50 Ha Hutan di Riau Dirambah, Petugas Cuma Temukan Dua Alat Berat

Merdeka.com - Merdeka.com - Petugas UPT KPH Kuansing Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemprov Riau menemukan perambahan hutan di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), wilayah Siabu Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Dua alat berat diamankan dari lokasi, sedangkan operator dan para pekerjanya sudah kabur.

"Penangkapan siang tadi jam 12 saat salat Jumat, kami menemukan 2 alat berat di lokasi HPT. Tapi operatornya sudah kabur," ujar Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuansing Abriman saat dihubungi merdeka.com Jumat (22/7).

Abriman menjelaskan, awalnya dia mendapat informasi adanya perambahan hutan itu Kamis (21/7) sore kemarin. Lalu Jumat pagi sekitar pukul 10.00 Wib, dia dan sejumlah personel lainnya langsung berangkat ke lokasi.

"Setelah sampai, hanya 2 alat berat merek Sudimacho dan cat yang ditemukan, operatornya sudah kabur duluan," ucap Abriman.

Petugas Buru Cukong Perambah Hutan

Saat ini, Abriman mengaku sedang menunggu truk untuk mengangkut kedua alat berat itu. Mereka juga menyelidiki pemilik alat berat dan akan menangkap cukong perambah hutan.

"Mereka ini sudah membabat 50 hektare HPT tersebut, kita cari pemilik alat beratnya," kata dia.

Gubernur Riau Syamsuar mengapresiasi kinerja anak buahnya. Tapi, dia meminta anak buahnya untuk serius mengusut otak pelaku perambahan hutan tersebut.

"Alhamdulillah saya apresiasi dan monitor laporan kinerja mereka, saya menginstruksikan kepada DLHK dan Polhut agar menindak pelaku perambah hutan," ujar Syamsuar kepada merdeka.com.

Sebelumnya, KPH Kuansing DLHK Riau juga telah mengamankan satu unit alat berat diduga melakukan perambahan kawasan hutan di wilayah hukum KPH Kuansing, dan saat ini sudah masuk dalam tahap penyidikan. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel