5 Tips Pacaran Sehat untuk Remaja agar Terhindar dari Hubungan Beracun

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bagi remaja, jatuh cinta akan menjadi sebuah pengalaman yang baru. Perasaan yang tumbuh saat mereka mulai menyukai lawan jenis mungkin akan lebih sulit dikendalikan dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya.

Umumnya, remaja yang baru berpacaran karena minimnya pengalaman membuat mereka sedikit sulit untuk menentukan mana yang baik dan buruk dalam sebuah hubungan, atau mungkin mereka tidak sadar sedang terjebak pada sebuah hubungan beracun.

Agar tidak terjebak dalam hubungan beracun, berikut adalah tips pacaran sehat untuk para remaja yang mulai jatuh cinta atau berpacaran. Yuk! Langsung saja, simak tips berikut ini.

Carilah Pasangan yang Membuatmu Merasa Nyaman

Merasa nyaman dengan seseorang bisa dikenali dari tanda, yakni kamu bisa menjadi diri sendiri saat berada di dekatnya, kamu dapat menyampaikan pendapat berbeda tentang sesuatu tanpa merasa takut, saling percaya saat tidak bersama, kamu tidak dipaksa untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin dilakukan (ini termasuk dalam hal-hal seksual dan hal lainnya, seperti pergi ke suatu tempat yang tidak ingin kamu kunjungi, atau mengenakan sesuatu yang tidak membuatmu nyaman).

Jangan Lupakan Temanmu

Beberapa orang akan meninggalkan semua teman mereka setelah mereka mulai berpacaran. Mereka mungkin tidak bermaksud untuk itu, namun sering kali terlalu fokus pada hubungan membuat seseorang memiliki jarak dengan teman-temannya. Jadi, usahakanlah agar dirimu tidak seperti itu. Sebab, dirimu akan selalu membutuhkan kehidupan sosial di luar hubunganmu dengan pasangan.

Jadilah Dirimu Sendiri

Ilustrasi/copyright shutterstock/Tirachard Kumtanom
Ilustrasi/copyright shutterstock/Tirachard Kumtanom

Wajar untuk berbagi minat dengan orang yang kamu suka, tetapi kamu juga perlu terus mengembangkan dirimu sendiri. Lakukanlah apa yang kamu suka dan kamu butuhkan. Dirimu tidak perlu memaksakan minat yang tidak kamu suka agar sesuai dengan keinginan pasanganmu dan kamu juga tidak perlu memaksakan hal yang kamu suka untuk diikuti oleh pasanganmu. Milikilah hobi atau kegiatan apapun yang hanya menjadi milikmu sendiri. Itu akan meningkatkan rasa percaya dirimu dalam menjalani sebuah hubungan.

Jangan Bersembunyi dari Masalah

Jika kamu mengalami masalah dalam hubungan, jangan panik. Masalah tidak secara otomatis berarti hubungan itu hancur. Namun, masalah hanya menjadi lebih besar ketika orang bersembunyi darinya. Jauh lebih baik untuk mengakui ketika ada sesuatu yang salah, membicarakannya bersama-sama, dan mencoba untuk memperbaikinya bersama. Mungkin membuatmu canggung, tetapi kamu tetap harus melakukannya. Ini akan menjadi lebih mudah dari waktu ke waktu jika kamu terbiasa melakukannya.

Ketahui Tanda-tanda Pelecehan dalam Hubungan

Ilustrasi/copyright shutterstock/panuwat phimpha
Ilustrasi/copyright shutterstock/panuwat phimpha

Menjalani hubungan walaupun itu dengan seseorang yang sudah dikenal baik, dirimu harus tetap berhati-hati jika terjadi pelecahan yang bisa merendahkan harga dirimu atau bahkan menyakitimu.

Beberapa pelecehan atau kekerasan dari pasangan itu dapat berbentuk: terus-menerus mengkritikmu dan membuatmu terlihat buruk, mencoba untuk menjauhkanmu dari teman atau keluarga, selalu memeriksa ponsel, menggunakan media sosial untuk memantau keberadaan dan aktivitasmu, mengancammu, atau memaksamu melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan.

Baiknya bagi remaja yang baru mengenal cinta atau menjalani hubungan, agar tetap berada dalam hubungan yang sehat maka kamu harus mengenal dengan siapa kamu menjalani hubungan, harus bersikap tegas saat terjadi hal yang tidak membuatmu nyaman dan tetap mengkomunikasikan tentang hubunganmu dengan orang terdekat seperti orangtua. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen