5G Bergeliat Tiga Tahun Lagi

Merdeka.com - Merdeka.com - Dian Siswarini, Presiden Direktur XL Axiata mengatakan, kemungkinan besar layanan internet 5G akan bergeliat dalam kurun waktu tiga tahun lagi. Mengapa demikian? Ia menyebutkan prediksi itu berdasarkan dari kesiapan infrastruktur 5G saat ini.

"Karena memang kalau untuk 5G ada beberapa pertimbangan," ungkap Dian.

Pertimbangan utamanya, kata Dian, adalah ketersedian spektrum frekuensi. Sampai saat ini, pemerintah belum merilis spektrum khusus untuk 5G. Penggunaan spektrum 5G yang dipakai operator seluler termasuk XL Axiata pada dasarnya diperuntukan bagi penggunaan 4G.

"Makanya 5G yang sekarang 5G rasa 4G, bukan 5G murni," jelasnya.

Secara teori, penerapan 5G membutuhkan bandwidth lebar. Bahkan lebih lebar dari teknologi-teknologi selular yang sudah hadir saat ini. Hal lain yang menurut Dian diperlukan dalam pengguliran teknologi internet 5G adalah handset atau perangkat pendukung yang masih sedikit. Perlu diketahui, harga perangkat smartphone 5G masih cukup mahal jika dibandingkan perangkat 4G di pasaran.

Dian mengatakan, perangkat 4G saat ini banyak dijual di pasaran, bahkan dengan harga di bawah Rp 1 juta dan ada pula yang Rp 700 ribuan. Hal ini juga menurutnya jadi salah satu pendorong yang membuat jaringan 4G melejit digunakan pelanggan.

"Saya rasa untuk 5G mungkin tipping point-nya sampai nanti orang mau beli device 5G kalau harganya sudah Rp 1 jutaan," ujar Dian.

Sebagaimana diketahui, saat ini operator seluler seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata sudah melayani layanan 5G. Smartfren dikabarkan akan menyusul.

Sumber: Liputan6 / Agustin Setyo Wardani [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel