50 Kata-kata Bucin Singkat, Dijamin Lucu

Bola.com, Jakarta - Kata "bucin" mungkin sudah tak asing lagi bagi anak zaman sekarang. Bucin merupakan akronim dari budak cinta. Kata itu berasal dari tindakan yang kadang tak masuk akal, yang dilakukan atas nama cinta.

Bucin menjadi istilah sebuah gambaran di mana ada seseorang yang sedang dimabuk cinta, yang bisa saja melakukan tindakan irasional demi pujaan hatinya.

Seperti diketahui, orang yang sedang kasmaran kerap melakukan hal-hal yang di luar akal sehat. Tujuannya tentu untuk mendapatkan hati sang pujaan hati atau demi menyenangkan hati sang kekasih.

Meski terkadang terdengar dalam konteks negatif, seperti diasosiasikan dengan sesuatu yang berlebihan dan tak masuk akal, pada kenyataannya tindakan bucin banyak dilakukan.

Bahkan, bucin tak hanya berupa aksi atau tindakan, melainkan juga dapat dinyatakan melalui kata-kata.

Cukup banyak beredar di kalangan anak zaman sekarang, kata-kata bucin yang menggambarkan bagaimana seseorang "bertekuk lutut" dibuai asmara.

Di bawah ada ada koleksi kata-kata bucin singkat, namun lucu yang dijamin bisa mengundang tawamu, seperti disadur dari Merdeka, Senin (15/6/2020).

Kata-kata Bucin

Ilustrasi tertawa bareng pasangan.

1. "Kalau jadi ksatria itu gampang. Yang susah itu jadi pahlawan hati kamu".

2. "Pahlawan itu kan mereka yang berjuang buat negara, berarti aku juga pahlawan dong, soalnya merjuangin masa depan kita".

3. "Kamu itu kayak pahlawan ya, hebat meruntuhkan pertahanan hatiku".

4. "Kalau pahlawan dikenang, kamu nggak bakalan jadi kenangan".

5. "Kalau pahlawan punya baju besi, aku nggak. Soalnya aku rela tertusuk cinta kamu".

6. "Kalau aku jadi wakil rakyat, pasti aku gagal. Soalnya aku selalu mikirin kamu, bukan rakyat".

7. "Kalau aku jadi gubernur, aku pasti langsung dimarahi rakyat. Soalnya, aku nggak bisa ngomong lancar kalau kamu nggak di sampingku".

8. "Kamu nggak makan, aku juga nggak".

9. "Kalau kamu jadi senar gitar, aku nggak mau jadi gitaris. Aku nggak mau ada risiko mutusin kamu".

10. "Aku mau makan apa aja sama kamu".

Ilustrasi pasangan tertawa. (Foto: rd.com)

11. "Kamu tahu nggak, aku seperti mentega, kamu seperti wajan panas. Soalnya aku meleleh tiap lihat kamu".

12. "Beda operator nggak apa-apa deh, asal nanti nama kamu sama aku di Kartu Keluarga yang sama".

13. "Aku memang pendiam, diam-diam jatuh cinta sama kamu".

14. "Bagiku, semua hari itu Selasa. Selasa indah bila di dekatmu".

15. "Tiap kali aku liat kamu, aku berbunga-bunga. Apa ini yang namanya riba?"

16. "Lihat kebunku, penuh dengan bunga. Lihat matamu, hatiku berbunga-bunga".

17. "Kalau misal aku lahir seribu tahun yang lalu, aku pasti akan tetap menunggumu".

18. "Kalau Agnez kan Monica, kalau aku mau nikahin kamu".

19. "Kalau tiap ada kamu di sampingku, aku berasa punya prajurit".

20. "Hujan pergi ninggalin pelangi, kamu pergi ninggalin air mataku".

Pasangan yang tertawa. (Ilustrasi: Hindustan Times)

21. "Lindungi sayapku, tetapi jangan kembali ke surga, bidadari".

22. "Lampu itu pasti cemburu sama kamu, soalnya mata kamu terang banget buat menerangi masa depanku".

23. "Aku nggak percaya sama pandangan pertama. Aku percayanya sama takdir kalo kamu bakalan jadi pasanganku".

24. "Aku tidak cemburu dengan hobimu. Aku cuma cemburu dengan matamu saat kamu sedang melakukan hobimu. Sangat bercahaya".

25. "Mata kamu itu sama persis energinya sama matahari kalo digabungin sama bulan. Nggak tertandingi".

26. "Tiap kali kamu senyum, seluruh dunia juga sedang tersenyum".

27. "Aku nggak bisa kalau kehujanan, tapi aku bisa kalau kehujanan cinta kamu".

28. "Aku nggak rela kalau kamu demam, tapi aku rela kalau aku demam rindu sama kamu".

29. "Ketemu sama kamu itu kayak mau ngelihat meteor. Susah, tapi indah".

30. "Kamu itu bikin aku serasa jadi penulis novel terkenal. Soalnya ada keindahan yang jarang ditemuin di dunia nyata, kenal sama kamu misalnya".

Ilustrasi tertawa (dok. Pixabay.com/Pexels/Putu Elmira)

31. "Bila mencintaimu adalah ilusi, maka izinkan aku berimajinasi selamanya".

32. "Cukup China aja yang jauh, cinta kita jangan".

33. "Aku tanpamu bagaikan ambulans tanpa wiuw wiuw wiuw".

34. "Aku selalu mendung tiap kali kamu pergi jauh".

35. "Berjanjilah untuk terus bersamaku sekarang, esok, dan selamanya".

36. "Kamu itu kayak kopi. Bukan pahit, tapi nagih".

37. "Aku paling suka ngemil. Ngemilikin kamu gitu maksudnya".

38. "Kamu itu kayak pelangi ya. Ada sehabis mendung di hatiku".

39. "Aku sering cemburu sama lampu tidurmu. Dia selalu bisa menatapmu".

40. "Aku nggak rela kalo harus jadi penikmat senja, aku maunya jadi penikmat senyummu".

ilustrasi perempuan tertawa/Photo by YAKOBCHUK VIACHESLAV (Shutterstock)

41. "Aku rela dibilang bucin, yang penting kamu nggak ngilang".

42. "Kolak pisang tahu sumedang, walau jarak membentang, cintakku takkan hilang".

43. "Aku rela pensilku patah, asal jangan kamu yang matahin hatiku".

44. "Aku rela jadi alarm kamu tiap pagi".

45. "Jangan rela jadi mataharimu sendiri, bagi-bagi sama aku juga boleh".

46. "Orang bilang jadi penyair itu susah. Nggak. Mereka belum jatuh cinta aja".

47. "Jadi penyair itu gampang, asal ada kamu aja".

48. "Penyair itu kan merangkai kata, kalau aku sama kamu merangkai masa depan".

49. "Aku ngga peduli penyair hebat kayak Kafka sama Goethe, aku cuma peduli sama kehebatan kamu meluluhkan hatiku".

50. "Kamu tahu kalau sungai Danube itu terpanjang di Eropa? Sepanjang itulah cintaku sama kamu".

 

Disadur dari: Merdeka.com (Penulis: Mutia Anggraini. Published: 7/4/2020)