5 Transfer Top yang Terkena Imbas Pandemi Virus Corona COVID-19

Jakarta- Sepak bola termasuk salah satu cabang olahraga yang terkena dampak pandemi virus corona Covid-19 cukup parah. Sejumlah liga-liga top Eropa saat ini terpaksa ditunda atau dihentikan.

Hal ini pun menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi klub-klub sepak bola. Tidak ada pertandingan berarti tidak ada pemasukan dari penjualan tiket penonton.

Dengan tersendatnya pendapatan, keuangan klub pun menjadi terganggu. Klub-klub sepak bola harus melakukan efisiensi untuk tetap bertahan kala krisis akibat pandemi virus corona.

Klub-klub besar Eropa pun akhirnya memutuskan untuk melakukan pemotongan gaji para pemainnya. Itu terjadi dengan Barcelona, Bayern Munchen, Juventus sampai tim-tim Premier League.

Dengan kondisi keuangan yang tidak menentu, klub-klub sepertinya tidak bisa belanja pemain secara besar-besaran di bursa transfer musim panas 2020. Alhasil, kepindahan beberapa pemain bintang dengan harga mahal sepertinya tidak akan terjadi.

Berikut ini 5 transfer besar yang sepertinya tidak akan terjadi pada musim panas ini karena virus corona Covid-19 seperti dilansir Ronaldo.com.

Neymar

Neymar mencetak gol kemenangan PSG atas Strasbourg. (AFP/Martin Bureau)

Pemain asal Brasil ini ingin kembali ke Barcelona sejak pindah ke PSG dengan rekor transfer dunia sebesar 222 juta euro. Rencana awalnya adalah untuk melepaskan diri dari bayang-bayang Lionel Messi dengan harapan meraih Ballon d'Or. Hampir tiga tahun kemudian, sekarang bisa dibilang hal itu belum berjalan sesuai rencana.

Di tengah-tengah masalah cedera yang sering terjadi dan performa ciamik Kylian Mbappe, Neymar menjadi orang yang terlupakan dalam beberapa hal. Justru aktivitas di luar lapangannya yang menjadi berita utama di Prancis.

Pemain berusia 28 tahun itu ingin kembali ke Barcelona pada musim panas lalu. Dia bahkan dilaporkan bersedia memangkas gajinya. Namun, Blaugrana tidak memiliki kekuatan finansial untuk memenuhi permintaan PSG. Bahkan, mereka sempat menawarkan beberapa pemainnya, tetapi tidak membuat PSG tergoda.

Dan sepertinya situasi Neymar tidak akan berubah pada musim panas ini.

Saul

Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool pada pertandingan leg pertama babak 16 Liga Champions di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Selasa (18/2/2020). Atletico Madrid menang tipis atas Liverpool 1-0. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bintang Atletico Madrid ini telah membuktikan dirinya sebagai pemain top di La Liga. Manchester United terlihat sangat tertarik merekrutnya. Menurut laporan, mereka bahkan siap menawarkan kontrak besar kepada Saul untuk datang ke Old Trafford.

Pemain internasional Spanyol itu akan menjadi pemain yang luar biasa bagi klub mana pun. Bukan hanya berbakat, Saul juga termasuk pemain serbabisa. Bahkan, Diego Simeone sudah memainkannya sebagai gelandang tengah, pemain sayap dan bek kiri pada musim ini.

Atletico tidak akan terburu-buru untuk menjual Saul karena masih terikat kontrak hingga 2026. Namun, dia mempunyai klausul rilis sebsar 150 juta euro sehingga akan mendorong United untuk mencari pemain di tempat lain. Terutama dengan Jack Grealish berpotensi untuk didatangkan musim panas ini.

  

Ousmane Dembele

Winger Barcelona, Ousmane Dembele. (AFP/Josep Lago)

Nasib sial meringkas tiga musim Dembele sebagai pemain Barcelona. Dia hanya tampil 74 kali di semua kompetisi karena mengalami serangkaian masalah cedera. Karenanya, rekrutan senilai 125 juta euro dari Borussia Dortmund itu belum memenuhi harapan di Camp Nou.

Situasi itu memunculkan rumor kalau Dembele akan meninggalkan klub pada musim panas. Rumor mengatakan kalau mereka bersedia menerima 60 juta euro untuk berpisah denga sang pemain. Apakah itu akan cukup untuk mendatangkan klub peminat?.

Masalah cedera, disiplin dan performa buruk membuat Dembele tidak pantas dihargai semahal itu. Kalau bukan karena pandemi virus corona, klub mungkin akan bersedia menebusnya. Tapi mengeluarkan uang sebesar itu akan menjadi tindakan yang sembrono sekarang.

Kepa Arrizabalaga

Kepa Arrizabalaga (Chelsea) (AFP/Glyn Kirk)

Kiper termahal di dunia ini kesulitan untuk tampil sesuai dengan label harganya sebesar 80 juta euro di Chelsea. Ini menimbulkan keraguan atas masa depannya pada musim panas ini. Terutama sejak Frank Lampard menjadi manajer di Stamford Bridge.

Bos The Blues itu memainkan Willy Caballero dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka di Premier League. Namun, satu kemenangan dan kebobolan tujuh gol, mendorong Lampard untuk memanggil kembali Kepa. Pemain Spanyol itu kemudian bisa meraih clean sheet dalam kemenangan 4-0 atas Everton.

Namun, hal itu tidak memadamkan rumor kalau Chelsea ingin mendatangkan kiper baru pada musim panas ini. Beberapa nama sudah dikaitkan dengan klub, termasuk kiper Ajax Andre Onana.

The Blues pasti enggan berpisah dengan Kepa dengan biaya yang jauh lebih rendah dari harga belinya pada tahun 2018. Dan tidak ada klub yang mau membayar sekitar 80 juta euro untuk kiper yang kurang konsisten.

Ivan Rakitic

Chelsea berniat mendatangkan Ivan Rakitic yang kontraknya di Barcelona akan berakhir pada 2021. (AFP/Lluis Gene)

Pemain internasional Kroasia ini kesulitan untuk mempertahankan tempat reguler di lini tengah Barcelona pada musim ini. Dia hanya menjadi starter 10 kali dari 21 pertandingan di La Liga. Kedatangan Frenkie de Jong pada musim panas lalu mempengaruhi nasibnya.

Rakitic sudah mengisyaratkan akan meninggalkan Barcelona jika mereka tidak lagi menghargainya. Karena itu, ada banyak klub yang berminat padanya. Inter Milan, Atletico Madrid, Chelsea, dan bekasnya klub Sevilla adalah calon klub baru Rakitic.

Namun, Rakitic bisa menghabiskan kontraknya di Barcelon dan pergi secara cuma-cuma pada tahun 2021 mendatang. Kecuali sang pemain memutuskan untuk meneken kontrak baru.

 

Sumber asli: Ronaldo.com

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 15/5/2020)