5 Tips Menyimpan Beras agar Tidak Rusak dan Berkutu

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Punya persediaan beras banyak di rumah mungkin membuat banyak orang tenang karena tidak harus ketakutan kehabisan nasi untuk makan di rumah. Tapi jika cara penyimpanan berasnya tidak benar, bisa-bisa beras malah berkutu dan rusak. Agar stok beras di rumah tidak berkutu, berikut tips yang bisa dicoba di rumah.

1. Beli beras kualitas bagus

Pastikan dulu kamu membeli beras yang kualitasnya bagus. Jika beras yang dibeli sejak awal tidak bagus, akan lebih mudah rusak juga seiring berjalannya waktu. Memang agak susah membedakan beras baru panen dan yang sudah lama, pastikan saja membeli yang bulirnya bagus, utuh dan tidak berpasir.

2. Simpan di wadah kedap udara

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Chaded Panichsri
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Chaded Panichsri

Menyimpan beras di wadah stoples kedap udara atau sangat rapat dapat membantu mengurangi kemungkinan bisa lembap dan rentan dihinggapi binatang-binatang yang bisa hidup di dalam beras seperti kutu beras, ulat atau jamur. Stoples kaca biasanya lebih efektif dibandingkan stoples plastik.

3. Simpan bersama cabai

Aroma cabai yang pedas dan kuat tidak disukai kutu beras dan mampu mencegah jamur. Jadi masukkan 4-5 buah cabai rawit setiap 10 kilo beras ketika memasukkan ke dalam wadah beras.

4. Simpan bersama daun jeruk atau pandan

Beras juga bisa lebih wangi dan bebas kutu jika disimpan bersama daun jeruk. Aromanya yang kuat juga bisa menjadi penangkal kutu dan jamur pada beras yang disimpan. Berikan secukupnya ke dalam wadah beras.

5. Simpan bersama daun salam dan bawang

Sama halnya dengan cabai, daun jeruk dan pandan, daun salam dan bawang memiliki aroma rempah yang kuat sehingga tidak disukai kutu beras. Akan lebih baik jika menggunakan daun yang masih segar dan bawang yang sudah dikupas.

Itu dia sekian tips menyimpan beras agar tidak berkutu dan rusak. Semoga bermanfaat.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel