533 Juta Data Pengguna Facebook di 106 Negara Bocor, Ada Dari Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - 533 juta data pribadi pengguna Facebook bocor, mulai dari nomor telepon, ID, nama lengkap, lokasi, tanggal lahir, hingga alamat email.

Kebocoran data pengguna Facebook ini diungkap oleh akun Twitter @UnderTheBreach. Data yang bocor berasal dari 106 negara, termasuk pengguna Facebook dari Indonesia.

Juga termasuk lebih dari 32 juta catatan pengguna di AS, 11 juta pengguna di Inggris, dan 6 juta pengguna di India. Sementara data pribadi pengguna Facebook dari Indonesia lebih dari 130 ribu.

Seorang juru bicara Facebook kepada Business Insider mengatakan bahwa data tersebut diambil karena kerentanan yang ditambal oleh perusahaan pada tahun 2019.

Meski sudah terjadi dua tahun lali, data pengguna Facebook yang bocor dapat memberikan informasi berharga bagi penjahat siber yang menggunakan informasi pribadi seseorang untuk menyamar atau menipu mereka.

Facebook Harus Beri Tahu ke Pengguna

Mark Zuckerberg, Founder sekaligus CEO Facebook, banyak disalahkan sebagian pihak karena membiarkan penggunanya membagikan tautan berita hoax di Facebook. (Doc: Wired)
Mark Zuckerberg, Founder sekaligus CEO Facebook, banyak disalahkan sebagian pihak karena membiarkan penggunanya membagikan tautan berita hoax di Facebook. (Doc: Wired)

Alon Gal, CTO dari firma intelijen kejahatan siber Hudson Rock, pertama kali menemukan data yang bocor secara online pada Sabtu, 3 April 2021.

Gal menilai Facebook dapat melakukan banyak hal ketika datanya sudah beredar.

Perusahaan dapat memberi tahu pengguna yang terpengaruh sehingga mereka dapat mengantisipasinya jika ada panggilan spam dan penipuan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini