan Makanan

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Saat bayi kesusahan menelan makanannya, maka yang harus dilakukan orangtua pertama kali ialah mencari tahu penyebabnya. Gangguan menelan makanan pada bayi bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti; fungsi dan kinerja lidah tidak optimal, sariawan, mengidap amandel, alergi pada makanan tertentu dan sebagainya. Adapun cirinya ditandai dengan; melengkungkan punggung ketika menyusu, menangis atau menolak saat menyusu, sering muntah, banyak mengeluarkan air liur dan gangguan napas saat makan atau minum. Untuk mencegahnya, berikut beberapa tips untuk mengatasi anak yang susah menalan makanan.

1. Tingkatkan tekstur makanan secara bertingkat

Anak mungkin kesulitan menelan makanan karena tak terbiasa mengunyah dan terbiasa mengonsumsi makanan yang dicincang halus. Untuk mengatasi hal tersebut, tingkatkan tekstur makanan secara bertahap. Misalnya jika anak selalu makan bubur diblender, selanjutnya haluskan makanan anak menggunakan sendok dan seterusnya. Ini juga harus disesuaikan dengan usia anak.

Suapi secara perlahan

Mengatur jadwal makan anak./Copyright shutterstock.com/g/aneoho
Mengatur jadwal makan anak./Copyright shutterstock.com/g/aneoho

Jangan terburu-buru ketika menyuapi makan, karena bayi tetap butuh proses untuk mempelajari cara mengunyah dan menelan makanan. Batasi waktu makan maksimal 30 menit, perhatikan pula sinyal lapar, kenyang, dan mengantuk pada anak. Jangan sampai makan menjadi aktivitas traumatik untuk anak.

3. Berikan makanan yang mudah dipegang

Tawarkan makanan yang mudah dipegang oleh anak yang bisa ia habiskan sendiri, misalnya seperti pisang, selembar roti, atau buah-buahan yag lain. Itu akan membuat anak lebih nyaman saat mengonsumsi makanan.

4. Memberikan makanan yang bervariasi

Ilustrasi/Shutterstock.com/Jaochainoi1980
Ilustrasi/Shutterstock.com/Jaochainoi1980

Pada bayi 6 ke atas yang baru belajar makan, coba berikan variasi makanan dari tekstur, rasa dan suhi. Coba juga berikan mainan yang aman untuk dikunyah dan dibunyikan bayi. Selain itu, biarkan sang bayi bermain dengan makanannya.

5. Jaga bayi tetap tegak selama setidaknya satu jam setelah makan

Ini penting untuk membuat sistem pencernaan pada bayi berjalan dengan normal dan makanan yang masuk dapat dicerna dengan baik. Hal ini juga bertujuan agar makanan yang sudah masuk tidak terdorong keluar. Dan usahakan agar bayi makan malam setidaknya 3 jam sebelum tidur.

Kesulitan menelan pada bayi atau anak tidak boleh disepelekan karena akan sangat berpengaruh pada terhambatnya nutrisi yang dibutuhkan selama tumbuh kembangnya. Dan jika masalah menelan pada bayi sudah parah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan medis yang tepat.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel