518 Anggota NII Cabut Baiat untuk Kembali Setia NKRI

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 518 orang yang tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII), hari ini kembali melakukan cabut baiat untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Cabut baiat ini diikuti oleh masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa menceritakan, bahwa sejarah berdirinya Republik Indonesia, aktor intelektualnya berasal dari Minang. Salah satu proklamator adalah bung Hatta, dengan perumusnya M Yamin, Sutan Syahrir, Tan Malaka, Imam Bonjol, M Natsir, dan Rasuna Said.

"Apakah saudara-saudara tahu bahwa tokoh-tokoh tersebut adalah pendiri bangsa? Maka saya berharap jangan nodai warisan dari tokoh Minang yang sudah berjuang mengobarkan darah dan air mata demi berdirinya NKRI," katanya dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/4).

"Jangan nodai dengan rencana yang disusun oleh saudara (kelompok radikal) baik itu makar tau tindakan separatis lainnya. Karena, saya (Polri) dan TNI akan menjadi garda terdepan dan benteng terakhir demi menjaga keutuhan NKRI," sambungnya.

Ia menegaskan, akan memberikan tenggat waktu sampai tanggal 20 Mei 2022 untuk yang kembali ke NKRI. Bila tidak, ia meminta anak buahnya untuk melakukan tindakan tegas.

"Jika tidak melakukan cabut ba'iat akan saya tegakkan hukum yang sekeras kerasnya," pungkasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel