51 Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Positif Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bandung - Sebanyak 51 narapidana kasus korupsi yang ditahan di Lapas Sukamiskin Bandung terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar tersebut dibenarkan Kepala Lapas Sukamiskin, Asep Sutandar, Senin (8/2/2021).

"Totalnya 51 untuk warga binaan (positif Covid-19), dan tiga untuk petugas, seluruhnya tipikor (tindak pidana korupsi)," kata Asep.

Asep mengatakan, semua yang terpapar virus Corona telah isolasi mandiri di sel tahanannya masing-masing. Karena satu sel untuk satu tahanan bagi terpidana korupsi.

"Untuk itu kami tetap memperlakukan mereka (para narapidana) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik di dalam," katanya.

Menurut dia, adanya puluhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lapas Sukamiskin itu bukan karena adanya penularan dari narapidana yang baru masuk.

Karena, kata dia, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk eksekusi narapidana ke Lapas Sukamiskin di masa pandemi Covid-19, mulai dari menunjukkan hasil tes usap dan perlu dilakukan isolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari.

Asep sendiri belum tahu dan belum bisa memastikan penularan Covid-19 di tahanan koruptor itu berasal dari mana. Dirinya beralasan, pelacakan tidak mudah untuk dilakukan. Sebagian besar narapidana yang positif itu pun, menurutnya, tidak merasakan gejala apapun.

"Kami tidak bisa menyampaikan dari mananya, harus tracing akurat," kata Asep.

Namun yang pasti para narapidana yang terkonfirmasi Covid-19 itu tidak boleh keluar dari Lapas Sukamiskin.

"Tapi kami juga melakukan pelayanan kepada yang diisolasi, kami dengan satgas di sini memberikan obat-obatan dan makanan," kata dia.

Sebelumnya pada Kamis (4/1), Lapas Sukamiskin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jawa Barat menggelar tes usap Covid-19 kepada ratusan narapidana.

Pelaksanaan tes usap itu merupakan tindak lanjut setelah ada 6 narapidana Lapas Sukamiskin yang dinyatakan positif Covid-19.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Simak juga video pilihan berikut ini: