569 Penerjun Pilihan TNI AD dan US Army Gegerkan Langit Palembang

·Bacaan 1 menit

VIVA – 569 penerjun gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD dan Tentara Amerika Serikat (US Army) berhasil mendarat dengan sempurna di titik tinjau penerjunan, Talang Sipin, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan.

Kehadiran 569 penerjun dua negara sahabat yang tergabung dalam Garuda Airbone itu sebagai petanda pembukaan dilaksanakannya Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat bersama Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army).

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Rabu, 4 Agustus 2021, 569 penerjun Garuda Airbone itu terdiri dari 91 prajurit pilihan TNI Angkatan Darat yang memiliki kualifikasi pasukan Para atau Lintas Udara dan 478 prajurit Divisi 82 Airborne US Army.

546 penerjun Garuda Airborne itu tiba dengan menggunakan sembilan pesawat C-17 Globe Master dengan membawa penerjun dengan rincian manifest sebagai berikut, pesawat pertama dengan 42 peterjun, pesawat kedua 70 peterjun, pesawat ketiga 71 peterjun, pesawat ke empat 68 peterjun, pesawat kelima 68, pesawat ke enam 72, pesawat ketujuh 50, pesawat kedelapan 68 dan pesawat terakhir 60 peterjun dengan titik pendaratan di Area Puslatpur Martapura Sumatera Selatan.

Untuk diketahui, 91 prajurit pilihan TNI Angkatan Darat itu sebelumnya sudah berada di Fort Bragg, North Carolina, Amerika Serikat sejak tanggal 16 Juli 2021 lalu untuk melakukan latihan penerjunan bersama Divisi 82 Airborne US Army. Latihan Bersama Garuda Airborne ini merupakan penerjunan lintas negara yang baru pertama kali dilakukan antar militer kedua negara dan merupakan bagian dari Latihan Bersama Garuda Shield-15 yang dilaksanakan di Puslatpur TNI AD Baturaja, Palembang, Sumatera Selatan dari tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 mendatang.

Baca: 2 Jenderal TNI Pengendali Militer di Dua Daerah Strategis Diganti

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel