5 Versi Putri Duyung di Sinetron Indonesia

5 Versi Putri Duyung di Sinetron Indonesia

LEGENDA putri duyung salah satu cerita yang sudah berulang kali diadaptasi sineas kita.

Pada tahun 1985, sebuah film berjudul Putri Duyung cukup mencuri perhatian. Dalam film arahan sutradara Atok Suharto, aktris Eva Arnaz memerankan sosok Putri Duyung, yang jatuh cinta dengan seorang manusia, yang diperankan Barry Prima.

Jika merujuk pada situs Wikipedia, legenda Putri Duyung konon dimulai ketika Dewi Atargatis dari zaman Asiria kuno, mengubah dirinya jadi Putri Duyung karena malu telah membunuh pacarnya yang seorang manusia secara tidak sengaja.

Di industri TV, kisah Putri Duyung telah diadaptasi ke dalam berbagai versi, dengan cerita, genre dan penggambaran karakter yang berbeda.

Berikut 5 sinetron Indonesia yang memasang Putri Duyung sebagai karakter utama.

PUTRI DUYUNG (1999)
Ayu Azhari berperan sebagai Putri Duyung dalam sinetron komedi berdurasi 30 menit produksi Soraya Intercine Films. Intana, karakter Putri Duyung yang diperankan Ayu, menjadi buruan orang jahat karena air matanya bisa berubah jadi berlian. Beruntung, Intana dilindungi Domba (Zainal Abidin Domba), dari kejaran penjahat yang hendak menangkapnya. Sinetron ini cukup populer ketika tayang setiap Selasa pukul 20.30 WIB di SCTV, pada tahun 1999. Pada tahun 2004, masih memasang Ayu Azhari, Soraya Intercine Films membuat Putri Duyung 2 yang tayang di Indosiar.

SISSY, PUTRI DUYUNG (2007)
Setelah ditinggal orang tuanya akibat kecelakaan, Sasa dan Moya tinggal bersama Tante Fifi dan Alyssa, saudara sepupu mereka. Sasa, Moya, dan Alyssa sama-sama naksir Joe, cowok ganteng yang kebetulan tetangga baru mereka. Suatu hari, Sasa dan Moya tidak sengaja bertemu Sissy, seorang putri duyung. Sissy naik ke daratan untuk mencari cinta sejatinya. Putri duyung yakin bila ada cowok yang tulus menyatakan cinta, ia akan berubah menjadi manusia normal. Sissy berharap Joe adalah cinta sejatinya. Sinetron produksi MD Entertainment yang dulu tayang di SCTV ini sekilas mirip film Hollywood yang rilis tahun 2006, Aquamarine. Karakter Sissy diperankan Jehan Sienna.

PUTRI DUYUNG DAN 100 KEBAIKAN (2008)
Jika kebanyakan Putri Duyung digambarkan sebagai sosok gadis remaja atau wanita dewasa, Putri Duyung dan 100 Kebaikan justru menampilkan anak-anak sebagai Putri Duyung. Putri (Jessica Anastasya) kerap mendapat siksaan dari ibu dan saudari tirinya. Suatu hari, Putri menemukan ikan mas ajaib. Ktanpa sepengetahuan Putri, ikan mas ini digoreng oleh ibu dan saudari tirinya. Akibatnya, Putri berubah menjadi Putri Duyung.Putri Duyung dan 100 Kebaikan merupakan sinetron produksi Rapi Films yang tayang di TPI.

PUTRI DUYUNG MARINA (2010)
Marina (Dhini Aminarti), putri duyung yang tanpa sengaja menyelamatkan Rendy (Dimas Seto), seorang model terkenal yang jatuh dari tebing ketika sedang melakukan pemotretan di kawasan pantai. Marina jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Rendy. Begitu juga dengan Rendy. Namun Rendy yang terlanjur pingsan, tidak melihat siapa Marina sebenarnya. Marina pun berniat meninggalkan istana duyung demi mengejar pria yang dicintainya. Sinetron produksi Gentabuana Paramitha yang dulu tayang di Indosiar ini sekilas mengingatkan pada serial Filipina yang juga mengangkat kisah Putri Duyung, Dyesebel (2008).

PUTRI DUYUNG (2013)
"Dan menurut legendanya, jika kita masuk ke air ini, kemudian tubuh kita terkena cahaya bulan purnama, maka kita akan berubah jadi duyung."Tiga siswi SMA; Astrid (Anggika), Indah (Indah Permatasari) dan Raya (Akina Fathia), bisa berubah jadi Putri Duyung jika terkena air setelah tersesat di sebuah gua tepi pantai. Tak sekadar bertransformasi jadi Putri Duyung, masing-masing gadis ini punya kekuatan. Indah bisa mengendalikan air, Astrid membekukan air, dan Raya menguapkan air. Alangkah terkejutnya tiga sahabat ini setelah tahu bahwa Bu Maya (Luna Maya), guru sejarah di sekolah tempat mereka belajar, ternyata seorang Ratu Duyung. Putri Duyung versi MD Entertainment yang tayang di MNCTV ini berbeda dengan versi yang sudah-sudah, di mana kebanyakan Duyung akan kebingungan begitu hidup di dunia manusia. Pada minggu pertama tayang, dari segi rating Putri Duyung relatif lebih baik dari 2 sinetron lain yang dirilis MNCTV pada 2 Desember 2013.

(ray/ade)