5 Tips Menyimpan Cabai agar Awet dan Tidak Mudah Busuk

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Cabai adalah salah satu bahan masakan yang digemari masyarakat Indonesia. Walaupun memiliki rasa yang pedas, tetapi cabai bisa membuat cita rasa masakan menjadi sangat lezat.

Cabai memiliki berbagai macam jenis yang bisa ditemukan dipasaran, mulai dari cabai rawit, cabai hijau, cabai besar, cabai keriting dan lain sebagainya yang memiliki kegunaan berbeda-beda.

Namun penyimpanan cabai harus diperhatikan dengan benar, karena cabai mudah kering dan busuk. Agar cabai awet dan tidak mudah busuk, berikut tips menyimpan cabai agar awet yang bisa dicoba.

Jenis Cabai yang Sering Digunakan

ilustrasi cabai/Natalia Labzin/pexels
ilustrasi cabai/Natalia Labzin/pexels

1. Cabai Rawit

Cabai rawit adalah salah satu jenis cabai yang paling sering digunakan di Indonesia. Cabai ini memiliki ukuran yang kecil dan rasa yang pedas, sehingga sering diolah menjadi sambal. Cabai rawit terdiri dari cabai domba atau cabai putih, cabai jemprit dan cabai ceplik.

2. Cabai Merah

Cabai merah adalah cabai yang digunakan untuk membuat rasa masakan menjadi lebih lezat, seperti masakan Padang. Cabai merah memiliki ukuran yang lebih besar daripada cabai rawit, namun rasa cabai merah tidak terlalu pedas seperti cabai rawit, sehingga kurang cocok digunakan untuk membuat sambal. Cabai merah juga bisa digunakan sebagai pewarna makanan alami. Cabai merah yang masih muda namanya cabai hijau, yang sering digunakan untuk bahan masakan juga.

3. Cabai Keriting

Cabai keriting memiliki bentuk yang panjang, ramping dan keriting, yang bisa digunakan untuk membuat sambal, tumisan, rendang, semur dan olahan masakan Indonesia yang lainnya.

4. Cabai Gendot

Cabai gendot atau yang sering disebut juga dengan cabai gendol, adalah salah satu cabai yang bentuknya menggelembung. Cabai ini biasanya digunakan sebagai bahan sambal atau tumisan-tumisan. Cabai ini lebih pedas daripada cabai rawit.

5. Paprika

Bentuk dari paprika sangat berbeda dengan bentuk cabai pada umumnya. Paprika memiliki bentuk seperti lonceng, yang warnanya merah, kuning dan hijau. Paprika memiliki rasa manis dan sedikit pedas, dengan tesktur yang sedikit keras dan cocok digunakan untuk pelengkap berbagai macam masakan.

Tips Menyimpan Cabai

ilustrasi cabai/Artem Beliaikin/pexels
ilustrasi cabai/Artem Beliaikin/pexels

1. Mencabut Tangkai Cabai

Tips menyimpan cabai agar awet yang pertama adalah mencabut tangkai cabai. Kesegaran cabai bisa dilihat dari tangkainya yang masih berwarna hijau dan bentuknya tidak lembek. Agar cabai bisa tahan lama, kamu bisa mencabut tangkainya saat menyimpan cabai.

2. Tidak Perlu Dicuci

Agar cabai tahan lama saat disimpan, kamu tidak perlu mencuci cabai sebelum menyimpan di dalam wadah. Cabai bisa dibersihkan dengan tisu kering. Karena mencuci cabai bisa menyebabkan tekstur cabai menjadi lembap dan lembek, sehingga cabai mudah busuk dan tidak awet. Kamu bisa mencuci cabai saat akan digunakan.

3. Menaruh Bawang Putih dalam Wadah

Saat menaruh cabai di dalam wadah, taruhlah satu siung bawang putih yang sudah dikupas di atas cabai yang sudah ditaruh dalam wadah. Bawang putih memiliki sifat sebagai anti bakteri, yang bisa menghambat perkembangbiakan bakteri di dalam cabai, sehingga menahan cabai agar tidak mudah busuk.

4. Simpan dalam Wadah Tertutup

Wadah yang digunakan untuk menyimpan cabai, harus dialasi dengan tisu kering terlebih dahulu. Pastikan tisu yang digunakan adalah tisu yang kering. Lalu masukkan cabai ke dalam wadah, taruh bawang putih di atasnya dan tutup wadah dengan rapat.

5. Simpan dalam Kulkas

Jika sudah ditaruh ke dalam wadah tertutup, simpan cabai di dalam kulkas yang bagian rak penyimpanan sayur. Jangan simpan cabai di dalam freezer, karena bisa membuat cabai berair dan busuk.

Cara Mengolah Cabai

ilustrasi cabai/Calum Lewis/unsplash
ilustrasi cabai/Calum Lewis/unsplash

1. Kerang Sambal Cabai Ijo

Bahan yang diperlukan:

  • 1/4 kg kerang

  • 5 siung bawang merah

  • 1 siung bawang putih

  • 8 buah cabai hijau

  • 10 buah cabai rawit merah

  • 1/2 buah tomat

  • Seruas jahe, keprek

  • 1 lembar daun jeruk

  • Gula, garam secukupnya

  • Minyak goreng untuk menumis

Cara membuat:

  1. Haluskan bumbu, cabai hijau, bawang merah dan bawang putih.

  2. Kemudian tumis bumbu yang sudah dihaluskan. Tambahkan jahe yang sudah dikeprek, daun jeruk, irisan tomat dan cabai rawit merah.

  3. Saat bumbu sudah tercium harum, masukkan air dan tunggu sampai mendidih. Lalu masukkan kerang, gula dan garam secukupnya.

  4. Aduk dan diamkan sampai bumbu sampai meresap. Sajikan.

2. Tongkol Suwir Pedas

Bahan yang diperlukan:

  • 250 gram tongkol

  • 5 siung bawang merah

  • 3 siung bawang putih

  • 6 buah cabe rawit merah

  • 10 buah cabe merah keriting

  • 1/2 buah tomat

  • 1sdt garam

  • 1sdt penyedap

Cara membuat:

  1. Langkah pertama goreng tongkol hingga kecoklatan, angkat dan tiriskan. Lalu suwir-suwir ikan tongkol.

  2. Kemudian haluskan semua bumbu dengan diulek dan tumis hingga harum.

  3. Masukkan ikan tongkol yang sudah disuwir-suwir dan aduk rata. Diamkan sebentar sampai bumbu meresap. Sajikan.

3. Sambal Terasi

Bahan yang diperlukan:

  • 2 siung bawang putih

  • 2 butir bawang merah

  • 3 buah cabai rawit

  • 1/2 buah cabai merah besar

  • 1/2 sendok teh terasi

  • 1 buah tomat kecil atau 1/2 buah tomat ukuran sedang

  • Garam secukupnya

  • Gula pasir secukupnya

Cara membuat:

  1. Langkah pertama goreng bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit dan tomat sampai cukup layu.

  2. Lalu uleg semua bumbu sampai halus.

  3. Tambahkan sedikit minyak, koreksi rasa dan sajikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel