50 Warga Tasik Terjangkit Covid-19 Varian Baru, Masyarakat Diminta Ketatkan Prokes

Merdeka.com - Merdeka.com - Puluhan warga Kota Tasikmalaya terpapar Covid-19 varian BA.4 dan BA.5. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat minta masyarakat untuk tidak lupa menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangkat menjelaskan bahwa sesuai hasil pemeriksaan Labolatorium Whole Genome Sequencing (WGS), terdapat 50 orang yang terpapar varian baru itu di Kota Tasikmalaya. Mereka saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing untuk mencegah penyebaran ke orang lain.

Dengan adanya temuan Covid-19 varian baru ini, Uus mengimbau warga untuk kembali mengetatkan protokol kesehatan.

"Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya sekarang ini sudah ditemukan transmisi lokal varian baru BA.4 dan BA.5 setelah dilakukan uji Laboratorium Whole Genome Sequencing atau pengurutan keseluruhan data genom. Gejala awal mereka yang terpapar rata-rata demam dan batuk selama beberapa hari," jelas Uus.

Varian XBB

Walau begitu, Uus memastikan bahwa untuk Covid-19 varian XBB belum ditemukan di Kota Tasikmalaya. Dan untuk mengantisipasi penyebaran seluruh varian baru itu, pihaknya mengintensifkan seluruh petugas Puskesmas di 10 kecamatan untuk mensosialisasikan penerapan prokes.

Selain itu juga, Uus juga menyebut pihaknya melakukan pengawasan ketat kepada para warga terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Menurutnya, penyebaran Covid-19 di Tasikmalaya relatif aman meski ada beberapa lokasi yang rawan terjadi kerumunan.

"Tapi kami juga terus meminta masyarakat untuk tak lengah menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan," pungkasnya. [yan]