6 Alasan Anthony Martial Bisa Bangkit di MU Gara-gara Erik ten Hag: Ada Faktor Cristiano Ronaldo

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) di bawah kendali Erik ten Hag sebagai sosok pelatih baru, diprediksi memiliki masa depan yang cerah. Penampilan yang jeblok di musim lalu, bisa saja ditebus untuk musim 2022/2023.

Erik ten Hag membawa suasana baru di Manchester United. Semangat perubahan mulai terlihat untuk menyambut prestasi yang lebih mentereng musim mendatang.

Hal yang menarik akhir-akhir ini adalah saat ten Hag berhasil menyulap Anthony Martial sebagai penyerang yang tajam. Terbukti ia selalu mencetak gol dalam tiga laga uji coba Manchester United secara beruntun di pramusim.

Kembali Tajam

<p>Bruno Fernandes (kiri) merayakan gol Anthony Martial saat Manchester United (MU) bertemu Liverpool pada laga persahabatan di Rajamangala Stadium, Selasa (12/7/2022). (AFP/Manan Vatsyayana)</p>

Bruno Fernandes (kiri) merayakan gol Anthony Martial saat Manchester United (MU) bertemu Liverpool pada laga persahabatan di Rajamangala Stadium, Selasa (12/7/2022). (AFP/Manan Vatsyayana)

Martial kembali ke MU setelah gagal membuktikan diri di Sevilla beberapa bulan terakhir. Dia jelas punya ambisi lebih untuk mendapatkan kepercayaan Erik ten Hag

Sekaligus akan menjadi kesempatannya untuk membuktikan diri sebagai pemain penting untuk MU. Terbaru striker kelahiran Prancis itu membukukan satu gol dan satu assist ketika MU mengalahkan Crystal Palace, 3-1, Selasa (19/7/2022).

Artinya, tiga pertandingan terakhir MU selama pramusim, sosok Anthony Martial selalu mencetak gol.

Pemain asal Prancis itu bisa menjadi pilihan di lini depan MU saat kompetisi nanti. Terlebih ketika Cristiano Ronaldo atau Marcus Rashford sedang tumpul.

Berikut ini sejumlah alasan yang akan membuat Anthony Martial bisa bangkit dengan keberadaan Erikt ten Hag di Manchester United.

1. Kemungkinan Keluarnya Cristiano Ronaldo

Usai turun minum, MU meningkatkan agresifitas permainan. Hasilnya, Cristiano Ronaldo sukses memecah keriuhan publik Old Trafford di menit ke-51. CR7 berhasil memanfaatkan umpan Scott McTominay menjadi gol pembuka. (AP/Rui Viera)
Usai turun minum, MU meningkatkan agresifitas permainan. Hasilnya, Cristiano Ronaldo sukses memecah keriuhan publik Old Trafford di menit ke-51. CR7 berhasil memanfaatkan umpan Scott McTominay menjadi gol pembuka. (AP/Rui Viera)

Cristiano Ronaldo telah memimpin barisan untuk Setan Merah musim lalu, bahkan mencetak 24 gol di semua kompetisi sebagai pencetak gol terbanyak klub. Tetapi beberapa orang merasa masanya sudah habis dan saatnya digantikan pemain lain yang lebih tajam.

Sementara Anthony Martial memang menerima banyak kritik di United musim lalu, tetapi sebenarnya ia lebih mengancam pertahanan lawan ketimbang Ronaldo di atas lapangan.

Untuk itulah Erik ten Hag tampaknya lebih memilih menempatkan Martial di barisan depan. Bersama Jadon Sancho dan Marcus Rashford, Martial akan menjadi pelengkap lini depan mematikan Setan Merah.

2. Tak Perlu Keluarkan Duit

Manchester United kembali mencetak gol ketiga pada menit ke-60. Jadon Sancho berhasil memanfaatkan kerjasama antara Marcus Rashford dan Anthony Martial yang berujung umpan datar yang akhirnya mampu diselesaikannya dengan sepakan terukur dari tengah kotak penalti. (AFP/Martin Keep)
Manchester United kembali mencetak gol ketiga pada menit ke-60. Jadon Sancho berhasil memanfaatkan kerjasama antara Marcus Rashford dan Anthony Martial yang berujung umpan datar yang akhirnya mampu diselesaikannya dengan sepakan terukur dari tengah kotak penalti. (AFP/Martin Keep)

Man United sudah mengeluarkan duit dalam jumlah besar di bursa transfer musim panas 2022. Tyrell Malacia dan Lisandro Martinez digaet dengan total uang 65 juta poundsterling.

