6 Bek Sayap Pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Lincah Bak Roket, Kukuh saat Bertahan

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menggelar pemusatan latihan di Jakarta. Pelatih Shin Tae-yong memanggil 37 pemain untuk mengikuti seleksi pembentukan skuad proyeksi Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pelatih Shin Tae-yong memberlakukan sistem promosi degradasi di Timnas Indonesia. Uniknya, dalam daftar pemain yang dipanggil banyak nama yang naik kelas dari kelompok umur untuk promosi ke timnas senior.

Kesempatan sebesar-besarnya dibuka Shin Tae-yong untuk mendapatkan komposisi pemain yang terbaik. Sektor yang menarik perhatian adalah bek sayap.

Sebanyak enam nama dipanggil untuk mendukung skema serangan ala Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu memang mengandalkan formasi 4-4-2 yang membutuhkan serangan dari segala sektor, terutama lini sayap.

Hal inilah yang membuat Shin Tae-yong memanggil pemain yang tak hanya mampu bertahan, namun bisa diandalkan pula dalam penyerangan. Sektor sayap sangat krusial buat Shin Tae-yong.

Lantas, siapa saja bek sayap yang dipanggil Shin Tae-yong? Berikut ini enam pemain bek sayap yang siap bersaing untuk memberikan kemampuan maksimal di Timnas Indonesia.

Pratama Arhan

Pemain Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan Alif. (Dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan Alif. (Dok. PSSI)

Pratama Arhan bukan sosok yang asing buat pelatih Shin Tae-yong. Pratama Arhan merupakan andalan di Timnas Indonesia U-19.

Penampilan apiknya sebagai bek sayap kiri membuat Shin Tae-yong jatuh hati. Hal itu tak terlepas dari perannya saat bertahan hingga membantu serangan.

Pratama Arhan dikenal sebagai sosok lincah yang sering membantu serangan. Pemain berusia 19 tahun itu memiliki kemampuan dalam melakukan lemparan luar lapangan yang jauh sehingga sering dimaksimalkan menjadi gol.

Firza Andika

Pemain Timnas Indonesia U-22, Firza Andika, mengamati rekannya saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (17/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)
Pemain Timnas Indonesia U-22, Firza Andika, mengamati rekannya saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (17/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Firza Andika merupakan sosok bek kiri yang tak asing. Firza Andika merupakan andalan di Timnas U-19 dan U-22 sewaktu diasuh oleh Indra Sjafri.

Pemain Persikabo 1973 ini dikenal sebagai bek kiri yang tangguh dan disiplin. Firza tak segan melakukan apapun untuk bisa menjaga area pertahanannya.

Firza bahkan tak jarang membantu serangan dengan memberikan umpan ke lini sayap. Hal inilah yang mampu mencuri perhatian dari Shin Tae-yong.

Salman Alfarid

Bek muda Persija Jakarta, Salman Alfarid, mengaku tak punya masalah adaptasi di Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021 karena dapat bantuan para pemain senior lainnya. (dok. PSSI)
Bek muda Persija Jakarta, Salman Alfarid, mengaku tak punya masalah adaptasi di Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021 karena dapat bantuan para pemain senior lainnya. (dok. PSSI)

Salman Alfarid bukan nama baru buat Shin Tae-yong. Pemain Persija Jakarta itu pernah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19 di Spanyol.

Salman Alfarid juga sebelumnya dipromosikan Shin Tae-yong ke Timnas U-22 proyeksi SEA Games 2021. Pemain berusia 19 tahun itu bisa diandalkan di sektor kiri pertahanan.

Salman Alfarid juga dikenal sebagai pemain yang lincah dan sering membantu serangan dari sektor sayap. Kemampuan inilah yang diyakini membuat Shin Tae-yong mempromosikannya ke Timnas Indonesia senior.

Rifad Marasabessy

Pemain Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy, mengontrol bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Pemusatan ini akan berlangsung selama satu pekan, yakni 18-25 Februari. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Pemain Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy, mengontrol bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Pemusatan ini akan berlangsung selama satu pekan, yakni 18-25 Februari. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Rifad Marasabessy merupakan bek sayap kanan yang sudah tidak asing di Indonesia. Rifad pernah menjadi andalan Indra Sjafri sewaktu menukangi Timnas U-19.

Rifad merupakan bek kanan yang punya kemampuan dalam hal kecepatan berlari. Pemain berusia 21 tahun itu punya kemampuan fisik yang mumpuni sehingga tak segan melakukan duel bersama lawan.

Ketangguhan inilah yang membuat Shin Tae-yong diyakini memanggilnya ke Timnas Indonesia. Rifad bisa menjadi opsi lain di sektor bek sayap kanan.

Koko Ari

Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Koko Ari Araya mampu menembus Timnas Indonesia bersama pelatih Shin Tae-yong. Hal ini tak terlepas permainan Koko Ari di Persebaya Surabaya.

Koko Ari bisa diandalkan sebagai bek kanak hingga sayap kanan. Pemain berusia 21 tahun itu memiliki kecepatan berlari dan umpan-umpan matang.

Koko Ari bahkan bisa diandalkan untuk mencetak gol. Menarik untuk menyaksikan perkembangan Koko Ari di bawah polesan Shin Tae-yong.

Asnawi Mangkualam

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Asnawi Mangkualam, bersiap menghadapi Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Gelandang Timnas Indonesia U-19, Asnawi Mangkualam, bersiap menghadapi Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bicara soal pengalaman, Asnawi Mangkualam tak perlu diragukan lagi. Bisa dikatakan, Asnawi merupakan anak emas dari Shin Tae-yong.

Asnawi Mangkualam merupakan bek sayap kanan yang bisa diandalkan dalam membantu serangan dan bertahan. Penampilan apik Asnawi membuat Shin Tae-yong merekomendasikannya ke klub K-League 2 yakni Ansan Greeners FC.

Tawaran tersebut akhirnya diterima Asnawi dan resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Korea Selatan. Menarik untuk menyaksikan perkembangan Asnawi terutama setelah menimpa persaingan di Negeri Gingseng.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel