6.000 Vaksin Didistribusikan Kepolisian ke Perbatasan Indonesia-Malaysia

·Bacaan 1 menit
Warga perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Mahakam Ulu menerima vaksin yang digelar oleh TNI-Polri.

Liputan6.com, Kutai Barat - Sebanyak 6.000 vaksin didistribusikan kepolisian hingga ke perbatasan Indonesia Malaysia di Kalimantan Timur. Vaksin yang didistribusikan ini untuk membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19.

Di Kabupaten Kutai Barat, kepolisian turut membantu pemerintah dalam mendistribusikan vaksin hingga ke wilayah perbatasan NKRI. setidaknya ada 6.000 vaksin yang akan diberikan bagi masyarakat Indonesia yang tinggal berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia di Kabupaten Mahakam Ulu.

Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo menyebut Polri ikut mempercepat pemberian vaksinasi massal secara nasional dalam waktu satu minggu ini. Irwan menyebut, di Kabupaten Kutai Barat sebanyak 5.000 vaksin dan Kabupaten Mahakam Ulu sebanyak 6.000 vaksin yang akan di berikan bagi masyarakat.

“Polri turut berpartisipasi dalam vaksinasi massal secara nasional, dengan target 20 persen dalam waktu satu minggu kita bisa menghabiskan kuota vaksi tersebut,” kata Irwan, Rabu (30/6/2021).

Selain dua kabupaten ini, kepolisian juga fokus pada daerah perbatasan, sehingga vaksinasi dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu sekitar 26 ribu jiwa dengan droping vaksin sejumlah 6.000. Kami melaksanakan vaksinasi dan diharapkan dapat selesai sebelum akhir tahun ini sehingga seluruh masyarakat perbatasan dapat menerima vaksin Covid-19,” katanya.

selain itu, TNI-Polri juga membantu setiap masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi khususnya lansia dan penyandang disabilitas untuk ikut menerima vaksin. Petugas akan menjemput dan mengantar pulang masyarkaat yang ingin melakukan vaksinasi jika dibutuhkan bantuan penjemputan.

Simak juga video pilihan berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel