5 Urutan Mencuci Baju Bayi yang Benar

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Seorang bayi memerlukan pakaian yang lebih banyak daripada orang dewasa, karena sering ketumpahan makanan, minuman atau buang air.

Saat mencuci baju bayi, Mom harus memperhatikan urutan dan caranya yang benar. Karena jika salah cara mencuci baju bayi, bisa membuat kulit bayi menjadi iritasi dan gatal akibat deterjen yang masih menempel di baju.

Sebenarnya urutan mencuci baju bayi hampir sama dengan mencuci baju orang dewasa, tetapi ada beberapa hal yang membedakannya, agar tidak merusak baju bayi dan tidak menimbulkan masalah kulit untuk bayi. Berikut urutan mencuci baju bayi, dilansir dari berbagai sumber:

Cara Mencuci Baju Bayi

ilustrasi baju bayi/Tatiana Syrikova/pexels
ilustrasi baju bayi/Tatiana Syrikova/pexels

Cara mencuci baju bayi yang paling utama adalah melihat label yang tertera di baju bayi. Karena di label baju ada tata cara mencuci baju, cara menyimpan dan cara menyetrika, agar tidak merusak kain pada baju bayi tersebut.

Saat mencuci baju bayi juga harus memperhatikan bahan baju tersebut, karena ada bahan yang bisa dicuci dengan mesin cuci, seperti baju yang terbuat dari kain wol, dan ada baju yang hanya bisa dicuci dengan tangan.

Mom juga harus memperhatikan durasi merendam baju bayi dengan suhu air yang tepat. Suhu air yang harus digunakan untuk menuci baju bayi adal 30derajat, dengan durasi merendam baju kurang dari 30 menit, agar tidak merusak kain dan menghindari perkembangan kuman di dalam air.

Urutan Mencuci Baju Bayi

ilustrasi baju bayi/Chloe Amaya/pexels
ilustrasi baju bayi/Chloe Amaya/pexels

1. Memisahkan Baju

Urutan pertama mencuci baju bayi adalah memisahkan baju bayi. Pisahkan baju yang berwarna, baju putih dan baju yang kotor. Agar tidak merusak warna baju yang lainnya.

2. Rendam Baju

Setelah dipisahkan, rendam baju bayi ke dalam air yang bersuhu 30 derajat celsius, yang sudah dicampur dengan deterjen yang aman untuk baju baji. Rendamlah dengan durasi kurang dari 30menit.

3. Bilas Baju

Jika baju sudah direndam, kucek baju pelan-pelan agar tidak merusak tekstur kain. Kemudian bilas dengan air dingin sampai bersih, agar residu deteren tidak tertinggal di dalam kain.

4. Jemur Baju

Baju bayi yang sudah dicuci bersih, bisa dijemur di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari yang panas. Carilah tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, agar baju cepat kering dan tidak memicu munculnya jamur di baju.

5. Simpan di Lemari

Karena beberapa baju bayi memiliki kain yang tipis dan sering digunakan, baju bayi bisa dilangsung dilipat dan disimpan ke dalam lemari, tanpa di setrika terlebih dahulu. Kecuali untuk baju bayi yang digunakan untuk berpergian, kamu bisa menyetrikanya terlebih dahulu agar tidak kusut.

Cara Memilih Deterjen untuk Baju Bayi

ilustrasi baju bayi/Polina Tankilevitch/pexels
ilustrasi baju bayi/Polina Tankilevitch/pexels

Saat mencuci baju bayi, pisahkan mencuci baju bayi dengan baju orang dewasa. Karena deterjen yang digunakan untuk mencuci baju bayi, berbeda dengan deterjen untuk baju dewasa.

Untuk menghindari iritasi pada baju bayi, gunakan deterjen yang bentuknya cair dan teksturnya lembut, agar tidak terlalu banyak meninggalkan residu di baju bayi.

Kemudian pilihlah deterjen yang bersifat hypoallergenic, yang formulanya dikhususkan untuk kulit bayi. Hindari penggunaan deterjen yang memiliki kandungan parfum, karena bisa membuat ruam di kulit bayi.