Padahal posisinya bukanlah darurat seperti striker atau gelandang serang. Dengan demikian, pilihan untuk mempertahankan Anthony Martial sebagai striker adalah hal yang logis.

Yaitu United tidak perlu mengeluarkan uang lagi karena Martial akan menjadi pemain penting di skuad ten Hag musim ini. Fokus MU justru adalah segera memboyong Frenkie de Jong dari Barcelona yang harganya cukup tinggi.

3. Diterima Fans MU

Hingga akhir babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan Manchester United tetap bertahan meski Marcus Rashford dan kawan-kawan memiliki banyak peluang menambah gol. (AP/Asanka Brendon Ratnayake)
Hingga akhir babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan Manchester United tetap bertahan meski Marcus Rashford dan kawan-kawan memiliki banyak peluang menambah gol. (AP/Asanka Brendon Ratnayake)

Faktor lainnya soal Anthony Martial wajib dipertahankan adalah karena fans MU yang masih mempercayai striker Prancis itu. Mengingatkan kembali debutnya di MU pada 2015 melawan Liverpool.

Kala itu, pemain Martial menari melewati lini belakang Liverpool dan dengan tenang mencetak gol untuk menempatkan timnya 3-1 dan menang pada hari itu.

Kini dengan melihat kiprahnya di pramusim, Martial masih mendapat hati bagi para pendukung United. Setidaknya kesempatan masih dapat didapat eks pemain AS Monaco itu.

4. Termasuk Striker Subur

<p>Penyerang Manchester United, Anthony Martial,&nbsp;tampil&nbsp;pada laga persahabatan melawan Crystal Palace di Melbourne Cricket Ground (MCG), Selasa (19/7/2022). (AFP/William West)</p>

Penyerang Manchester United, Anthony Martial, tampil pada laga persahabatan melawan Crystal Palace di Melbourne Cricket Ground (MCG), Selasa (19/7/2022). (AFP/William West)

Penampilannya musim lalu memang buruk bagi Martial. Namun melihat pada puncak performanya, Martial adalah penyerang mematikan bagi pertahanan lawan.

Seperti pada musim 2019/2020, Anthony Martial mampu membungkus 23 gol yan 17 di antaranya di Liga Inggris. Angka yang fantastis baginya bersama MU.

Sementara di musim lalu, ia hanya mencetak satu gol untuk Setan Merah sebelum pergi ke Sevilla dengan status pinjaman selama sisa musim. Di mana ia hanya berhasil mencetak satu gol.

5. Kebiasaan Erik ten Hag

<p>Manajer Manchester United atau MU Erik Ten Hag. (foto: Martin KEEP / AFP)</p>

Manajer Manchester United atau MU Erik Ten Hag. (foto: Martin KEEP / AFP)

Faktor lain yang bisa membuat ketajaman Martial kembali di MU adalah soal kebiasaan Erik ten Hag dalam mempertahankan pemain yang di matanya punya kualitas.

Bersama Ajax, ia sudah membuktikannya dengan mengembalikan ketajaman sosok Dusan Tadic. Ajax berhasil dibuatnya menjadi tim kuda hitam Eropa dengan permainan kompak.

6. Demi Kedalaman Skuad

Tampil tanpa Cristiano Ronaldo yang kemungkinan akan meninggalkan MU awal musim ini, Erik ten Hag langsung menurunkan skuat terbaiknya di babak pertama, termasuk Anthony Martial yang baru saja kembali dari masa peminjaman selama setengah musim bersama Sevilla. (AFP/Jack Taylor)
Tampil tanpa Cristiano Ronaldo yang kemungkinan akan meninggalkan MU awal musim ini, Erik ten Hag langsung menurunkan skuat terbaiknya di babak pertama, termasuk Anthony Martial yang baru saja kembali dari masa peminjaman selama setengah musim bersama Sevilla. (AFP/Jack Taylor)

MU sebagai tim besar di Inggris tentu memiliki ambisi besar musim nanti. Selain itu mereka akan memainkan empat kompetisi berbeda, termasuk Liga Europa.

Tentu dengan situasi semacam itu, Anthony Martial akan sangat berguna untuk kedalaman skuad MU saat mengarungi banyak pertandingan. Ia juga sudah membuktikannya di ajang pramusim.

Kans Martial bertahan di Old Trafford juga cukup tinggi. Gajinya yang tinggi, membuat banyak klub berpikir ulang untuk merekrutnya.

Sumber: Dailystar

Tengok Posisi MU di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel